Friday, September 1, 2017

Orientasi

RemajaIslamHebat.Com - Bagi seorang muslim saat hari Jumat, apa yang kita rasakan ? Saat pagi menjelang, saat aktivitas kita dimulai, terinstal dalam pikiran kita bahwa Jumat adalah hari yang berbeda dengan hari-hari lainnya. Ya, disana ada Kewajiban melaksanakan shalat Jumat. Bagi seorang muslim berusaha meraih keutamaan hari jumat hingga menjelang ditunaikannya shalat Jumat. Mandi, wewangian, potong kuku, shaf terdepan, bahkan malamnya terinstal di masyarakat Jawa untuk agend khusus TAHLILAN.  Saat bekerja atau sekolah jika sudah menjelang pukul 11.00 perasaan sudah mulai gelisah untuk mempersiapkan diri ( mandi sunnah ) menghadiri Shalat Jumat di masjid.
-
Bagi pekerja shift seperti Perawat, Dokter, dan tenaga pelayanan lainnya, hari-hari ini sudah sibuk. SIBUK TUKAR-TUKAR JADWAL untuk mempersiapkan menyambut idul fitri, yang harapannya ketika paling tidak sehari sebelum hari raya idul fitri dan satu hari setelahnya bias berharap libur. Padahal idul fitri masih beberapa waktu lalu, namun persiapannya sedini mungkin, bahkan satu bulan sebelumnya. Bahkan bias jadi akan tukar shift dengan dua shift. Begitu pengorbanannya.
-
Saya pernah mendapati seorang sahabat sesame rekan kerja perawat yang hobi main futsal. Jadwal futsal ini sudah terjadwal sedemikian rupa, ada juga futsal dadakan, ada juga jadwal kompetisi antar instansi, diluar jadwal yg sudah terencana sebelumnya. Untuk bias menghadiri jadwal rutin futsal ia harus memutar otak, tenaga, bahkan dana agar bias waktu jadwal kerjanya MENYESUAIKAN jadwal futsalnya. Dan saya termasuk orang yang mudah untuk diajak tukar jadwal. Karena saya punya kegiatan lain yang sahabat saya ini pun bias diajak rembug.
-
Semua orang punya ORIENTASI HIDUP. Dan untuk menjalani, memperjuangkan orientasi ini diperlukan pengorbanan yang kadang tidak bisa dinalar. Ada orientasinya begitu kuat di organisasi, ada yang orientasi hidupnya di karier pekerjaan, ada yang orientasinya keluarga, hobi, dan sebagainya.
-
Kesemua orientasi di atas selama bulan ramadhan bias DITAKLUKKAN sementara dengan menjalankan kewajiban puasa beserta keutammaan sunnah ramadhan lainnya. Bangun pagi, sahur, rajin shalat berjamaah, mulai membiasakan membaca al quran minimal saat membaca atau menyimak tadarusan, menghadiri berbagai kajian keislaman, dan menahan berbagai hal yang pada asalnya itu adalah boleh. Jam sekolah, jam kerja pun menyesuaikan dengan Moment ramadhan ini.  Ketika setelah berbuka puasa, perasaan kita mulai gelisah untuk menyiapkan diri menghadiri isya berjamaah plus tarawih berjamaah.
-
Memilih jalan hidup sebagai pengemban Dakwah adalah Orientasi istimewa. Hobi, keluarga, pekerjaan, dan berbagai hal lain akan mengikuti ritme Dakwah.  Disaat rekreasi adalah kebanyakan jalan-jalan ke pantai, maka rekreasi pengemban dakwah saat berangkat ngisi kajian melewati daerah gunung dengan pemandangan yg menawan. Disaat bahagia kebanyakan saat hari ahad bersama keluarga, pengemban dakwah saat mengajak anak-istri di agenda dakwah saat libur adalah hal yg menggembirakan hati, atau bersama keluarga yg lebih besar ketika dalam agenda agenda lainnya. Melakukan kontak, ngisi halqah, belajar bersama musyrif adalah agenda terinstal pekanannya, maka yang lainnya ngikut. Hal ini bagi sebagian besar manusia terlihat aneh ya ? yah, tapi itulah orientasi hidup. Bisa jadi aneh bagi kebanyakan orang, namun nikmat bagi yg menjalankannya.
-
Wonosobo, 09/06/’17

Sumber:

Fb: Pristian Surono Putro


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!