Tuesday, March 13, 2018

Nilai Kebahagiaan Menurut Pandangan Islam



Oleh : Tri Rahayu HI

Kebanyakan orang menganggap kebahagiaan dinilai dari materi atau harta yang mereka punya. Tapi tidak menurut islam, karena seorang muslim dikatakan bahagia ketika taat dengan aturan Allah.
Faktanya bisa liat artis-artis korea, atau pengusaha-pengusaha, padahal mereka punya banyak harta, orang kaya, terpandang, dikenal hampir seluruh dunia, istri cantik, punya anak, tapi ujung hidupnya mati bunuh diri. Naudzubillah.

Padahal kalau kita fikir, kurang apa coba, semuanya mereka serba punya. Ya...! Lagi-lagi karena mereka tidak taat dengan aturan Allah, meraka lupa, mereka lalai, mereka sombong dengan dirinya.
Coba kalau mereka taat dengan aturan Allah, mereka akan senantiasa bersyukur kepada Allah, dengan apa yang Allah kasih, tanpa mengeluh dan putus asa.

Contoh, kita ingin kuliah di luar negeri bersama teman dan ternyata setelah tes, dan pengumuman, nama kita gak ada sedangkan nama teman kita ada. Gimana perasaan kita? sedih, kesal, kecewa, benci dll.

Tapi ketika kita tau apapun yang kita lakukan lillah karena Allah, jadi ketika gagal insya Allah tidak kecewa, karena apapun keputusannya Allahlah yang Atur.

Karena setiap kegagalan pasti ada hikmahnya. Seperti firman Allah: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah : Ayat 216)

Oleh karena itu taatlah dengan semua aturan yang Allah buat. Karena Allahlah yang lebih tau apa saja yang dibutuhkan oleh manusia. Karena Allah adalah Sang Pencipta sekaligus Al-Mudabbir( maha pengatur).

Allah tidak hanya sekedar menciptakan manusia semata, kalau bukan untuk beribadah kepada Allah dan memberikan pedoman atau petunjuk hidup berupa Al-quran dan sunnah agar menaati semua aturanNya.

Maka tunggu apalagi segera taat untuk menggapai Ridho Allah menuju jannahNya bersama orang-orang yang kita sayang dan cintai karena Allah.
#Komunitas Nulis Yuk, Bandar Lampung


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!