Wednesday, March 14, 2018

Tercyduk : Drugs


 
Oleh : Siti Fatimah (Praktisi Pendidikan – Tulungagung)

Begitu ramainya berita di media elektronik atas terciduknya barang haram perusak akal yang jumlahnya begitu fantastik, kali ini tak cuma kiloan tapi berton-ton narkoba berhasil di amankan oleh aparat setempat dimana  barang haram tersebut di temukan.

Tak hanya sekali saja penyitaan tehadap barang yang tergolong mewah karena memang harganya yang lumayan wah yaitu sekitar 300 ribu hingga1,5 juta per-gram, akan tetapi ada beberapa kali penangkapan di beberapa tempat yang berbeda serta jumlahnya mampu membuat kita bergidik ngeri. Yah, ngeri mengingat barang ini mampu membuat orang yang mengkonsumsinya hilang akal sehatnya serta membuat  mereka menjadi ketagihan.

Daftar kriminalitas penyelundupan Narkotika kini bertambah lagi. Badan Narkotika Nasional atau BNN berhasil menggagalkan penyelundupan barang haram berupa sabu-sabu seberat 1,6 ton pada hari Selasa 20/2/2018 di perairan Anambas Kepulauan Riau. (tribunsnews.com)
Terjadi juga sebelumnya pada tanggal 9/2/2018 penangkapan kapal MV Sunrise Glory yang berbendera kebangsaan Singapura di perairan selat Philips yang diperkirakan  mengangkut 1 ton sabu-sabu yang kemudian diklarifikasi berat tersebut telah mencapai 3 ton sabu-sabu (kompas.com). Dan masih banyak lagi penyitaan-penyitaan dan penangkapan-penangkapan para penyelundup drugs ke Indonesia.

Sebenarnya ada apa dengan Indonesia ? Mengapa semakin hari Drugs semakin populer saja keberadaannya ? Tidak tanggung-tanggung, korbannyapun semakin menggila. Tak hanya orang berduit saja yang kesengsem dengan drugs ini melainkan orang yang tingkat ekonominya pas -pasan pun turut kepincut untuk membeli. Dari kalangan dewasa,  remaja hingga anak-anak pun ikut menjadi korbannya. Artispun tak mau ketinggalan kereta. Astaghfirullah....Itu semua terjadi  karena lemahnya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anaknya, serta lemahnya  keimanan yang membuat orang gampang tergiur sehingga permintaan dari konsumenpun  terus meningkat dr tahun ke tahun.

Bahkan bisa jadi atau kemungkinan besar terdapat oknum-oknum yang memiliki kekuasaan ikut andil dalam peredaran narkotika ini. Drugs telah merugikan bangsa karena telah telah merusak generasi mudanya. Pengaruh narkoba yg addictive selain menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan juga mampu merubah perangai atau karakter menjadi kasar atau temperamental. Menjadikan seseorang mampu berbuat kriminal karena akal mereka yang terganggu. Walaupun para pelaku baik produsen ataupun bandar dan juga pengedar mendapatkan hukuman baik yang berupa penjara ataupun hukuman mati namun mereka sepertiya tidak jera dan peredaran barang haram ini masih tetap eksis bahkan semakin solid.

Lalu apa solusi yang tepat untuk mengatasi masalah Narkotika ini mengingat hukuman yang diterapkan dalam Sistem Pemerintahan Demokrasi masih bersifat transaksional ? Keadilan yang bisa dibeli oleh kaum berduit melalui suap atau riswah, ataupun hukum yang bersifat lembek dengan memasukkan pengguna ke dalam panti rehabilitasi sehingga tak membikin jera.

Satu-satunya solusi untuk bangsa ini dalam memberantas narkotika tak lain adalah menerapkan hukum-hukum Allah, menerapkan syariat Islam. Islamlah yang  mampu mencegah agar manusia tidak terpengaruh narkoba melalui penguatan akidah sehingga melahirkan akhlak yang baik. Pemahaman terhadap hukum syara' yang kuat sehingga mampu memilah mana yang halal dan haram. Memberikan hukuman yang bisa menimbulkan efek jera baik berupa hukuman penjara, cambuk ataupun hukuman mati dengan mengacu pada maslahat.

Hukum Allah adalah satu-satunya hukum yang mampu menyelesaikan seluruh masalah umat karena bersumber dari dzat yang  menciptakan manusia dan alam semesta yang maha mengetahui segala kebutuhan dan kebaikan untuk semua makhluk ciptaannya bukan hukum buatan manusia yang penuh kontradiksi dan menyesatkan.
Allah SWT berfirman:

وَاَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ  وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَآءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ اَنْ يَّفْتِنُوْكَ عَنْۢ بَعْضِ مَاۤ  اَنْزَلَ اللّٰهُ اِلَيْكَ ۗ  فَاِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ اَنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ اَنْ يُّصِيْبَهُمْ  بِبَـعْضِ ذُنُوْبِهِمْ ۗ  وَاِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ النَّاسِ لَفٰسِقُوْنَ
"Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka. Dan waspadalah terhadap mereka, jangan sampai mereka memerdayakan engkau terhadap sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berkehendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sungguh, kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 49)

Penulis : Siti Fatimah
               Praktisi Pendidikan - Tulungagung

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!