Wednesday, September 27, 2017

Sebab Maya Tak Selalu Jelita : Jangan Sampai Kau Tertipu Semua Pesonanya

Oleh: Fissilmi Hamida (@fissilmihamida)

Suatu ketika...

Ribuan pasang mata tetiba berdecak penuh kekaguman tiada tara. Pada sejoli dengan kisah mereka yang luar biasa. Sang suami menggondol gelar pendidikannya dari sebuah universitas terbaik di Amerika, dan tengah bekerja di perusahaan raksasa disana. Sedang sang istri tengah menempuh pendidikan di salah satu negara Skandinavia. Jagat maya social media pernah gempar karena mereka. Lantaran dikabarkan sang suami rela terbang dari Los Angeles ke Jakarta demi ikut aksi bela Islam 112. Pujian demi pujian mereka terima, pengikut kisah mereka di dunia maya semakin bertambah jumlahnya. Yang saat itu hanya 6000an saja, kini sudah separuh dari followers yang mengikutiku di social media. Luar biasa. Akupun mengikutinya karena kisah mereka.

Sang istri hobi menulis panjang di beranda facebooknya. Pun sering viral, banyak yang setuju dengannya. Jika aku suka menulis tentang kisah inspiratif, tentang pengalaman saat di Britania Raya, tentang tanggapanku mengenai fenomena sosial yang tengah marak di negeri tercinta, ia lebih suka menulis tentang perpolitikan Indonesia, juga vocal mengkritisi kebijakan pemerintah yang ada.
________________________

Decak kekaguman kembali tercipta, saat sang istri dengan begitu berani menggerakkan massa (meski di dunia maya) untuk membantu menaikkan rating bagi sebuah restoran di Sydney Australia dan Den Haag Belanda yang mendadak diserang banyak sekali orang dengan diberikan rating seburuk-buruknya. Tuduhan rasisme, katanya.

Bahkan, sang istri juga membuka ta'aruf online di FBnya. Entah berapa banyak yang sudah memberikan datanya.

Ah, jangan lupa juga keromantisan yang sering mereka perlihatkan. Sang suami, banyak yang berkomentar bahwa ia adalah cerminan suami idola acapkali ia melancarkan aksi mesranya di wall facebook istri tercinta. Manis sekali.

Keromantisan itu kian terpampang nyata, saat keduanya tengah umroh bersama, lengkap dengan kisah haru sampai kisah lucu menyertainya. Salah satunya, saat sang istri memposting foto suaminya yang tengah tertidur saat i'tikaf di tanah haram sana. Atau foto-foto cantik sang istri yang tetiba berubah menjadi foto wanita bercadar. Katanya, ada seorang lelaki Arab tetiba mendekatinya dan langsung tembak ditempat : "will you marry me?". Membuat suaminya gusar dan tak lagi ridha wajah istrinya terlihat khalayak disana. Ia memutuskan untuk membawa sang istri ke butik, dan membelikan cadar untuknya.

Istimewa ❤

Masih ingat, kan, saat ia memposting cerita tentang cadar ini?
________________________

Namun, beberapa hari yang lalu, terungkap fakta yang menggemparkan jagat maya. Foto-foto yang selama ini dipakai keduanya, ternyata hanya foto curian semata. Foto lelaki tampan dan istrinya yang rupawan, rupanya adalah foto milik model Malaysia dan pasangannya. Namanya Syafiqah Aina (Instagram : @syafiqahaina).

Aku tak percaya begitu saja. Malam itu juga aku berusaha tabayyun, mencari kejelasan atas semuanya. Ya Tuhan, ternyata benar. Foto foto yang ada (yang sudah dihapusnya) ternyata adalah foto foto Syafiqah Aina. Termasuk foto saat umrah yang diceritakannya. Fotonya saat bercadar disana, itu juga foto Aina. Foto dengan coat putih dan sepatu boot coklat panjang, foto saat ia memandang lautan, foto saat di depan masjid biru di Istanbul sana, semua adalah foto Aina. Termasuk foto foto di facebook suaminya. Yang terpampang di foto cover, lagi lagi adalah foto Syafiqah Aina.

Semakin kesini, semakin banyak bukti nyata bahwa ia sudah lama melakukannya. Tahun 2009, ia mencuri foto selebgram Malaysia bernama Vivi Yusof. Suami Vivi Yusof pun pernah diakui sebagai suaminya. Foto di twitter, juga foto curian milik selebgram Malaysia juga, Tasnim Shah namanya. Lalu foto 'suaminya' yang tertidur saat i'tikaf, ternyata foto orang Malaysia (Instagram @aididmarcello). Dia mengakui foto Aidid sebagai suaminya dengan caption : "... akang kasep botak berkopiah putih itu punya saya. Karena badan saya lagi nggak fit, jadi abang Goblin berangkat sendiri untuk i'tikaf di mesjid....."

Aku speechless dibuatnya. Begitupun yang lainnya.
________________________

Banyak yang frontal menanggapinya : mulai dari yang meminta ketemuan untuk membuktikan bahwa ia bukan mahkluk astral, sampai tuduhan intel berbahaya. Namun tak sedikit juga yang tetap fanatis buta. Menganggap Syafiqah Aina justru sebagai pencuri foto sebenarnya. Dan tentu saja, menimbulkan perang dunia maya antara keduanya. 

Aku sempat bingung harus berkomentar apa. Lantaran inbok FB ku kemudian penuh dengan pertanyaan pertanyaan mengenai mereka. Malangnya, banyak yang beranggapan aku mengenalnya, bersahabat dengannya di dunia nyata. Tidak, aku hanya berteman di facebook saja, baru beberapa bulan yang lalu saja.

Aku terdiam. Sebab pertanyaan yang sama muncul di benakku. Jika foto foto mereka ternyata milik orang lain, kisah kisah yang selama ini mereka bangun, apakah itu nyata? Keberadaan sang suami di negeri adidaya Amerika dan merupakan lulusan universitas ternama disana, keberadaan sang istri yang tengah study di salah satu negara Scandinavia, apakah itu benar adanya? Kisah bahwa sang suami terbang dari LA ke Jakarta demi aksi 112, betulkah begitu kejadiannya? Kisah haru dan lucu umrah mereka, nyata atau dusta belaka?

________________________

Banyak kejanggalan yang kutemukan, terutama setelah tabayyunku dengan beberapa orang. Tak sedikit pula yang menduga ia memainkan peran monologue, memainkan banyak akun berbeda (ada yang menemukan belasan akun bot yang ducurigai dijalankan olehnya), hingga dugaan ia adalah sosok yang tak sehat mentalnya. Pun kabarnya, beberapa menemukan isu plagiarisme yang dilakukannya.

Namun aku tak mau berprasangka. Aku memilih untuk mencari jalan tengah saja. Sebab memang aku tak tahu (belum tahu) kebenarannya : siapa ia sebenarnya, apakah kisah kisahnya jujur atau juga hanya bohong belaka, apa sebenarnya tujuannya.

Hingga kemudian aku menghimbau padanya bahwa apa yang dilakukannya adalah hal yang tidak benar, lalu memintanya untuk mintamaaf dan klarifikasi pada semuanya. Kemudian akunnya tak dapat dibuka lagi. Hilang.
________________________

Dear semuanya. Ini tanggapanku mengenai kejadian ini, sekalian menjawab teman-teman yang inbok menanyakanku tentang hal ini, agar tak ada yang bertanya tanya dan salah paham lagi :

Mencuri foto foto seseorang bukanlah hal yang bisa dibenarkan. Mungkin memang ada alasan mengapa seseorang ingin menyembunyikan identitasnya, namun tak selayaknya dilakukan dengan membuat kisah semu penuh dusta. Meski tujuannya untuk kebaikan, tetap saja tak bisa dibenarkan, kan? Kalaupun memang tak mau menggunakan foto pribadi kita, pakai saja foto bunga, pemandangan, kartun, atau kalau mau pakai foto orang, pakai saja foto artis internasional yang sudah (hampir) semua orang kenal. Bude Rihanna misalnya, tante Kim, Mbak Song Hae Kyo, Mas Gong yo, Om Captain America dkk. Jadi sudah jelas itu memang foto orang lain sehingga tak ada yang salah paham

"Tapi tulisan-tulisannya bagus! Aku tak peduli dia siapa. Yang aku tahu tulisannya cerdas membuka mata!" Begitu kata beberapa orang.

Hmmm, sayang.

Benar, banyak yang kita ambil dari tulisan tulisannya. kita memang harus mengambil pelajaran dari mana saja, kan? Bahkan dari sebungkus kotoran anjingpun kita bisa memetik pelajaran berharga. Pun, apa yang dilakukannya terutama saat menggerakkan massa untuk menaikkan kembali rating rumah makan di Sydney dan Belanda memang luar biasa.

Namun jangan pernah menutup mata pada kebohongannya. Dan tetaplah berhati hati menyikapinya, jangan jadi fanatis buta. Sebab ini dunia maya, dan maya itu tak selalu jelita. Apalagi kita tak pernah tahu sebetulnya ia siapa.

Bahkan akun yang ia sebut sebagai akun kakaknya yang ia katakan sebagai seorang dokter, ternyata fotonya curian juga. Foto yang dipajang adalah foto dr. Herbowo, dokter Sp.A di RS. Hermina. Pun namanya tak ada ketika dicek di aplikasi konsil kedokteran Indonesia. Selain itu setelah aku mengeceknya, ternyata nama yang tertera di link facebook 'kakak' nya adalah Febriawan Mursyid. Berbeda dengan nama yang tertulis di akun facebooknya. Begitu juga nama FB suaminya yang ternyata di link FB nya tertulis nama Ditto Danisworo. Lagi lagi berbeda dengan yang terpampang di FBnya. Siapa sesungguhnya Febriawan dan Ditto ini? Akun yang diclaim sebagai kakaknya yang lain, ternyata juga mencuri foto suami dan anak-anak mbak Nanit Aditya. Mengerikan sekali.

Aku menghela nafas panjang. Lagi lagi kutemukan kejanggalan.
_____________________

Pada intinya, sosok ini memang sebetulnya ada. Ada adik salah satu dokter yang pernah sekali bertemu dengannya. Hanya sekali saja. Bukan berkali-kali dan sering lunch bersama seperti yang diclaim dirinya. Akan tetapi, foto foto yang selama ini ia gambarkan sebagai dirinya dan suaminya, ternyata milik orang lain. Tak ada yang tahu persis sebetulnya ia siapa dan apa tujuannya. Oleh karenanya, berhati hatilah menyikapinya. Tentang kebaikan kebaikan yang dilakukannya dan tulisan tulisan cadasnya... hmm... sebelum benar-benar menjilat, seorang penjilat akan bersikap bak malaikat, kan? Bukan, jangan salah paham. Aku tak sedang menuduhnya bertujuan jahat. Hanya saja ini demi kehati hatian kita bersama.
________________________

Jadi tolong, berhati hatilah dan jangan mudah percaya dengan apa yang ada di dunia maya, terutama yang tak jelas identitasnya mereka siapa. Tetaplah selalu waspada. Bukan hanya pada kejadian ini saja, namun pada segala hal yang ada di dunia maya. Memang, ada kebaikan kebaikan yang bisa kita ambil dari si maya. Namun selalu ingatlah bahwa maya tak selalu jelita. Jika kau menutup mata, bisa bisa kau terkena panah semu pesonanya.

Semoga saja sosok yang kuceritakan ini memang tak memiliki niatan buruk dengan berbuat ini semua. Dan jika memang benar dugaan ada gangguan mental/kepribadian yang diidapnya, semoga segera membaik keadaannya.

Teriring pula sebuah doa, siapapun dirinya, semoga ia, dan juga kita semua tetap bersemangat menebarkan kebaikan di seantero bumiNya
________________________

Tetaplah waspada, namun juga bijaksana. Sebab maya memang tak selalu jelita :)

#PS : Btw aku asli lho ya. Karena nggak ada akun palsu yang foto-fotonya senarsis aku

Dan buat yang masih bingung sebenarnya tulisan ini sedang membahas siapa, googling saja "rela terbang LA Jakarta demi aksi 112". Nanti ketemu jawabannya disana.

#Penting : boleh komentar, tapi jaga lisan & ucapan ya ❤

Sumber:

Fb: Fissilmi Hamida


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!