Thursday, September 7, 2017

Nasehat Tanpa Henti

RemajaIslamHebat.Com -Banyak orang bingung menyadarkan anak, keponakan, saudara, atau teman dari pergaulan bebas. Sebab rasanya sudah bosan, dengan berbagai cara namun tetap juga tidak membawakan hasil. Tidak sedikit orang yang putus asa hingga tak mau menasehati lagi generasi muda.
.
Sahabat,  ingatlah untuk mengubah pemahaman dan tingkah laku generasi emang tidak muda. Butuh ekstra kerja keras, kerja cerdas dan juga keikhlasan. Sebab pemahaman salah generasi muda yang membuat mereka terjun dalam dunia pergaulan bebas hari ini karena kerja keras yang lama penjajah dalam menghancurkan generasi muda muslim.

Sebagai muslim, harusnya tidak boleh patah semangat dalam bertarung menasehati generasi muda. Gunakan ratusan cara misal dengan mengajak baca buku, menjelaskan korban2 pacaran secara langsung, nonton video ceramah, ajak ikut pengajian langsung,  seminar, training. Ajak dia follow akun2 bermanfaat (seperti @IndonesiaTanpaPacaran, @CalonUmiShalehah, @GerakanNikahMuda, @dakwah_kampusId). Ajak dia juga sering mendengarkan ceramah dan lain-lain. .
Jika juga belum berhasil melakukan berbagai cara di atas? Maka teruskanlah menasehati tanpa henti. Sebab bisa jadi ia bermaksiat hari ini karena sudah terlalu banyak informasi rusak yang masuk dalam diri generasi. Sehingga butuh waktu dan kerja banyak lagi agar Informasi baik lebih banyak masuk dalam diri generasi.  Karena itu kenapa hingga sekarang gerakan IndonesiaTanpaPacaran tidak henti-hentinya mengajak pendukung dan member untuk terus baca dan share artikel penyadaran. Sebab emang kita tidak tau artikel ke berapa dan artikel mana yang membuat generasi muda sadar bertobat. Bisa jadi ada diantara generasi muda yang tobat dan sadar dari artikel yang anda bagikan. Maka teruslah manasehati tanpa henti.

Penulis @LaOdeMunafar, Penggagas gerakan IndonesiaTanpaPacaran.

Sumber:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1584348928278067&substory_index=0&id=418917744821197

Tulisan lain La Ode Munafar :

Kayak gini penyebab kekerasan dari pacaran. Serta berikut analisisnya kenapa pacaran berpeluang terjadi kekerasan hinga pembunuhan:

1. Secara ilmu psikologi lelaki punya ciri khas yang disebut dengan edipoesa yaitu perilaku maskulin seperti ingin mendominasi, agresif, kasar, dll. Lelaki merasa serba bisa, hebat dan kuat di banding wanita. Sehingga jika nasfu lelaki sudah diubun-ubun, ia bisa menggunakan segala cara untuk meraih keinginannya. Apalagi orang yang pacaran itu rata-rata lemah iman, kalau imannya kuat tentu tidak akan pacaran. Maka jika dengan cara halus meraih keinginannya nggak bisa maka bisa dengan cara kekerasan bahkan membunuhmu. Waspadalah, walau sekarang terlihat baik lelakinya, tapi percayalah dia lelaki yang bernafsu dan kurang iman jika ada masalah bisa berbuat nekat.

2. Tinjauan agama. Aktifitas pacaran dilakukan berdua-duan dan dalam agama sudah melarang berdua-duan, karena ketiganya syetan. Tahu sendiri syetan tidak akan membiarkan manusia melakukan satu kejahatan saja. Tapi akan menggoda manusia secara terus menerus hingga membuat manusia jatuh dalam kejahatan besar lainnya seperti kebohongan, pencurian, pembunuhan, penipuan dan lain-lain. Sampai menggoda jatuh pada kekufuruan karena ingin ada temannya di neraka. Oleh karena itu percayalah aktifitas pacaran yang biasanya dilakukan di tempat sepi akan membuat manusia melakukan perbuatan jahat dengan tidak hanya sekedar zina tapi akan melakukan perbuatan jahat lainnya.

3. Tinjaun Hukum dan Politik
Di Indonesia sudah banyak korban kejahatan akibat dari pacaran tapi sampai sekarang belum ada hukum yang melarang generasi pacaran. Padahal pacaran sudah terbukti menghasilkan tindakan kriminal lainnya. Tentu ini dikarenakan Indonesia menerapkan aturan berbasis sekularisme yaitu memisahkan hidup dari agama. Dalam sekularisme tidak apa-apa pacaran karena dinggap hak asasi manusia.

Oleh karena itu sejak dulu saya menyerukan gerakan #IndonesiaTanpaPacaran. Ini tidak hanya sekedar komunitas sosial. Tapi sejak awal udah ditekankan bahwa ini adalah GERAKAN yang berjuang bersama mewujudkan Indonesia bebas dari pacaran dengan pendekatan psikologis, ekonomi, sosial, dan hukum.

Ditulis @LaOdeMunafar,


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!