Saturday, September 2, 2017

Muslim Rohingya dan Gaza Masuk "Neraka"

RemajaIslamHebat.Com - Ketika Dicabutnya legalitas Hizbut Tahrir Indonesia atas tuduhan anti Pancasila dan anti NKRI, telah menimbulkan resah dikalangan ummat islam itu sendiri. Sebab selama ini, HTI konsen juga mengurusi dan mengingatkan ummat islam tentang kekejaman non-muslim terhadap muslim, semisal Gaza dan Rohingya.

Alhasil, aksi-aksi pembelaan ummat islam terhadap Muslim Rohingya nyaris tak ada, semenjak kembali merebaknya genosida ummat islam di Myanmar. Bahkan, Presiden Joko Widodo, belum jua ambil suara meskipun itu hanya sebuah kecaman.

Dengan rekayasa isu mengerikan, yaitu tuduhan anti Pancasila dan anti NKRI, itulah seakan-akan mengingatkan kepada saya pribadi, bahwa muslim Rohingya dan muslim Gaza pun tak mengakui Pancasila. Lantas, kelak surga milik Allah SWT itu akan menjadi milik muslim Indonesia, tunggal! Sebab HTI saja yang mati-matian membela isu transnasional terutama penyudutan terhadap ummat islam pun dianggap anti Pancasila.

Padahal prinsip kebangsaan kita bukanlah nasionalisme sempit. Artinya, kalau memang benar Pancasilais, maka Indonesia harusnya terlibat aktif dalam upaya kemerdekaan dan perdamaian di berbagai negeri, termasuk hal ini di Rohingya dan Gaza.

Sebab sekali lagi, vonis anti-kbhinekaan yang membuat HTI dan sejumlah ormas islam lainnya, justru menyiratkan bahwa pelaku pembuat opini itu, justru yang tidak bhineka. Sebab, mereka berupaya mewujudkan "Indonesiasi" dengan mengutamakan urusan Nusantara dan acuh terhadap pembumi-hangusan suku bangsa dan agama tertentu. Dan ini bisa jadi mengarah pikiran sejenis ala Komunis di Uni Sovyet, Fasisme ala Italia dan Hitler ala Jerman.

Jadi, sekali lagi, seluruh dunia muslim adalah penghuni "Neraka" dan berhak dijatuhi sebagai musuh rakyat Indonesia, karena basis mereka tak berdiri bersama Pancasila, meskipun mereka menganut Islam sebagai ideologi kehidupan mereka.

Penulis : Rizqi Awal, SE., Sy
Ketua Eksekutif Komunitas Politik Pembebasan.

Tulisan lain dari fb Rizqi Awal:

Alhamdulillah, telah disampaikan kita pada hari raya Qurban, Diselenggarakan serentak seluruh negeri, ada suka ada duka.

Dan jutaan manusia, di saat bersamaan tumpah ruah di dua kawasan terbaik di muka bumi, Mekkah dan Madinah, berkumpul di Padang Arafah, dan thawwaf cinta mengelilingi pusat kiblat dunia.

Di Indonesia, ramai-ramai pemotong Qurban, mau kambing atau sapi, mau domba atau kerbau, semua saling berebut jadi pequrban dan mendapat daging kurban.

Inilah syiar islam, ummat islam itu ternyata kaya dan murah berbagi. Kemampuan inilah yang membuat non-muslim tergetar, karena ummat ini, mampu tunjukkan kemampuannya.

Meskipun demikian, kesedihan tak bisa ditolak, ada muslim di negeri lainnya, dirudung duka dan derita tak berkesudahan.

Terdekat dari nusantara, ada bangsa Rohingya namanya, islam agama mereka, tak ada berbeda dengan islamnya orang indonesia kebanyakkan.

Tapi begitu keji perilaku kasar tuan kuasanya, dan bengisnya mereka menghajar, sementara kita di luar state-nya, hanya mampu kecam dan gertak belaka.

Itu baru satu titik bangsa, yang sedang menderita. Sementara telah tercatat nama Palestina, Syria, Iraq, Kashmir, Xin Jiang, dan lainnya, dalam kondisi yang sama.

Inilah mengapa, Idul Adha ini, tak bisa dirayakan setinggi suka, karena banyaknya bertebaran duka di mana-mana seantero dunia.

Kita sudah berkurban, mari kita berKORBAN, perjuangkan penuh apa yang terpatri sebagai muslim, tolong mereka yang berduka, satukan hati dan jiwa kita, sebab ummat islam itu seperti satu tubuh.

Allahu Akbar!!!

Sumber:

Fb: Rizqi Awal


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!