Wednesday, March 28, 2018

Optimisme Dibalik Vonis 11%

Oleh : Shafiyyah AL Khansa ( Aktifis Dakwah Remaja & Anggota Komunitas Revowriter)



Sob, kalian pasti tahu bahwa sikap optimis haruslah dimiliki oleh setiap muslim. Karena optimis adalah salah satu yang baik. Bagi sebagian orang mungkin bersikap optimis adalah satu hal yang sangat sulit dilakukan terlebih bersikap optimis terhadap saudara seiman pada Allah saja kadang sangat sulit.
.

Optimis memang sulit tapi usaha kita juga harus melejit agar hidup tak terhimpit karena iklhas menjadi landasan utama. Jangan sampai kita lengah hanya karena kita lelah bukankah berlelah-lelah dijalan Allah itu lebih baik? Dibandingkan belelah-lelah karena sibuk mengejar dunia semata?.
.

Yes, Sob. Kita kudu terus semangat jangan sampai semangat itu surut karena tiada kekuatan optimis didalam hati kita. Bukankah Allah yang menyuruh kita untuk bisa bersikap optimis? 



 قُلْ يَعِبَا دِيَ الَّذِ ينَ أَسْرَفُوْا ءَلَى أَنْفُسِهِمْ لاَ تَقْنَطُوْ ا مِن رَّ حْمَةِاللهِ ...


Artinya: "Katakanlah:”Hai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. ( QS. Az Zumar: 5.
.

Optimis itu diperlukan bukan sekedar saat dibutuhkan saja bukan hanya ketika kita terhimpit dan sulit saja. Tapi optimis haruslah senantiasa menghiasi kehidupan kita.
.

Teringat kisah seorang sahabat yang dirinya tetap optimis dan semangat tanpa batas walau dokter telah memvonis usianya tak lebih dari 11% harapan dari hidupnya. Tapi semangatnya tetap membara segala jenis usaha tak lelah diushakannya. Bahkan hatinya begitu besar luar biasa karena ia masih sangat mudah menggoreskan senyum diwajahnya dan tertawa dibalik rasa sakitnya.
.

Kedamaian hati pada sang pencipta terus ia panjatkan dengan bisik doanya. Dibalik tubuh yang telah tergerus hanya tinggal kulit dan tulang.Tapi itu semua tak menghilangkan semangat juangnya bahwa kesembuhan pasti akan dicapainya atas izin Allah. InsyaAllah.
.

Rasa sakitnya tak membuatnya tergeletak karena ia masih bisa duduk bersapa ria dengan sahabat yang terus silih berganti menjenguknya. “ Ada sesuatu yang akan terus menggerogoti tubuhnya” ungkap dokter dengan nada penuh rasa. Tapi telinga dan hatinya telah Allah kuatkan hingga senyum lebar masih bisa ia lukiskan.
.

MasyaAllah luar biasa perjuangannya, aktifis dakwah yang tak kenal patah semangat. Sikap optimis yang ada didalam dirinya sangat menggebu luar biasa. 
.

Semoga Allah senantiasa membersihkan hati kita sehingga kita bisa bersikap bijak dan optimis. Wallahu’alam.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!