Friday, November 17, 2017

Dakwah, Susah Apa Malas?

Oleh: Ida Hanifah S.HI (Ummu Nada) Anggota komunitas Pena Ummat

Dakwah adalah kewajiban setiap insan, tentunya insan yang beriman alias kita sebagai orang Islam yang telah baligh dan berakal.

Kewajiban dakwah telah Allah gariskan di dalam ayat Al-Quran, bukan hanya satu dua ayat tapi puluhan bahkan ratusan.

Salah satunya dalam Al-Quran surat An-Nahl ayat 125.

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk".

Nah, di ayat ini Allah menyuruh kita untuk menyeru manusia ke jalan kebaikan dengan cara yang ahsan dengan kata lain dakwah kepada Islam.

Namun, dakwah kadang menjadi momok yang menakutkan. Gak percaya? Coba dech buktikan.

Gemana cara buktikan? Gampang. Apabila kita ketemu orang orang, coba bilang kalau dia mau kita dakwahi dan sudah pasti semua akan lari. Masih gak percaya? Ayo buktikan sendiri.

Kalau begitu kejadiannya,  bagaimana kita mendakwahinya? Tenang, "banyak jalan menuju roma" begitu juga dakwah kita.

Kalau ketemu orang jangan langsung bilang kita mau dakwah, bisa bisa orang langsung lelah, kok lelah? ya lelah lihat wajah kita.

Lalu bagaimana juga caranya? Caranya, dengarkan dulu apa yang mereka katakan, dengarkan keluh kesahnya, buat mereka nyaman dengan kita terus baru kasih solusi dan masukan atas apa yang mereka alami, tentunya sesuai dengan Islam.

Banyak yang beralasan bahwa mereka cuma ibu rumah tangga, bagaimana caranya berdakwah? Gampang saja, ibu rumah tangga juga ada ketemu dan berkumpul bersama ibu ibu lain saat belanja pagi kan? Nah, itu ladang dakwah.

Terus ada juga beralasan bagaimana caranya dakwah karena saya mahasiswa jadi di kampus sibuknya luar biasa. Bukankah kita masih punya teman teman satu ruangan? Dakwahi mereka diruangan atau diluar ruangan.

Ada juga yang beralasan bahwa saya hanya seorang remaja, bukankah remaja juga punya teman? Dakwahi mereka dengan materi materi remaja.

Ada juga yang beralasan kalau saya tidak pintar bicara, bagaimana cara menyampaikan Islam pada mereka. Bukankah selama ini kita selalu bicara dan bahkan tidak jarang kita bercerita bersama teman sebaya? Tinggal ubah saja bahan ceritanya, gampang kan?

Begitu juga dengan teman teman yang bekerja di kantor, perusahaan dan lain sebagainya, semua bisa kita dakwahkan karena Islam tidak pernah membatasi siapa saja yang harus kita dakwahi.

Semua orang berhak mendapatkan dan mengetahui keagungan Islam, dan untuk mencapainya tidak lain adalah dengan mengajak mereka mengenal Islam dengan cara mendakwahkan mereka dengan Islam.

Jika ingin dakwah kita berhasil maka tidak harus sesuai dengan apa yang ingin kita sampaikan, tapi cobalah pelajari apa yang mereka alami dan mereka butuhkan karena Islam adalah solusi tuntas atas setiap permasalahan.

Mulai dari aturan makan hingga aturan membangun peradaban ada didalam Islam, kuncinya ada di kita saja bahwa sejauh mana orang yang kita dakwah itu bisa kita yakinkan dengan solusi Islam?

Namun, dakwah juga butuh target, siapa saja yang akan kita seret (baca: ajak). Orang yang kita ajak harus selalu kita  pantau dan ayomi agar mereka berubah total sepenuh hati.

Berubah dari orang yang tidak mengenal Islam sama sekali hingga menjadikan Islam sebagai harga diri dan harga mati. Artinya orang tersebut mampu mendedikasikan diri untuk Islam sampai mati.

Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah, merubah orang orang yang memusuhi Islam hingga cinta kepada Islam bahkan syahid demi kemuliaan Islam.

Rasulullah mendakwahkan Islam juga tidak hanya sekedar bicara tapi juga menunjukkan dengan perbuatannya dan hal ini yang membuat orang orang kafir segan serta mengakui keistimewaan Islam sekalipun mereka tidak beriman.

Dengan demikian, apapun kondisi kita, pekerjaan kita, status kita dan lain sebagainya itu jadikanlah peluang dakwah bukannya penghalang dakwah.

Jadi, tentu tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak berdakwah karena dakwah itu mudah, hanya saja terkadang kita yang menganggapnya susah padahal masih banyak jalan untuk berdakwah.

Keep hamasah

Wallahualam bishshawwab.

#yukmenulis
#menulisuntukummat
#penaummat


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!