Sunday, March 18, 2018

Ngehits yang Melangit



Oleh: Nur Khamidah (Mahasiswa Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya dan Anggota Komunitas Revowriter)


Setiap manusia pasti pengin ngehits. Banyak dikenal dan diperbincangkan orang. Entah karena kebaikan atau keburukannya. Entah karena prestasinya atau karena sensasi yang dibuatnya. Ngehits zaman now memang susah-susah gampang. Tetiba seantero jagat dunia maya penasaran tentang dirinya. Empok Alpa yang baru-baru ini ngehits karena curhatannya di sosial media, pengin diajak ngemall sama suaminya. Hingga wajahnya wara-wiri di televisi. Anisa Hasibuan, desainer yang ngehits, karena perbuatannya menggelapkan uang jama’ah umrah. Nah, kalau di kalangan pemuda, seseorang bisa ngehits karena perannya di film atau sinetron yang mengaduk-aduk perasaan. Membuat pemuda pengin merajut asmara dalam bingkai pacaran. Jelas-jelas melanggar syariat Islam.
Memang tak salah, jika seseorang pengin ngehits. Tapi, ngehitslah dengan tetap terikat pada aturan Allah swt. Tak ada yang mampu menandingi ngehitsnya sahabat Rasul ini. Namanya melambung tinggi, malaikat pun penasaran pada dirinya. Kematiannya yang mampu mengguncang ‘Arsy Allah. Dialah Sa’ad bin Mu’adz bin al-Nu’man bin ‘Umru’u al-Qais al-Anshoriy. Kecintaan dan pembelaan beliau kepada Rasul dan kaum Muslim amatlah besar dan sulit dicari tandingannya. Sebaliknya, terhadap orang-orang kafir, khususnya yang memusuhi Nabi dan kaum Muslim, beliau bersikap tegas dan keras. Beliau juga dikenal zuhud dan wara’, serta membaktikan seluruh hidupnya untuk meninggikan agama Allah swt. 


Keagungan dan kemuliaan memang layak disandang oleh Sa’ad bin Mu’adz. Keislaman dan dukungan beliau terhadap dakwah Rasul saw, telah mengokohkan pijakan dakwah, memudahkan jalan bagi Rasul mendirikan Daulah Islamiyyah di Madinah. Saat itu, dakwah tidak hanya ditopang lisan dan kesabaran, namun didukung oleh institusi yang menerapkan Islam secara kaffah dan menyebarkan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.


Itulah faktor penyebab ngehitsnya  Sa’ad bin Mu’adz. Imam Hakim menuturkan sebuah hadits dari Jabir bin ‘Abdullah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda kepada Sa’ad bin Mu’adz yang saat itu sudah dimakamkan. “Sesungguhnya, ini adalah hamba yang saleh, ‘‘Arsy bergerak karenanya, dan pintu-pintu langit terbuka karenanya”. Selain itu, para malaikat pun turut memikul jenazah Sa’ad bin Mu’adz. Imam Tirmidziy menuturkan hadits dari Anas bin Malik ra, bahwasannya ia berkata: “Ketika jenazah Sa’ad bin Mu’adz dipikul, orang-orang munafik berkata, “Apa yang meringankan jenazahnya; yang demikian itu karena keputusannya pada Bani Quraidlah”. Hal itu disampaikan kepada Rasul saw. Rasul saw bersabda, “Sesungguhnya malaikat yang memikulnya”. 


Bagi pemuda, teladanilah Sa’ad bin Mu’adz. Meski tak mampu menyaingi keagungan dan kemuliaannya, setidaknya, berjuanglah sebagaimana Sa’ad bin Mu’adz, yakni meninggikan agama Allah.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!