Sunday, March 25, 2018

“Jilbab Ku, Urusan Gue..”

Oleh: Ratu Ashya.



Jika kaum feminis mengatakan “ Aurat Gue, bukan urusan loe” nah aku mo bilang sebaliknya, “Jilbab ku adalah urusan Gue..”



Sob, pernah ga sii dikatain ribet sama temen? Kalo aku sering, udah bebal nii kuping dengar mereka bilang kalo aku tuh ribet gara-gara pake jilbab dan kerudung lebar. Emang aku masih SMP, tapi aku dah biasa jilbaban dari masih SD. Kelas 3 coy.. Jadi yang namanya dikatain ribet, lebay, ga cocok itu udah jadi makanan sehari-hari buat ku. Termasuk saat pilih seragam sekolah, untung pak guru dan bu guru disekolah aku orang yang ngerti banget sama agama, jadi saat aku memilih dibuatkan seragam sekolah model gamis, sekolah ga banyak tanya-tanya. Sudah paham saja. Yang suka rese tuh teman-teman malah. Dan paling nyebelin adalah saat teman nanyain, “Gal, lu pake gamis disuruh ibu lu yaa..?” Dih, paling bete banget tuh ditanya begitu.



Sob, pake kerudung dan jilbab itu bukan sekedar pilihan hidup, apalagi dpake acara disuruh-suruh orang lain. Allah sudah menetapkan sebuah aturan buat manusia menjalankan hidup tidak asal hidup dan bernapas, kalo gitu mah, hewan juga hidup dan bernapas. Kan kita mah manusia yang Allah kasih kemuliaan dengan dikasihnya akal buat berpikir. Jadi apa-apa yang Allah perintahkan dalam Al-Qur’an sebagai panduan hidup, dan yang sudah di contohkan Rasulullah yaa dijalani. Semua larangannya ditinggalkan.


Nah, perintah Allah buat menutup aurat itu sudah jelas tertera dalam al-qur’an surat Al-Ahzab:59 yang artinya:


"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 59)


Jadi jelas yaa.. Ga usah nunggu kita jadi emak-emak pengajian dulu atau disuruh sama ortu dulu saat kita memutuskan pake kerudung. Begitu kita masuk usia baligh perintah itu sudah langsung harus kita kerjakan sebab kalo kita ga mengikuti perinr tah Allah, sudah otomatis kita dosa hukumnya. 

Sama halnya dengan kewajibab berkerudung Allah SWT juga sudah mencantumkan perintahnya dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 31 yang artinya:

"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."
(QS. An-Nur 24: Ayat 31)

Tuh, dah jelaskan yaa pada siapa saja kita boleh menampakan aurat kita. Jadi kalo ada yang bilang “Aurat gue, bukan urusan loe” itu pemahaman yang kacau. Salah besar. Karena setiap tingkah laku kita bisa juga berdampak dosa pada orang lain lho..

Terus, buat kamu-kamu yang suka nyinyir ngatain ribet, cepetan insyaf yaa. Karena syarat mati ga harus nunggu tua lho. 

Nah buat kamu-kamu, kita-kita yang masih belajar berhijab, berdoa sama Allah semoga Allah berikan keistiqomahan buat kita ya dalam mencari ridho Allah. 
So, terus lah mencari ilmu agama sebanyak mungkin. Karena itulah bekal kita diakhirat kelak.
Salam.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!