Friday, March 23, 2018

YOU WILL BE WITH WHOM YOU LOVE

Oleh : Lulu Nugroho (muslimah from revowriter community)



So sweet, cie ciee...Manis banget sih. Kata-kata siapa tuh? Kata Dilan? Atau dari film walt disney?
Ih..bukann..Ini sabda rasulullah. Rasul so sweet banget. Coba kita check ya, rasul bilang apa sih?!

انت مع من أحببت

'Anta ma'a man ahbabta' artinya engkau bersama orang (golongan) yang kau cintai. 


Hadits shahih (menurut Al Mundziri) riwayat Thabrani dari Ali, rasulullah bersabda: 'Seseorang tidak akan mencintai suatu kaum kecuali akan dikumpulkan bersama mereka'
Kapan kita ngumpul dengan orang yang kita cintai? Menurut rasul, nanti, pada saat di yaumil akhir. 



Betapa baiknya Allah, kita dikumpulin lagi dengan orang-orang yang dulu di dunia kita sayangi.
Eit tapi tunggu dulu. Jangan seneng dulu guys. Yang kamu sayangi saat di dunia, orang-orang shalih apa bukan? Kalau orang-orang shalih, berarti kita akan berkumpul dengan mereka di syurga. Nah kalau orang-orang itu pelaku maksiat gimana? Temen-temen kita adalah orang-orang yang nggak mau taat sama aturan Allah, bahkan membenci aturan islam. Hayoo...siap-siap tempatmu bukan di syurga.



Jadi inget pas orang-orang feminis pada demo awal maret lalu. Demo kesetaraan gender. Mereka merasa hukum islam diskriminatif terhadap perempuan. Laki-laki bisa berprestasi, perempuan nggak bisa karena harus mengurusi anak dan rumah tangganya. Remaja muslimah pada ikutan demo itu. Sedih kan guys?!Masa'muslim mendukung ide-ide yang datangnya dari luar islam?
Apa betul feminisme bukan dari islam? Betul. Feminisme itu lahirnya di Eropa Barat pada abad ke 19. Pada waktu itu kaum perempuan merasa mereka tertindas. Hak-hak mereka tidak terpenuhi. Mereka menggugat negara dan hukum yang berlaku. Kesengsaraan yang menimpa perempuan itu terjadinya akibat penerapan sistem kapitalisme dalam pengurusan umat.



Akhirnya ide dan faham feminis itu, masuk juga ke negri-negri muslim, dan diterima mentah-mentah oleh remaja muslim yang tidak mengkaji islam. Mereka akhirnya menggugat hukum islam. Menggunakan kedok rekonstruksi fiqih. Nah lo...syariat mereka gugat. Berani banget mereka menggugat aturan Allah.
Allah yang Maha Sempurna. Sang Khalik, pencipta alam semesta, pencipta manusia. Dan sekaligus Al Mudabbir, Sang Pengatur, koq dikritisi. Haloo...please deh. Kalian nggak pada ngaji sih. Jadi aja pada nggak kenal Allah, nggak kenal aturan islam.



Padahal perempuan dimuliakan dalam islam. Tubuhnya ditutup rapat oleh hijab, karena Allah menjaga perempuan. Perannya sebagai ummu yaitu ibu, wa robabtul baiyt yaitu pengatur rumah tangga adalah peran yang mulia. Ibu mencetak generasi muslim yang tangguh, bukan generasi abal-abal. 



Perempuan boleh nggak berkarir seperti halnya laki-laki? Boleh-boleh aja. Perempuan bekerja itu mubah dalam islam. Tugas mencari nafkah dibebankan pada laki-laki. Trus boleh nggak perempuan berperan di area publik? Boleh juga, selama tugas utama sebagai ummu wa robbatul baiyt tidak dilalaikan, dia bisa terjun ke ranah publik. Asalkan dia niatkan untuk andil dalam kebangkitan umat. 


So guys, jangan jadi muslim yang ikut-ikutan ya. Smart dikitlah. Eh, smart banyak aja deh. Jadi muslim harus smart. Smart memilih aktifitas yang mendatangkan ridho Allah. Smart memilih teman bergaul. Jangan sampai di akhirat nanti kita menyesal karena dikumpulkan dengan orang-orang yang dimurkai Allah, naudzu billahi min dzalika. Kamu nggak kuat deh, aku aja nggak sanggup.




SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!