Tuesday, March 27, 2018

Pejuang Move On Alhamdulillah, Udah Lama Gak Stalking

Oleh : Imas


"Alhamdulillah"Ucap para kaum patah hati & pejuang move on yang sedang berjuang untuk menyembuhkan luka yang (tidak -- atau ) sengaja dibuat.Karena stalking sedikit rusak move on sebelanga. Bener. 



Stalking bisa bikin gagal move on.Kalau memang benar-benar ingin move on jangan coba-coba stalking. Lagi pula Ngga ada gunanya. Bikin sakit hati pas ngeliat foto doi lebih (sebenarnya pura-pura) bahagia dengan kehidupannya tanpa kamu. #eh #maaf. Haha.Stalking adalah pekerjaan mereka yang ngga bisa terima kenyataan bahwa kenyataannya dia sudah tidak bersama kamu lagi..



Coba pikirkan baik-baik.Jika memang kamu yakin bahwa pacaran itu maksiat, tidak ada dalam ajaran Islam & pintu awal perzinahan, maka kenapa kamu ngga pikirin bahwa ini adalah cara Allah menghindarkan kamu dari maksiat dan zina?..



Beda ceritanya kalau kamu ngga yakin sama poin-poin di atas. Sebab ada yang bilang pacaran itu wajar kok, proses saling mengenal menuju pernikahan. Lha? Saling kenal kok lama amat? Pakai pegang, colek, cium segala.



Dik, proses saling kenal dalam Islam ada yang lebih mulia yaitu ta'aruf. Kamu (perempuan) terjaga dari tangan-tangan jahil dan syahwat terlarang. 



Beda ceritanya kalau pacaran berkedok ta'aruf yang panggilnya akhi - ukhti. #pret.Perlu diketahui, bahwa jalan bareng, nemenin ke Mol, nyuapin makan, temenin bikin tugas, anter sana-sini dll, itu sebenarnya hanya selingan dalam rumah tangga. Juga sulit mengenal sifat asli kalau dalam kondisi seperti itu. Palsu. Atau ada yang bilang "kita ngga ngapa-ngapain kok, paling jauh pegangan tangan aja". Lah itu udah ngapa-ngapain. . 



Sifat cowok, kalau udah bisa pegang tangan, dia mau pegang yang lain. #catet.Kenapa? Sifat dasar cowok suka tantangan. Karena dia merasa sudah mendapatkan, maka dia tertantang untuk dapatkan lebih dari itu. Ngga cuma cowok. Kadang cewek juga ada.Nah, tetep semangat ya. Jangan stalking lagi

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!