Tuesday, September 5, 2017

Gaji Saya 15 juta dan Saya miskin

RemajaIslamHebat.Com - Kemarin Saya ketemu sama ummahat. Baru banget kenal hari itu. Ngobrol anak, usaha, suami keluar dari kantor, dll. Ternyata suaminya sekantor dulu sama suami Saya di Trakindo hanya beda lantai. Keluar kantornya juga sama di bulan Agustus tahun lalu. Hanya suami mengundurkan diri, suami beliau pensiun dini. Ma sya Allah bisa banyak kesamaan begini..

Tiba-tiba beliau cerita..
"Dulu di Trakindo gaji suami 15 juta. Saya belum faham Riba Mbak. Ada KTA, asuransi, cicilan Riba rumah, banyak deh. Subhanallah, tiap bulan 15 juta itu cuma numpang lewat aja. Paling banyak sisa cuma 2 juta buat makan suami istri 4 anak. Boro-boro bisa jalan-jalan ke Mall, ga pernah. Jajan juga ngga. Sekelas manajer, suami saya makannya mie telor tempe tahu terus saking ngiritnya. Duh engap banget hidup kita. Sampe akhirnya Kita dapet kajian Ust.Erwandi, beliau bilang tunggu saja kehancuran bagi para pemakan Riba. Bukan Saya yang mengancam tapi Allah yang menjanjikan. Apa janji Allah pernah meleset ?!. Merinding Saya Mbak. July tahun lalu ada tawaran "pensiun dini" dari Trakindo kan, suami Saya langsung ambil. Kita dapet pesangon, langsung Kita lunasi rumah. Pelan-pelan hutang Riba kami lunasi. Sekarang gaji suami di kantor barunya cuma 10 juta Mbak. Berkurang 5 juta tentu signifikan dari perhitungan manusia kan ? Tapi Ma sya Allah..sampai hari ini kami ga pernah kelaparan, anak mau jajan ada, anak sekolah kebayar ga kaya dulu malah sampe ngutang-ngutang. Ga faham Saya bener-bener udah dibudgetin pun, tetep kurang terus. Sekarang kok malah jauh lebih baik dengan nominal yang lebih sedikit ya..berkah mungkin ya.."

Ma sya Allah..lagi-lagi dapet pelajaran dari hamba Allah yang lain. Berjalanlah Kamu di muka bumi agar dapat merenungi kebesaran Allah. Pelajaran dari Allah banyak. Tengok kanan Kiri bawah kalau belum ketemu. Mungkin selama ini kepala Kita sering menengok ke atas makanya ga puas-puas.

Nominal memang bisa dicari, Tapi berkah adalah hak prerogatif Allah. Ga semua dikasih. Karna berkah adalah hal gaib. Ga bisa dihitung tapi bisa dirasa.

Masih minat Riba ? Jaminan deh, sejago-jagonya perencanaan keuangan Kamu, makar Allah lebih dahsyat lho .

#RibaTroubleMaker
#ngeRIBAnget

Sumber : FB Sarah Ramadhani

Tulisan di FB Ainun Jariyah :

MENULIS

Menulis itu menjadi kegemaranku setelah  membaca. membaca apa? kalau dulu aku sukanya baca cerpen, novel dan buku penberdayaan diri. Terkesima dengan rangkaian kata2 dari penulis-penulis kondang membuatku ingin juga seperti mereka.

Proses menulisku, ku awali dengan menulis diary. Kata-kata diary itu langsung menerbangkan ingatanku pada malam-malam hening yang begitu kunikmati bersama diaryku tercinta, disana kutulis segala kekecewaan, kegundahan, kegembiraan, ketakutan dan lain-lainnya, sangat detil sangat terperinci. Biasanya dulu ku awali dengan kalimat "My dear lovely diary" cieee hahaha.... tapi itu dulu mak.... duluuuu sekali, sekarang entah dimana buku-buku diary usangku berada...

Zaman berubah, cara bersosialisai juga berubah, sekarang sudah ada diary facebook yang setia menanyakan apa pikiranku setiap saat, tapi berjalannya waktu, status, peran, dan orientasiku pun merubah tulisanku, tidak lagi bermelo-melo dengan rasa, juga tidak lagi mendramakan asa.

Belajar menulis. iya, belajar menulis yang sebenarnya, yang ada isi positifnya untuk bisa diambil orang lain.

Menulis adalah caraku meluapkan isi pikiran, menebarkan idealismeku yang mungkin juga cocok dengan idealisme orang-orang di sekitarku.

Menulis juga meningkatkan kepercayaan diri dan menetralkan emosi terutama kta sebagai wanita yang memerlukan ribuan kata untuk kita luapkan setiap harinya, jadi kalau tidak ada yang mendengarkan ribuan kata-kata kita, tinggal ditulis aja mak, insyaAllah jadi lega.

Tapi menulis tidak bisa sembarangan, harus ada ilmu, harus ada refrensi agar kita tidak sesat menyesatkan. dan sebaik-baik refrensi adalah alquran dan hadits. Allahu a`lam bishowwab...

Yang lagi belajar menulis
Ainun  Jariyah 

#PRmakpeer
#PRKMOIndonesia
#KMObatch11Bkel1

Sumber:

Fb: Ainun Jariyah


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!