Saturday, March 24, 2018

Gagasan Student Loan membidik Mahasiswa Bermental Ribawi


Oleh :  Ika Suci w



Lagi-lagi, ekonomi berbasis riba mulai dikampanyekan secara masif di era jokowi. Gagasan student loan akan semakin mengeksiskan ekonomi ribawi. Kebijakan ini sendiri memiliki jejak hitam di Amerika Serikat dikutip dari Forbes.com bahwa Amerika Serikat yang telah menerapkan student loan terjadi penumpukan hutang senilai 1,3T US$. Pemerintah berupaya menumpuk hutang bahkan secara tidak langsung mengajarkan generasi bermental ribawi.


Dengan adanya gagasan ini, pemerintah dianggap berlepas diri dari tanggungjawab pengurusan rakyat. Sehingga hubungan penguasa dengan rakyat sebagai hubungan pedagang dan pembeli. Walhasil yang berlaku adalah prinsip hutang dagang bukan pengurusan. 



Tak lain tak bukan karena diterapkannya sistem kapitalisme yang mana menjadi simbol dalam paradigma kepemimpinan. Dalam islam, pendidikan adalah hak kolektif rakyat yang wajib dipenuhi oleh negara tanpa kompensasi. Negara akan berupaya agar biaya pendidikan semurah mungkin bahkan gratis demi meningkatkan kualitas generasi. Bukan dengan menjerumuskan masyarakat pada aktifitas dosa. Nabi bersabda : 


إِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ فَإِنْ أَمَرَ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدْلٌ كَانَ لَهُ بِذَلِكَ أَجْرٌ ، وَإِنْ يَأْمُرُ بِغَيْرِهِ كَانَ عَلَيْهِ مِنْه


Artinya : “Sesungguhnya seorang imam itu [laksana] perisai. Dia akan dijadikan perisai, dimana orang akan berperang di belakangnya, dan digunakan sebagai tameng. Jika dia memerintahkan takwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla, dan adil, maka dengannya, dia akan mendapatkan pahala. Tetapi, jika dia memerintahkan yang lain, maka dia juga akan mendapatkan dosa/adzab karenanya.”[Hr. Bukhari dan Muslim] 



Hadits diatas menunjukkan penguasa/imam bertanggungjawab sebagai perisai bagi umat islam khususnya dan rakyat umumnya. Kekuatan ini dibangun atas dasar akidah islam. Dengan demikian, penguasa wajib tunduk pada syariat islam. Sebab inilah jalan menuju ketaqwaan kepada Allah Swt. Wallahu a'alam.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!