Tuesday, March 27, 2018

Tolak L98T: Kembalikan Fitrah Manusia

Oleh : Amalidatul Ilmi (Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya)


Begitu geram bagi siapa saja yang masih memiliki iman dalam dirinya. Bagaimana tidak sebuah perilaku menyimpang yang jauh dari fitrah manusia semakin masif digaungkan dan meminta terus diakui..



Kalau ada yang bilang kenapa saya selalu mengopinikan Islam. Kalau ketemu ngobrolnya tentang Islam. Islam solusi dan harus diterapkan. Ya karena itulah yang terpenting dalam hidup saya..Tidak akan mungkin orang yang merasa bahwa hal yang terpenting dalam hidupnya nggak dia omongkan. Orang mencintai sesuatu juga yang keluar dari pembicaraannya pasti apa yang dia cintai. Nggak percaya coba aja perhatikan..

Lagi nih ibarat orang yang sudah ketagihan produk dan merasa terlayani/terpuaskan dengan pelayanannya ia akan promosi ke orang lain. Kenapa? Dia sendiri sudah nyoba soalnya..Begitu pula saya. Islam sejak lahir sih cuman baru ngeh ya ketika mau duduk ngaji+mikir. Kalau sudah tau rasanya dan saya merasa puas dengan Islam hmm ya wajar dong saya menyuarakan ke khalayak. Saya nggak rela menikmati sendiri..



Beda dengan L98T yang jelas perbuatan dzolim yang merusak fitrah. Hewan saja bisa mengenali pasangannya. Lah ini yang diberi akal malah nyeleneh. Nyatanya korban L98T itu nggak akan berhenti di dia. Tapi terus cari mangsa. So ini bahaya pake banget!!!.Hanya keimanan yang mampu mengantarkan seorang muslim taat. Nggak nunggu terjadi baru percaya. Nggak nunggu azab turun baru percaya dan menyampaikan bahwa itu perbuatan hina..


Nggak cukup sekedar mengentaskan/menyembuhkan pelaku L98T untuk menanggulangi racun umat ini. Namun butuh dibarengi dengan perjuangan politik. Hanya dengan penerapan Islam kaaffah fitrah manusia yang mulia akan kembali..



Sby 240318 #diskusipublik #aktivisbergerak #backtomuslimidentity #tolakl98t

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!