Tuesday, September 12, 2017

Kisah Seorang Tua Yang Miskin Menyambut PanggilanNya Untuk Berhaji

Oleh : Raidah Athirah

SOSOK beliau memang jauh dari kata sanggup untuk mmenginjakkan kaki di tanah suci .Tapi bila Allah berkehendak hal yang tidak mungkin menjadi nyata.

Berapa banyak kisah orang-orang biasa yang jauh dari kemewahan dan kata sanggup " Allah panggil untuk melihat kebesaranNya " 

Saat membaca kisah perjalanan beliau  sampai ke tanah suci seketika air mata  jatuh mengingat seringkali pikiran ini hanya memperhitungkan materi tapi lupa bahwa berhajji bukan saja tentang KEMAMPUAN tapi juga NIAT dan KESUNGGUHAN .

Kisah perjalanan haji Bapak Al-Hasan Abdullah ,bagaimana Allah memanggil beliau menjadi tamuNya  melahirkan yakin bagi saya bahwa Selalu Kuatkan Niat dan Memohon PertolonganNya.

Bagaimana tidak ? Kisah beliau adalah cermin bagaimana kemustahilan ini menjadi kenyataan bahwa Allah Maha Mengetahui hati-hati setiap hambaNya.

Beliau sendiri adalah seorang bapak miskin yang tinggal di Ghana.Cerita beliau bermula di sosial media Turki .Allah memang Maha Rahman dan Rahim.

Beginilah cara Allah memanggil hambaNya menjadi tamuNya .Sebuah saluran berita Turki saat itu melakukan kegiatan perekaman dengan pesawat tak berawak disana dan qadarAllah pesawat kecil tak berawak itu ( drone ) jatuh di depan orang tua yang miskin ini.Ya,di depan seorang tua miskin dan bersahaja ini , Pak Hasan Abdullah.

Wartawan Turki itu berlari ke arah tempat jatuhnya drone dan mendapati sebuah pemandangan yang lain.Pemandangan dari sebuah wajah tulus dan polos yang telah dimakan senja.Dan Allah Maha Berkehendak.

Pesawat kecil tak berawak itu berada di tangan Pak Hasan Abdullah yang miskin dan dengan kepolosan beliau bertanya kepada wartawan tersebut.

" Mohon maaf apakah Tuan bisa membuat pesawat yang lebih besar dari ini yang bisa membawa saya ke tanah suci ? "

Pertanyaan polos itu mengetuk  pintu langit.Kisah beliau kemudian terbang ke seantero dunia melalui media sosial .Dan sampailah langsung ke Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu .

Kisah orang tua yang miskin ini  menjadi berita utama setelah seorang karyawan TRT World mentweet gambar beliau. Kemudian, orang beramai-ramai mulai mencari cara untuk menghubungi beliau, dari pebisnis hinggra perusahaan. Alhamdulillah , seorang perwira polisi Turki dari Kedutaan Turki di Ghana berhasil menghubungi beliau. Masha Allah....

" Saya   berterima kasih kepada orang-orang Turki ," tutur beliau saat itu.

Beginilah cara Allah  mengajarkan hati kita bahwa berhajji bukan saja tentang KEMAMPUAN materi melainkan Niat,Cita-cita ,Kerinduan dan juga Keikhlasan. Mari belajar dari sosok lelaki tua yang miskin ini bahwa bila PertolonganNya telah datang ,yang mustahil menjadi kenyataan ,yang jauh menjadi dekat dan yang sempit menjadi luas.

Pak Menteri Turki  kemudian turun tangan dan membantu mengatur perjalanan beliau untuk berhaji, seorang tua  yang miskin yang jauh sekali dari kata sanggup secara materi. Beliau menjejak di Istanbul dari Accra pada hari Jumat dan disambut oleh sebuah badan amal Turki yang fokus pada Ghana.Masha Allah.....La hawla wala quwwata illah billah.PertolonganMu Ya Rabb .....

***

Ada tanda keimanan di wajah beliau ,tanda syukur dan keikhlasan.Tanda itu terlihat saat beliau berkata kepada sebuah surat kabar Turki Anadolu Agency ( AA ) ;

" Alhamdulillah .....saya senang berada di Istanbul dan Allah lah ,Tuhan yang memberikan saya nikmat ini dengan bantuan dari Turki ......"

Pandanglah wajah beliau dan yakinlah kita akan keimanan beliau.Beliau mengingat Allah , bersyukur akan nikmatNya dan kemudian berterimah kasih kepada manusia ( pemerintah Turki ).

Belum sampai disini kata-kata selanjutnya akan mengajarkan kita bahwa semua perjalanan ini tentang Niat,Keikhlasan dan Adab terhadap sesama manusia .

"Saya bersyukur kepada Allah  dan saya berdoa kepada semua orang yang telah membantu mewujudkan impian saya ini. Bantuan negara Turki sangat berharga bagi saya dan saya yakin bahwa beginilah  persahabatan, persaudaraan antar umat Islam  "

Masha Allah.... Tabarakallah .Allahumma bariklahu kepada beliau .

Rindu ini sudah memuncak .Semoga panggilan Allah untuk menjadi tamuNya segera tiba kepada hati yang khusyu merinti di sepertiga malam.

Mari belajar dari seorang  fakir  yang kaya iman dan paham arti rasa syukur  seperti beliau ! Semoga perjalanan kita bermakna bukan saja untuk kita melainkan kepada sesama.

Semoga Allah mengaruniakan haji yang mabrur untuk saudara yang telah dipanggil menjadi tamuNya.Semoga yang masih menunggu diberi kemudahan dan kelancaran.
َ

Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak

(Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”

Sumber: islamhastag

Polandia,23 Agustus 2017

1 Dzulhijjah 1438 H

Menulis adalah menggali hikmah atas beragam kisah yang menunjukkan kebesaranNya.

#selfreminder

#Hajjstory

#pengingatdiri

#BelajarMemahami

#TurkeyCharity

#OldAndPoorMan

Sumber:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1408856559222034&id=100002931105023


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!