Saturday, March 24, 2018

Auratmu, Kemuliaanmu

Oleh : Aisyah Ummu Syahra



Awal Maret lalu ada sebuah kampanye yang dilakukan oleh kaum feminis. Acara tersebut bernama Women March Jakarta 2018. Banyak tuntutan yang disuarakan oleh para peserta kampanye. Salah satunya tentang karakteristik seksi. Para peserta membawa poster yang berisi tuntutan mereka. Salah satu poster berisi tulisan "Aurat gue bukan urusan lo". Itu hanyalah satu dari poster-poster lainnya yang senada. Kaum minoritas ini menuntut sebuah kebebasan yang bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan agama.



Negeri yang mayoritas muslim ini tentu tahu bahwa aurat itu adalah bagian yang tidak boleh diumbar di depan umum. Tetapi kenapa dalam kampanye ini seolah-olah menantang aturan yang ada. Ini semua tidak lain merupakan buah dari sistem demokrasi yang rusak. Dimana sistem ini mengusung empat kebebasan. Kebebasan agama, kepemilikan, berpendapat dan berekspresi. Dari asas kebebasan inilah lahir kaum feminisme yang seolah-olah memperjuangkan hak-hak perempuan. Nyatanya adalah menjerumuskan perempuan pada kehinaan.


Sejatinya aurat perempuan adalah kehormatan yang wajib dijaga. Dengannya perempuan mulia di sisi Allah.

Rasulullah SAW bersabda :


يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا



Wahai Asma ! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan).[HR. Abu Dawud dan al-Baihaqi)



Jelas sekali dalam islam aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Jadi hanya muka dan telapak tangan yang boleh ditampakkan, selainnya haram untuk ditampakkan. Jadi aurat itu harus dijaga kemuliaannya dengan menutupnya, bukan mengumbarnya sesuka hati.
Dalil tentang wajibnya seorang wanita menutup auratnya adalah firman Allah Azza wa Jalla :


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا


Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (al-Ahzab : 59)



Tak diragukan lagi bahwa Allah sang pencipta sangat memuliakan perempuan. Hingga tubuhnya pun harus di tutup rapi agar tak di ganggu. Ini merupakan penjagaan Allah terhadap hambanya. Wahai perempuan janganlah terperdaya oleh slogan murahan yang akan menjerumuskan kepada jurang kehancuran. Kaum feminis berusaha untuk mengeksploitasi tubuh perempuan demi sebuah kepentingan. Hijrahlah kepada aturan Allah yang telah nyata memuliakan perempuan.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!