Thursday, November 9, 2017

Puncak Keberhasilan Dakwah Abu Jahal

Oleh : Ummu Rakish

SALAH satu karakter orang kafir seperti Abu Jahal la’natullah adalah banyak mengingkari ayat-ayat Al-Qur’an dan mengolok-oloknya.

Ketika mengetahui ayat tentang sembilan belas malaikat penjaga neraka Saqor (QS. 74: 30) dia berkata, “Kalau penjaganya hanya sembilan belas, maka aku sendiri akan melemparkan mereka itu.”

Abu Jahal bukanlah orang yang bodoh dan idiot. Dia sangat faham apa yang dimaksud quran.

Abu Jahal tahu tentang zaqqum. Ketika Abu Jahal mengetahui ayat tentang pohon Zaqqum (makanan penghuni neraka) (QS. 44: 43-44) dia mengolok-olokny dengan cara menghidangkan roti dan keju. Seraya dia katakan inilah makanan yang disebut makanan yang diancamkan Muhammad kelak di neraka.

Sifat dan karakter gerombolan Abu Jahal ditulis dalam Quran

Dan apabila dia mengetahui sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan. (QS. Al-Jaatsiyah [45]: 9)

Sebagai bapaknya kebodohan, Abu Jahal dihinggapi berbagi sifat tercela terkait ilmu. Dia adalah bapaknya sok tahu, tidak mau tahu dan bahkan tidak mau orang lain tahu.

Di hadapan Rasulullah, tak ada argumentasi sama sekali. Kecuali hanya mengolok-olok ayat alquran dan mentertawakannya. Walhasil, dia tak tahu malu bahwa apa yang dia katakan sedikitpun tak punya nilainya.

Abu Jahal adalah bapaknya tukang ejek. Dia ejek peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah. Dia sebarkan berita itu ke seantero Arab dengan berbagai bumbu olok-olok. Hingga suatu saat dia terdiam ketika Rasulullah berhasil membuktikan berita kenabian yang  beliau sampaikan.

Demikianlah Abu Jahal, yang bisa jadi senantiasa ada dalam setiap masa. Mengolok-ngolok Islam dan ajarannya, mentertawakan ayat-ayat quran hingga membully Rasulullah dan ummatnya.

Dan puncak keberhasilan dakwah Abu Jahal saat ini adalah ketika ummat Islam sendiri yang mentertawakan syariah dan khilafah warisan Rasulullah SAW. Na’udzubillah..


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!