Saturday, March 24, 2018

Derita Ghouta

Oleh : Fitria Nur Asyffa



Denturan bom kembali terdengar menggoncangkan sebuah kota bernama Ghouta
Tangisan beserta teriakan pecah membuat semua orang resah. 
anak-anak,  orang tua,  hingga manula semua menderita 



Disat lapar tetapi tidak ada makanan untuk dimakan
Disaat lelah tetapi tidak ada tempat untuk beristirahat 



Semua yang dimiliki hancur tak bersisa. rumah, harta, bahkan keluarga menjadi korban atas kekejaman ini



Dimanakah pemimpin muslim saat ini?  Tak adakah yang bisa mengirimkan militer tuk bisa membantu mereka? 


Ya,  mungkin karna saat ini sekat nasionalisme menjadikan orang-orang hanya memikirkan dirinya dan negara nya sendiri



Seolah acuh atas apa yang terjadi pada saudara nya.  Walaupun ada segelintir yang mengirimkan bantuan baik makanan ataupun obat-obatan tapi bukan itu yang utama mereka butuhkan.  



Mereka membutuhkan pasukan yang dapat membantu mengakhiri kekejaman yang dilakukan oleh rezim Basar Al Assad ini, agar mereka dapat merasakan kembali kedamaian


Seperti hadist yang disampaikan Rasulullah SAW :
"Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai,  mengasihi,  dan menyayangi seumpama tubuh, jika satu tubuh anggota sakit maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasa demam (HR. Muslim) 


Untuk itu, kita sebagai saudara sudah seharusnya untuk bersatu  membantu mereka dengan segenap kemampuan kita. 


Terlebih yaitu dengan megakkan syari'ah dan khilafah yang akan menjadi solusi atas segala yang terjadi hingga pertumpahan darah ini kan berakhir
Wallahu a'lam 


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!