Monday, September 11, 2017

Lentera Gadis (Andalusia periode)

RemajaIslamHebat.Com - BUDAYA. Menurut KBBI adalah hasil buah pikir manusia yang berkembang dan menjadi sebuah adat istiadat yang mengakar pada sebuah masyarakat.

Islam menguasai dunia dalam kurun waktu yang lama dalam banyak peradaban. Mulai dari Daulah 'Umayyah 91 tahun (41-132 H), Daulah 'Abbasiyah  524 tahun (132-656  H), Daulah 'Umayyah Al-Andalusia 700an tahun  hingga terusir tahun 1492, dan Daulah Turki Utsmani yang berusia 630 tahun hingga rubuh di tahun 1924.

Tentu sepanjang jalan jatuh bangunnya peradaban-peradaban ini menyisahkan budaya dan adat istiadat yang melekat pada diri masyarakat muslim kala itu. Dan banyak dari budaya yang menurut saya unik dan warbiyasah adalah salah satunya di Andalusia.

Dahulu, Jika di sebuah rumah terpasang lentera penerang yang berdiri gagah di depan rumah, maka menunjukkan satu hal yang warbiyasah; Bahwa di dalam rumah tersebut ada anak gadis yang baru saja menyeselesaikan hafalan Al-Qurannya dan siap untuk dipinang ^_^.

Jadi mudah sekali bagi pemuda pada masa itu untuk tahu mana gadis-gadis yang sudah siap secara mental maupun keilmuan untuk berlayar menerjang badai dalam biduk perahu rumah tangga.

Kalau hari ini apa tandanya?

Fadjar Jaganegara, Perawat Ingatan.
#LillahTsummaLiTarikh

Budaya Mandi dan Eropa [Part II]
--Andalusia periode--
_________________________
Membicarakan tentang mandi dan bangsa Eropa pada abad pertengahan mirip seperti berbicara tentang garam di negara kita. Asem!

kenapa? karena bangsa Eropa jauh terbelakang tertinggal peradaban. Sebelum Islam tiba di benua biru dan memberikan ilham tentang menjadi 'manusia' seutuhnya, Orang-orang Eropa hidup dengan cara yang memprihatinkan. Hidup dalam kegelapan, terkurung dalam berbagai mitos yang berkembang di masyarakat, dan tidak memiliki life style yang baik. Salah satunya tentang budaya mandi.

Semalas malasnya mandi orang Indonesia, paling tidak mandi dalam 2 hari satu kali. Darimana saya tau? saya pernah bertemu dengan model manusia seperti ini. Tapi, Orang Eropa jaman dulu jarang sekali mandi. Bahkan, konon para bangsawan Eropa hanya mandi 2x sepanjang hidupnya. Pertama; saat mereka dibaptis, kedua; saat akan menikah.

Tapi lihat Andaluisa, saat Eropa masih terbelakang dan belum tahu akan budaya bersih dengan mandi, di Andalusia menurut Muhammad Al-Husaini Rakha telah ada 900an kamar mandi umum yang digunakan kaum muslimin ketika itu. Orang Islam Mah gitu, rajin mandi. ^_^

Islam lewat perintah dalam Al-Quran dan Perilaku Sunnah Sang Nabi berhasil mentranformasikan budaya mandi keseluruh dunia hari ini. Karena dalam Islam kebersihan adalah bagian dari iman. Masuk Islam, sehabis Junub, Sehabis Haidh/nifas, hari jum'at, saat 'idain, akan ihrom, mau masuk kota Makkah, dan bahkan jenazah pun dimandikan dalam Islam. Jadi, Masih Males mandi nih?!

Fadjar Jaganegara, Perawat Ingatan.
ket gambar : ilustrasi tempat mandi masa di Andalusia

LIFESTYLE MUSLIM ANDALUSIA [Part III]
---- Andalusia Periode---
__________________________
Andalusia, pada kurun waktu yang lama benar-benar menjadi kota trendsetter di Eropa. Menjadi kiblat orang-orang Eropa dalam banyak hal; Pendidikan, fashion, lifestyle, budaya, arsitektur, table manner, dll.

Saat orang-orang Eropa masih bergumul dengan kedekilan dan 'kedesoan', kaum muslimin di Andalusia telah mencapai puncak ketinggian gaya hidup (Highclass lifestyle), maka tidak heran mereka menjadi kiblat dalam banyak hal, salah satunya tentang Fashion.

Adalah Abu Qosim Al-Zahrawi, atau dikenal di barat dengan nama AbulCasis. Seorang maestro, Ilmuwan besar, ahli kimia, kedokteran dan bapak ahli bedah dunia. Pernah menulis sebuah buku dalam 30 Jilid yang berjudul Al-Tasreef [التّصريف], di jilid ke 19 membahas secara khusus tentang kosmetik dan tentang perawatan tubuh.

Banyak penemuan yang dituliskan dengan ciamik dalam bukunya tersebut, seperti; deodoran, hair removal, hand lotion, pewarna rambut hitam, hair treatment, parfum dll.

Dengan berlandasan hadist-hadist nabi yang banyak menganjurkan tentang perawatan dan menjaga kecantikan inilah, Al-Zahrawi meramu berbagai obat-obatan dan kosmetik, dan tentunya dalam batasan syari'at.

Maka, kalau hari ini banyak kaum muslimin yang silau dan berkiblat ke barat soal lifestyle, gaya rambut, kecantikan, perawatan kulit. Maka ketahuilah, kaum Muslimin Andalusia telah menjadi trendsetter dalam hal tersebut, bahkan saat orang Eropa belum terbiasa untuk mandi. So, Proud be to Moeslim!

Fadjar Jaganegara, Perawat Ingatan.
Diterjemahkan secara seenaknya dari:
Muslim Contribution to Cosmetics; Muslim Heritage

SELEBRITI ANDALUSIA [PART IV]
--- Andalusia Periode ---
______________________________
Namanya Abul Hasan 'Ali Bin Nafi' (Lahir 789 H), dijuluki dengan 'Ziryab'. Seorang Entertainer dan Selebritis Andalusia. Darinya banyak lahir gaya rambut, trend berbusana, tata letak furnitur ruangan, dan gaya makan (table manner) yang banyak diikuti orang-orang Andalusia pada abad pertengahan. Dan kelak ini banyak digugu dan dititu di Eropa secara luas.

'Ziryab'. Julukan ini tersemat padanya karena suaranya yang merdu, dia belajar olah vokal dari seorang musisi terkenal asal Bahgdad Ishaq Al-Musuli yang juga musisi Favorit Kholifah Harun Ar-Rosyid.

Ketenaran Ziryab perlahan melampui gurunya, hingga akhirnya ia diundang ke Andalusia oleh Kholifah Al-Hakim . Di Istana negara ini karir sang maestro makin melejit. Dengan gaji 200 dinar sebulan dan hak-hak istimewa lainnya, Ziryab makin diidolakan masyarakat.

Dalam 'History of Literature Arabic-Spanish, Plancia menyebutkan bahwa Ziryab adalah orang pertama yang memperkenalkan budaya musik Kecapi di Andalusia dan pada Eropa pada umumnya.

Hari ini mungkin seperti syahrini, yang bulu mata, cara jalan, sanggul rambut,gaya bicaranya (sempat) menjadi trend di kalangan fashionista. Maka pada masa itu Ziryab melebihi itu semua. Selain menjadi trend fashion, Ziryab juga menjadi kiblat perihal masak-masak (kayak Chef Juna).

Dia juga orang pertama yang mempopulerkan gaun musim dingin dan musim panas. Bahkan konon, gaya makan (table manner) dengan tiga menu; appertizer (hidangan pembuka), main course (makanan inti) dan dessert (makanan penutup) adalah gaya makan yang dipopulerkan olehnya.

Maka tak heran Henri Terrace seorang sejarawan Perancis berkomentar dalam bukunya ''Islam d'Espagne' une rencontre de l'Orient et de l'Occident" "...Pria ini dengan tranformasinya telah mengguncang dunia Muslim pada umumnya, dan semua ini (trend) dikaitkan dengan sosok legenda bersejarah ini (Ziryab)."

Fadjar Jaganegara, Perawat ingatan.
Diterjemahkan seenaknya dari:
Ziyab: the Musician, Astronomer, Fashion Designer and Gastronome. Muslim Heritage

BUNGA DAN SI SAKIT [PART V]
--- Andalusia periode ---
_____________________________
Di Indonesia ada budaya yang sangat baik untuk dilestarikan. Yaitu, budaya menjenguk orang sakit. Dan saat menjenguk tak ketinggalan buah tangan sebagai bentuk empati kepada si sakit, bisa berbentuk makanan, parcel, dan juga bunga.

"...Barang siapa yang berpagi menjenguk orang sakit..." Sabda suci ini terekam dalam sunan Imam Tirmidzi tentang betapa cetar berlimpahnya pahala mereka yang menjenguk saudaranya yang sakit, "..maka 70.000 malaikat memohon curah rahmatNya tumpah atasnya hingga petang. Pun, barangsiapa yang kala senja tiba lalu ia menjenguk saudaranya yang sakit, maka 70.000 malaikat meminta tumpah ruah rahmatNya tercurah padanya hingga tiba mentari pagi."
--
Dalam banyak sinetron atau film di Tv. Kita sering menyaksikan seorang yang menjenguk orang sakit biasa membawa setangkai bunga. Dan inilah yang menjadi trend yang membudaya. Tapi tau ndak siapa orang yang pertama kali membudayakan hal ini?

Dialah Abul Qosim Al Zahrowi orang yang pertama kali membudayakan ini jauh beratus tahun yang lalu seperti yang tercatat dalam Moorish Culture in Spain.

Jadi trend memberi bunga bagi mereka yang sakit adalah budaya yang sudah lumrah di Andalusia masa dulu, sebagai wujud empati bagi si sakit dan sebagai bentuk dukungan moral.

sering-seringlah menjenguk orang yang sakit, agar kita bisa mengerti betapa bernilainya arti sebuah kesehatan yang kita miliki.

Fadjar Jaganegara, Perawat Ingatan.

Sumber:

Fb: Fadjar Jaganegara


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!