Tuesday, September 5, 2017

Mendamba Mabrur

RemajaIslamHebat.Com - Sahabat muslimah,,,
Setiap jamaah haji, bahkan seluruh muslim pastilah mendambakan haji mabrur. Kata mabrur berasal dari kata al-birr, artinya kebaikan. Haji mabrur disebut juga sering disebut maqbul oleh para ulama.

Ibnu Hajar al-Asqalani memaknai mabrur dengan haji yang maqbul yakni haji yang diterima oleh Allah SWT. (Lihat Fathul Bari syarh Shahih Bukhari. Sementara Imam Nawawi dalam syarah Muslim mengatakan: “Haji mabrur itu ialah haji yang tidak dikotori oleh dosa, atau haji yang diterima Allah SWT, yang tidak ada riya, tidak ada sum’ah tidak rafats dan tidak fusuq.”

Penulis kitab Minhajul Muslimin , Abu Bakar Jabir al Jazaari mendefinisikan haji mabrur sebagai haji yang bersih dari segala dosa, penuh dengan amal shaleh dan kebajikan-kebajikan.

  Diantara keutamaan haji mabrur adalah :

  1. Mendapat balasan surge. الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ Rasulullah SAW bersabda, "Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga". (HR. Bukhari dan Muslim) 

2. Disejajarkan dengan amal jihad.  عن عائشة رضي الله عنها أنها قالت: يا رسول الله، نرى الجهاد أفضل العمل، أفلا نجاهد؟ قال: "لا، لكن أفضل الجهاد حج مبرور". {البخاري Dari Aisyah ra. ia berkata, "Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhal. Apakah berarti kami harus berjihad?" "Tidak, Jihad yang paling utama adalah haji mabrur", jawab Rasulullah SAW. (HR. Bukhari) 

Masya Allah, kedua hadits di atas merupakan kabar gembira bagi kita, utamanya para muslimah. Karena dari pertanyaan ibunda Aisyah, meski kita para perempuan tak diwajibkan berjihad, kita masih bisa meraih keutamaan jihad dengan berupaya meraih haji mabrur. 

Sahabat muslimah,,, Selain keutamaan-keutamaan di atas, ibadah haji adalah sebuah sarana penggemblengan kepribadian kaum muslimin. Selama lebih satu bulan para jamaah haji tenggelam dalam berbagai ibadah atau manasik, serta hanya berfokus pada kedekatan dengan Allah, mengesampingkan nafsu serta hal-hal yang bersifat duniawi. Menjaga lisan, hati dan amal, serta berpayah-payah dalam ibadah fisik demi ridho Allah semata. 

Tempaan ini akan ‘memproduksi secara massal’ manusia-manusia yang sangat baik kepribadiannya. Sebagaimana yang dituliskan Hasan al-Bashri dalam At-Tarikh Al-Kabair 3/238, “Haji mabrur adalah pulang dalam keadaan zuhud terhadap dunia dan mencintai akhirat” 

Selain itu, menurut Ibnu Rajab Al-Hanbali, salah satu tanda diterimanya amal seseorang di sisi Allah adalah diberikan taufik untuk melakukan kebaikan lagi setelah amalan tersebut. Sebaliknya, jika setelah beramal saleh melakukan perbuatan buruk, maka itu adalah tanda bahwa Allah tidak menerima amalannya. (Lathiful Ma'arif 1/68) 

Betapa luar biasanya syariat haji ini. Bagaimana jika jutaan jamaah haji Allah terima hajinya, Allah jadikan hajinya mabrur, maka akan ada jutaan umat Islam yang akan tersebar kembali di negeri-negeri muslim dan memberikan pengaruh luar biasa dalam masyarakat dan komunitasnya. Sehingga terwujud masyarakat yang Islami dan negeri muslim menjadi negeri yang diridhoi.

Sumber:

Fp: Info Muslimah Jember


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!