Saturday, September 2, 2017

Mengapa Pre Wedding Tidak Ada Dalam Walimah Syar’i?

RemajaIslamHebat.Com - Salah satu dari syariat pernikahan (baca: walimah) adalah dilarangnya foto prewedding. Tapi sebelum lebih jauh membahasnya, kita sepakati dulu apa itu foto prewedding. Foto prewedding (prewed) berasal dari Bahasa Inggris artinya foto sebelum pernikahan. Arti kata ‘prewedding’ sendiri adalah masa sebelum pernikahan.

Di Singapura disebut ‘wedding photoshot’. Di Amerika dinamakan ‘engagement photoshot, artinya foto pertunangan, yaitu berfoto berdua untuk dipajang pada waktu resepsi. Dalam tradisi Jawa, ada acara midodareni (waktu malam pembersihan mempelai wanita sebelum pernikahan berlangsung), ini juga masuk kategori pre wedding.

Jadi, foto prewedding adalah sesi foto yang benar-benar dilakukan sebelum acara pernikahan, bisa berupa foto dokumentasi sebuah acara adat sebelum pernikahan, foto dokumentasi pertunangan, maupun foto gaya yang selama ini banyak dilakukan pasangan yang akan menikah.

Dengan memahami definisi dan fakta dari pre wedding seperti diatas, maka aktivitas-aktivitas dalam pre wedding meliputi berduaan, saling berpegangan, bersentuhan, dan sejenisnya. Jika aktivitasnya seperti itu sementara tanda sahnya mereka sebagai sepasang suami-isteri belum diikrarkan, yakni akad nikah, maka hal seperti itu masuk kategori mendekati zina. (QS. Al Isra 32).

Aktivitas seperti itu (pre wedding) adalah layaknya yang dilakukan oleh mereka yang pacaran. Bersentuhan, berduaan, berboncengan dan sejenisnya yang dilakukan oleh dua orang insan yang berlainan jenis, meskipun dengan alasan pra nikah, maka hal seperti itu masuk kategori khalwat. “Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi)

Adalah hal yang rancu, jika ada sebuah wedding yang menamai weddingnya syar’i tapi melayani aktivitas pre wedding seperti dijelaskan diatas. Terlebih lagi, jika yang melakukan aktivitas pre wedding itu adalah muslimah yang berhijab, tentu hal seperti itu mencitraburukkan Islam.

Sehingga menjadi sebuah keharusan, bagi calon pasangan yang hendak menikah memperdalam lagi, pengetahuan dan pemahaman mereka tentang tata cara walimah syar’i. Bukan hanya tentang cara mendapatkan calon pasangan hidup yang harus syar’i dengan tidak pacaran, melainkan juga tentang hal-hal yang dilarang, hal yang wajib, dan yang dianjurkan (sunnah) dalam walimah syar’i.

Sebab selain diharuskan mengawali hidup berdua dengan cara yang berkah, juga menjadikan aktivitas kita sebagai seorang hamba, untuk ibadah adalah menjadi kewajiban. (QS. Al-Dzariyat 56). Sementara amaliah ibadah dikatakan sebagai amal shalih jika menemenuhi syarat yakni sesuai syariat (syar’i), dan diniatkan untuk mencari ridha Allah.

Ditulis @LukyRouf


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!