Sunday, November 19, 2017

Cerdas Memilih Berita

Oleh : Rezkiana (Penulis dan Pemerhati Masalah Politik)

Kehebohan suatu issu kadang kala bukan karena realita semata. Tapi bisa jadi adalah suatu rekayasa untuk mengalihkan perhatian, dengan tujuan menutupi "Sesuatu" yang jahat dan zhalim.

Ramai/Viralnya suatu berita belum tentu memiliki kadar kepentingan yang berarti bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Bisa jadi ada upaya menghilangkan kewaspadaan kita terhadap sesuatu yg lebih penting dan membahayakan kehidupan berbangsa.

Peristiwa OPM dan KKB yang sudah layak untuk dapat predikat "TERORIS DAN SEPARATIS HAKIKI" dibiarkan bertahun2, ditangani dengan pendekatan persuasif bahkan hanya dianggap "kriminal" biasa. Tapi peristiwa polres Dharmasraya dengan "teriakan takbir" sang pelaku langsung di vonis Teroris (disinyalir pelakunya adalah anak aparat kepolisian)...

Peristiwa hebohnya artis buka kerudung, dibandingkan dengan persekusi pengemban dakwah dengan tuduhan pemecah belah, anti A, anti B dan anti C semakin jelas arah pembodohan umat.

Peristiwa si "Papah" ibarat sinetron kejar tayang, telah mampu menyedot opini jagad media massa, bersamaan berita Hilangnya 3 BUMN bagaikan barang dagangan dipasar gelap, nyaris tak terdengar...

Era digital telah membuka kesempatan bagi siapa saja bisa mengakses berita, menanggapi dan menyebarluaskannya. Jari jemari dalam hitungan menit bisa berkontribusi dalam percakapan yang menembus wilayah yg mungkin secara fisik belum pernah menjangkaunya.

Terlepas dari semua itu,  perlu untuk Cerdas dalam membangun opini yang meningkatkan Kesadaran Politik Umat. Saat ini telah terjadi Kezhaliman dan Kejahatan dari kalangan Imperialis, Agen dan Pecundangnya.
Umat telah dibodohi dengan "menu berita-peristiwa-opini" untuk membenarkan suatu kejahatan dan kezhaliman secara Legal.

Ayo berkontribusi dengan memberi solusi yang shohih dan aplikatif bagi setiap masalah dengan sudut ideologi Islam.

#cerdaspolitik
#waspadamusuhberbajukawan


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!