Friday, September 1, 2017

Menjadikan Ramadhan Lebih Hidup ( Materi Kajian Pelajar menjelang Bukber )

RemajaIslamHebat.Com - Alkisah di sebuah negeri antah berantah hiduplah seorang raja yang bijaksana. Suatu ketika Raja memanggil tiga pasukan pribadinya. Raja menginstruksikan kepada tiga pasukannya untuk mengambil Apel yang ada di kebun pribadinya. Berangkatlah tiga pasukan pribadi dengan membawa karungnya masing-masing.
-
Sesampai di kebun milik raja yg begitu luas, mereka tiga pasukan pengawal pribadi Raja berpencar.
-
Pasukan pertama, setelah sampai kebun ia berpikir bahwa sepertinya sang raja sedang iseng, nyuruh dirinya mengerjakan hal yg dianggap remeh temeh hanya sekedar mengambil Apel di kebun. Selain itu ia berpikir bahwa Raja adalah seorang yg sibuk, pasti perintah mengambil apel tidak akan dilaporkan. Alhasil pasukan pertama ini bukan apel yg dimasukkan ke karung, namun SEKEDAR memasukkan apa yg bisa dimasukkan ke karung, batu, rerumputan, da dedaunan yg ia masukkan ke kadalam karung.
-
Pasukan ke dua. Ia melaksanakan intruksi Raja. Setelah sampai Di bawah pohon apel ia mengambil apel sekedarnya aja. Yakni apel yang sudah jatuh di tanah, dan kotor. Ia masukkan apel yg ada di tanah itu sampai karung terasa penuh.
-
Pasukan ke tiga. Ia melaksanakan instruksi Raja dengan sebaik-baiknya, serta mencoba melakukan perintah Raja dengan yg terbaik. Ia tidak ambil apel kotor yg terjatuh di tanah. Tapi ia bersusah-susah memanjat pohon apel, serta memetik apel tersegar, dan terbaik. Sampai karungnya pun terisi apel dengan kualitas terbaik.
-
Raja memanggil tiga pasukan pengawal pribadinya kembali. Sebagai ucapan terima kasihnya Raja meminta kepada tiga pasukannya untuk MEMAKAN hasil apel petikan di karung masing-masing.
-
Siapa yang merasa menyesal diantara ketiga Pasukan di atas ? :-)
-
Apa yg bisa kita ambil dari kisah singkat di atas ?
-
Sahabat, dalam melaksanakan Kewajiban yang dibebankan oleh Allah SWT ada 3 tipe manusia. Tipe PERTAMA ada manusia yg dalam menjalankan perintah Allah SWT hanya SEKEDAR FORMALITAS terlaksana sebagaimana pasukan pertama. Pengerjaan kewajiban ini cenderung asal-asalan. Sekedar berpuasa, curi-curi pamdang untuk mbolongi puasa.
-
Tipe KEDUA, adalah manusia tipe APA ADANYA sebagaimana pasukan ke dua. Puasa sih, tapi aktivitasnya di bulan ramadhan tiduran mulu...Bangun pagi makan sahur, setelah itu tidur lagi sampai Maghrib menjelang buka puasa. Setelah buka tidur lagi.., waduh.

-
Tipe Ke Tiga adalah manusia terbaik, yakni yg menghidupkan Ramadhan dengan aktivitas terbaik. Malamnya Ramai dengan Qiyamul lail, tadarus al quran, dirasah fardhiyah, dan mengkaji Islam. Pagi siang sorenya, bekerja, meningkatkan shalat sunah , tadarus al quran, berdakwah, mengkaji Islam. Tipe yang ketiga inilah yang menjadikan Ramadhannya lebih hidup, sebagaimana bersusah payahnya pasukan yang ketiga.
-
Semoga Allah SWT menjadikan kita manusia terbaik dalam menghidupkan Ramadhan kali ini. Amin..
-
Purworejo, 11/06/'17

Sumber:

Fb: Pristian Surono Putro


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!