Thursday, March 29, 2018

Jadikan Seragammu Tak Sebatas Uang Saku

Oleh : Shafiyyah Al Khansa ( Aktifis Dakwah Remaja & Anggota Komunitas Revowriter)



Fenomena bolos sekolah itu sudah menjadi rahasia umum yang menghiasi dinding pendidikan di negeri ini. Padahal sebagai generasi dedikasi tertinggi sudah diberikan kepada kita. Tapi faktanya tak semua layak mendapatkan dedikasi itu. Dedikasi ‘Agen Of Change’.
.


Banyak remaja yang masih duduk dibangku sekolah tak menikmati sepenuh hati masanya di sekolah. Banyak yang rela mengorbankan dirinya masuk dilubang buaya.
.


Mungkin karena mereka belum mengerti hakikat mencari ilmu hingga dengan mudahnya menggadaikan simbol dan loyalitasnya. Seragam sekolah merupakan salah satu simbol bahwa kita itu pembelajar disalah satu gedung ilmu.
.


Sayangnya itu semua banyak disalahgunakan. Untuk kebohongan misalnya dalam kasus pembolosan yang ketika berangkat dari rumah rapih berseragam tapi ditengah jalan seragam itu tergadaikan dengan segelas kopi dan seputung rokok. Sembari mengumpat dibalik warung kecil berkumpul dengan teman yang lain didampingi gadget sebagai pelengkap kesenangan.
.


Seakan seragamnya hanya sebatas uang saku yang diberi oleh ibu. Tak mau tahu apa yang akan terjadi pada masa depannya. Karena pendidikan yang sedang dipelajarinya telah tergadai oleh segelas kopi dan seputung rokok.
.


Ya faktanya banyak fenomena tentang hal itu. Seharusnya kita bisa menjaga diri sebagai generasi yang menjadi harapan suatu negeri. Dan hanya dengan penguatan imanlah yang bisa mencegah perbuatan munkar.
.


Karena dengan adanya keimanan dan ketaqwaan yang kuatlah kita terjaga sebab Allah yang akan menjaga hamba yang senantiasa berusaha untuk taat. Dengan demikian seragam sekolah yang kita banggakan tak sebatas uang saku.Masa depan aman dan terjaga teruwujudlah generasi bertaqwa. Aamiin.Wallahu’alam.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!