Tuesday, March 27, 2018

Karena Dakwah Itu Cinta



Oleh : Bunda Rizqy - Praktisi Pendidikan

Karena cinta maka seorang ibu akan tega membangunkan anak-anaknya di pagi buta untuk dirikan sholat.

Karena cinta maka seorang suami akan membangunkan istrinya dengan percikan air dingin, demi munajat bersama-sama kepada Rabbnya.

Karena cinta maka seorang guru mengajarkan disiplin kepada murid-muridnya.

Karena cinta maka seorang Ustadz ustadzah dengan sabar dan telaten mengajar baca tulis Al Qur'an setiap hari.

Karena cinta maka seorang sahabat akan terus menerus mengingatkan sahabatnya untuk berhijab sesuai syariat Islam.

Karena cinta maka rakyat yang peduli berupaya mengingatkan pemimpinnya, jika dirasa ada kebijakan yang tidak tepat.

Semua tadi, mereka lakukan karena ada dorongan cinta di hatinya, terhadap orang-orang yang dicintainya.

Seorang ibu tidak akan pernah rela jika melihat anak-anak yang dicintainya disiksa.

Seorang suami tentu menginginkan istri dan keluarganya bisa bersama-sama sampai ke syurga.

Seorang guru yang baik pasti menginginkan murid-muridnya jadi pemimpin yang amanah di masa depannya.

Seorang ustadz ingin para santrinya bisa menjadi penolong agama Allah dan berada di barisan mujahid.

Seorang sahabat tidak sanggup melihat sahabat-sahabat muslimnya dipermalukan di hari hisab nanti.

Umat yang peduli pasti menginginkan berkah Allah akan turun dari langit dan bumi. Jika negeri itu penduduknya beriman kepada Allah.

Yach, semua dilakukan karena cinta. Yang mereka lakukan itu adalah berdakwah.
Mereka menyampaikan kebenaran. Mereka mengajarkan kebaikan.

Walau respon yang diterima tidak selalu menyenangkan. Terkadang harus berdebat, atau adu argumentasi. Kadang malah dijauhi, dikucilkan atau malah dimusuhi dengan kekerasan. Itu adalah resiko dakwah.

Tapi yakinlah dengan pertolongan Allah. Karena kita berdakwah untuk menolong agama Allah maka Allah pasti akan menolong kita.

" Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." ( TQS Muhammad : 7 ).

Karena dakwah adalah kewajiban setiap muslim. Bukan hanya kewajiban ustadz atau kyai saja. Tapi semua muslim. Maka tidak ada pilihan bagi kita untuk tidak mau berdakwah.

Metode yang kita pilih bisa dengan lesan maupun tulisan. Tapi yang tidak boleh dilupakan adalah menjadikan diri kita sebagai figur teladan, agar yang kita dakwahi tidak memprotes dan mencela kita.

" Mengapa kamu menyuruh orang lain mengerjakan kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri... " ( TQS Al Baqarah : 44 )

Dan lewat tulisan ini,juga menjadi bagian dakwah. Buat siapa saja yang berkenan membacanya.


Ini kami lakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah untuk amar ma'ruf nahi munkar.

Dimana hakekatnya adalah karena kami mencintai semua saudara-saudara kami yang seiman, agar kita semua selamat di dunia sampai ke akherat kelak. Dan bisa bersama-sama tinggal di jannah Allah yang begitu luas itu.

Jika ada kebaikan, itu datang dari Allah. Jika ada kesalahan, itu murni karena diri kami yang masih belum bisa memahami ayat.

Semoga ada hikmah yang bisa dipetik. Sebagai proses untuk terus memperbaiki diri.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!