Thursday, March 15, 2018

Jadilah Single Bermartabat Karena Allah!

 

Oleh : Nawfa Andini (Pemerhati Remaja dan Penggiat Revowriter)


Bro and sist, sadar ga sadar pacaran adalah tema yang tak pernah habis tuk diulik dikalangan remaja. Everyday selalu menjadi hot isue yang menarik buat dikaji oleh remaja. Coba deh perhatikan ! Disetiap kesempatan cewek cowok atau akhi ukhti tak lepas dengan tema ini. Menjadi magnet percakapan yang tak pernah tertinggal. Betul atau betul ? hehe.


Hmm, rasa ketertarikan seseorang terhadap lawan jenis adalah hal yang wajar. Itu bagian dari  bentuk pemenuhan gharizah an-nau (naluri melestarikan keturunan / naluri berkasihsayang). So, ketika ada cowok suka sama cewek atau sebaliknya itu adalah hal yang wajar. Eits tsah, tapi perlu digarisbawahi nih, cara mengekspresikan rasanya itu lho yang wajib diperhatikan.


Islam adalah agama yang sempurna dan paripurna mengatur segala aspek kehidupan. Islam pun mengatur masalah urusan perasaan guys. Termasuk soal detik ini kamu suka sama siapa. Hayo ngaku ?! hehe. 


Dalam Islam untuk memenuhi gharizah an-nau (naluri melestarikan keturunan / naluri berkasihsayang) ada aturannya guys. Nah, remaja zaman now banyak yang salah kaprah mengekspresikan rasa cintanya ini nih. Pacaran lah yang menjadi jalan komprominya. Nah kemudian, apa yang menjadi masalahnya nih guys. Yaps, ialah aktivitas pacarannya itu lho yang bertentangan dengan Islam. Yang mana RasulNya tak pernah mencontohkan. Justru sebaliknya, Allah dan RasulNya telah mengabarkan jauh jauh hari tentang larangan ber-khalwat (berdua-duaan) dengan yang bukan mahrom.

Yuk kita cek terjemahan  Surat Al – Israa ayat 32. “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. Nah lho, mendekatinya saja Allah larang apalagi berzina. Naudzubillah ! dan kita tahu bahwa pacaran itulah yang mendekati zina.

Lalu,gimana dong kalau kita suka sama seseorang ?! eits, lupa ya ? tadikan sudah dibilang, kalau rasa suka terhadap seseorang itu adalah hal yang wajar. Cuman, yang jadi masalahnya adalah bagaimana bentuk pengekspresian rasa suka ini agar tak bertentangan dengan Islam dan agar tak dibenci Allah dan RasulNya ?

“Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa diantara kamu telah mampu menikah maka menikahlah, karena menikah dapat lebih menundukan pandangan dan lebih menjaga kehormatan. Barangsiapa belum mampu menikah maka hendaklah ia berpuasa adalah penjaga baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tentu Islam memiliki seperangkat aturan yang sempurna. Untuk memenuhi gharizah an-nau tadi ya dengan cara menikah, tidak ada yang lain. Tapi, kalau belum siap menikah, maka berpuasalah. Tujuannya untuk menjaga dan mengendalikan hawa nafsu. Selain itu, jagalah pandangan. Karena panah asmara datangnya dari matamu matamu kumulai jatuh cinta. (Halah maafkan malah nyanyi) hehe.

So guys,  kalau sudah tahu pacaran itu ga boleh, maka jangan sekali-kali mendekatinya. Jadilah single bermartabat karena Allah!  Pacaran akan menjerumuskanmu kelimbah kemaksiatan yang tak diridoi Allah.

Bentengi diri kita dengan terus memohon dan mendekatkan diri pada Allah. Selain itu berkumpul dengan teman-teman yang sholeh, yang akan selalu mengingatkanmu pada kebaikan. Mau kah kalian akhi wa ukhti, menjadi seseorang termasuk ke dalam golongan yang Allah beri naungan kelak di yaumul akhir ? Sebagai seorang pemuda yang selalu senantiasa mendekatkan diri padaNya.
Wa'allahu a'lam bi showab.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!