Thursday, November 9, 2017

Dakwah Di Kalangan Remaja

Oleh : Pristian Surono Putro

Pikiranku melayang 1400 tahun lalu, saat Dakwah Baginda Rasulullah Muhammad SAW berdakwah di Makkah. Diantara sekian orang yang menyambut seruan ini mayoritas adalah Pemuda dan Remaja. Remaja untuk menyebut mereka yang seusia SMP-SMA. Sentuhan Dakwah yang Rasulullah SAW lakukan menghangatkan jiwa para remaja ini. Justru ketika Rasulullah bersama Kutlah Dakwahnya mendapatkan persekusi dari rezim setempat. Jadi situasinya justru ketika kutlah Dakwah Nabi ini dipersempit ruang geraknya, Namun anehnya mengapa justru dakwah ini menerima tangan terbuka dari para pemuda usia remaja ? Ada apakah gerangan ?
-
Kata Kuncinya adalah AKIDAH. Disaat Makkah saat itu penuh dengan identitas ashabiyah yang menyebabkan pertikaian tiada henti. Disaat pergaulan bebas merupakan hal lumrah. Ketika penguasa dzalim menindas yang lemah. Disaat kondisi itu semua hadir Dakwah Islam yang memberikan identitas, jati diri yang berbeda dengan yang sedang digandrungi masyarakat saat itu.
-
AKIDAH mencetak Ramaja ini menjadi istimewa. Akidah membebaskan jiwa mereka dari penghambaan kepada sesama manusia, dan hanya menghamba kepada Rabbnya manusia. Akidah mencetak idealitas tak terbeli bahwa hidup, dan matiku hanya untuk Rabb semesta alam.
-
Remaja muslim hari ini membutuhkan jawaban-jawaban mendasar soal,adakah Tuhan ? Jika ada lantas Siapa Tuhan kami ? Diantara sekian banyak Tuhan yang ada di dunia ini mana yang benar ? Apakah bertuhan harus selalu memeluk agama tertentu ? Untuk tujuan apakah kami hidup di dunia ini ? Apa yang terjadi setelah kami mati ? Bagaimana kami seharusnya menjalani kehidupan ? Apakah kebahagiaan itu ? Siapa sebenarnya kami manusia ini ?
-
Menjelaskan hal-hal ini menjadi sangat urgent bagi remaja muslim. Ketika mereka mendapatkan jawaban yang memuaskan akal pikiran mereka, menenteramkan hati mereka,maka lihatlah akan kita dapati remaja akan memegangnya dengan genggaman yang kuat. Dan akan menjadikan banginya hidup dan matinya.
-
Sebenarnya standart jawaban bagi model pertanyaan-pertanyaan mendasar itu sudah ada jawabannya, yang oleh orang sering disebut dengan doktrin Islam. Masalahnya bukan pada jawabannya, namun lebih kepada bagaimana menghadirkan pikiran dan jiwa mereka untuk meraih jawaban tersebut. Dengan kata lain mengajak mereka untuk memikirkan, dan merasakan " Thariqul Imaan " ( Jalan menuju Iman ). Dengan Thariqul Imaan menjadikan mereka secara mandiri meraih jawaban yang tidak sekedar doktrin, namun jawaban yang akan menjadi pilihan sadar bagi para remaja muslim ini.
-
Inilah sisi yang harus disentuh ketika berinteraksi dengan dakwah remaja dewasa ini. Inilah jawaban yang akan mengunci mereka untuk taat kepada Syariah Islam dengan seluruh ajarannya yang mengatur seluruh aspek kehidupan.
-
#SerialPergerakanDakwahRemaja

Sumber:

Fb: Pristian Surono Putro


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!