Monday, September 4, 2017

Mempersiapkan Aqil baligh

RemajaIslamHebat.Com - Bismillah. Ini sedang mencoba resume dari workshop 1hari di FBE. Sebenarnya ada 3point ilmu yang sudah kami terima hari ini. Sengaja tidak sharing semuanya di FB agar yang membaca semakin penasaran dan semangat untuk datang ke majelis ilmu sejenis ini ya.

Sharing ilmu ini masih sebagian sedikit, ada yang saya skip dari keseluruhan demi menjaga beberapa point yang belum kami pahami secara utuh dan mampu mencerna dengan baik . Dan agar menghindari salah paham dari materi yang telah ustadz Adriano sampaikan ke kami.

AqiL Baligh : berarti telah siap memikul beban, dalam Islam disebut mukallaf.

Fenomena yang terjadi sekarang, anak menjadi semakin cepat proses balighnya sedangkan proses pembentukan aqil nya semakin lama.

Rentang panjang diantara keduanya inilah yang menimbulkan fenomena yang terjadi saat ini dalam usia remaja. Sudah bukan anak-anak tapi dewasa dianggap juga belum.

Terjadinya generasi alay yang kita lihat sekarang ini dikarenakan bunda yang lebay dalam pengasuhan, ayah yang abai dalam pendidikan.

Sebagian besar beranggapan dengan "menitipkan" anak disekolah menganggap sudah bisa mendidik untuk anak-anak. Padahal sekolah bersifatnya hanya mengajar.

Mempersiapkan anak menjadi aqil baligh dengan selaras berarti memiliki pemahaman:
1. Satu kesatuan
2. Sepenuhnya dewasa bukan remaja
3. Matang fisik dan mental
4. Mandiri
5. Bertanggung jawab
6. Siap memikul beban
7. Bagian dari solusi, bukan masalah

Pengertian selaras dimaksudkan rentang proses aqil dan balighnya tidak terlalu jauh jangka waktunya. Kurleb 2-3thn
Misal baligh diusia 12-15thn, sudah aqil diusia 15-18thn.

Komparasi agar terjadinya Aqil dan Baligh :

Dikatakan Aqil : dewasa mental, adanya pengaruh pendidikan, berkembangnya akal, fungsi tanggung jawab, mandiri & tanggung jawab, peran ayah (utama), baru kemudian ibu

Menjadi baligh : dewasa fisik, pengaruh nutrisi, berkembangnya nafsu, fungsi reproduksi sudah siap, insting kehidupan dan kematian, peran ibu diutamakan baru ayah.

Penyebab baligh terlalu dini:
1. over nutrisi
2. Stimulasi hormon kedewasaan via mata dan telinga
3. Aktivasi kematangan oleh  aksi formasi dan operasi
4. Minimnya unsur pengerem 1 : problem
5. Minimnya unsur pengerem 2 : shaum

Penyebab aqil sangat terlambat :
1. hilangnya peran ayah
2. Pemanjaan dengan fasilitas berlebihan
3. Penghindaran dari realita dan resiko hidup
4. Buruknya kemampuan berfikir
5. Tak dipikulnya beban kehidupan secara wajar

Ubah paradigma
1. Proses aqil baligh merupakan satu paket
2. Tidak dikenal istilah remaja dalam islam
3. Dari anak menuju dewasa, bukan remaja
4. Dilakukan oleh orangtua, bukan sekolah
5. Adanya kolaborasi ayah dan bunda

Aqil balighkan anak-anak kita dengan cara :
1. Didik mereka, bukan sekedar pengajaran
2. Boleh mendelegasikan tugas pengajaran, namun bukan melimpahkan tanggung jawab pendidikan
3.  Ayah penanggung jawab pendidikan
4. Bunda pelaksana utama pendidikan
5. Tak perlu berlindung dari istilah kualitas pertemuan
6. Mari smart dalam cara mencari nafkah
7. Bangun komunitas

Peran ayah bagi anaknya:
1. Man of vision n mission
2. Penanggung jawab
3. Konsultan pendidikan
4. Sang ego dan individualitas
5. Pembangun sistem berfikir
6. Penegak profesionalism
7. Supplier maskulinitas

Diatas realitas alami, didik generasi islami, kehidupan sesungguhnya, bukan simulasi, laboratorium, atau representasi kehidupan,
Rumah dan sekolah bagian dari realita sesungguhnya.

Didik anak membangun tanggung jawab, caranya :
1. Anak tak selemah yang dibayangkan
2. Belajar menghadapi dan menerima konsekuensi
3. Tangan mengencang, bahu memikul
4. Membalas perlakuan
5. Merasakan sebagian akibat dari perbuatan
6. Berikan kebebasan
7. Serahkan amanah dan tanggung jawab

Didik anak dalam memecahkan masalah, caranya :
1. Anak bukan makhluk bodoh
2. Tidak menyembunyikan masalah
3. Saling berbagi masalah,
4. Menekan percepatan baligh
5. Bawa masalah kehidupan kerumah
6. Rajinlah berdiskusi
7. Ajarkan dan latih anak problem solving

Didik anak dalam mencari nafkah, diantaranya :
1. Ingatkan jauh2 hari saat baligh,
2. Sudah mulai belajar menghidupi diri sendiri, 3. Belajar tega,
4. Jangan penuhi 100% permintaan
5. Mulai berbisnis dari rumah
6. Sharing pekerjaan dengan anak
7. Mulai dari cara mencari uang jajan

Didik anak terlibat Latihan berorganisasi, caranya:
Mulai dari mengorganisir acara dirumah, terlibat organisasi disekolah krn dari organisasi belajar kerjasama, kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan

Dari 17ayat pengasuhan yang ada dalam al quran,14 ayat diantaranya peran pendidikan ayah. Negeri ini sudah menjadi fatherless country disampaikan Ustadz adriano mengutip pernyataan ibu Elly Risman.

Kembalilah ayah berperan dengan penuh kesungguhan di dalam rumah. Jadikan dirimu sebagaimana posisi sebenarnya.
Untuk ibu, kerjakanlah porsimu sedikit dan sebagian saja. Jangan ambil alih semua tanggung jawab yang sebenarnya tidak perlu dikerjakan.

Jadilah orangtua yang seimbang dalam berperan, bekerja sama dalam memaksimalkan pengasuhan dan pendidikan.

Demikian sharingnya, semoga bermanfaat. Akhir kata ingin menyampaikan terima kasih yang dalam untuk ustadz adriano dari kami, orangtua yang fakir ilmu. Jazakallah khoiron katsir. Wallahu'allam bii shawab.

Penulis : Ustadz Adriano Rusfi S.Psi


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!