Saturday, March 17, 2018

Stop Jadi Aktivis Pacaran!



Oleh Nawfa Andini (Pemerhati Remaja dan Penggiat Revowriter)

Bro and sist, tahu aktivis pacaran? Ya, aktivis pacaran adalah pasangan cewek cowok yang berstatus berpacaran. Penulis lebih suka menyebut mereka, pasangan yang berpacaran sebagai aktivis pacaran. Kenapa aktivis? Ya kita lihat aja. Mereka yang di sekolahnya aktif di organisasi OSIS misalnya, mereka disebut aktivis OSIS. Atau mereka yang aktif di organisasi rohis, mereka disebut aktivis rohis. Nah ini, mereka yang berpacaran, juga mereka itulah penggiat aktivis pacaran. Hehe

Guys, fenomena pacaran nampaknya sudah biasa pada remaja zaman now. Melihat aktivitas gaya pacaran remaja zaman now, bikin miris hati dan bikin geleng-geleng kepala. Para aktivis pacaran menganggap pegangan tangan adalah hal yang sangat biasa. Pelukan ciuman adalah hal wajar. Dengan dalih masih cinta monyet. Akhirnya remaja semakin kebablasan, seks diluar nikah juga mulai dianggap aktivitas yang biasa dimata masyarakat. Naudzubillah. Mengerikan ya guys!

Survei data free sex remaja yang kian menjulang. Maraknya hamil diluar nikah pun seolah seperti sudah biasa. Solusinya, ya nikahkan saja. Padahal, dalam Islam ngga seperti itu guys. Berzina dalam pandangan Islam merupakan tindakan kriminal yang harus dihukum dengan hukuman cambuk bagi yang belum menikah dan hukuman rajam bagi yang sudah menikah. Tapi, hari ini tak bisa diterapkan lantaran sistem yang diterapkan hari ini adalah sistem sekulerisme (memisahkan agama dari kehidupan).

Padahal, dengan diterapkannya hukum Islam ditengah kehidupan tak akan ada lagi pelaku free sex dan sejenisnya. Karena hukum Islam yang sifatnya akan membuat jera. Dilain sisi, remaja banyak menerima rangsangan atau seruan zina, remaja menjadi dewasa sebelum saatnya. Rangsangan itu mulai dari sinetron remaja yang mengajarkan pacaran, blue film yang sangat mudah sekali diakses internet, dan masih banyak lagi kampanye-kampanye penyebar free sex lainya seperti misalnya kampanye valentine's day yang mendewakan syahwat dan sebagai ajang pengobral kehormatan. Bisa dikatakan Indonesia negeri darurat zina. Naudubillah!

Memang, aktivitas pacaran tidak melulu berakhir free sex. Tapi, free sex bisa dipastikan berawal dari aktivitas pacaran. So guys, jangan mau jadi aktivis pacaran! Berat. Kamu ngga akan kuat. Karena itu maksiat. Jadilah single bermartabat nan terhormat!

Nah guys, cara kita membentengi diri agar tidak terjerumus pada perbuatan kemaksiatan pacaran adalah dengan kita kembali pada jalan Islam. Mendekatkan diri pada Allah SWT. Kenali Allah lebih dekat. In shaa Allah itu adalah kunci kita bisa terhindar dari aktivitas pacaran. Remaja hebat, remaja bermartabat adalah remaja yang memilih Islam sebagai jalan hidupnya.

Dan satu lagi, jurus ampuh agar kita selalu istiqomah menggenggam bara hijrah adalah dengan kita ikut kajian. Mengkaji Islam kaffah akan mempertemukan kita dengan teman-teman yang satu visi misi dengan kita. Teman-teman sholeh dan sholehah yang selalu mengingatkan kita pada jalan kebaikan dan ketaatan. So guys, yang masih pacaran stop jadi aktivis pacaran! Yuk hijrah. Taat tanpa tapi, hijrah tanpa nanti.
Wa'allahu alam bishowab.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!