Tuesday, September 12, 2017

Apakah Keluarga Anda Menjadi Target Narkoba dan Pornografi?

RemajaIslamHebat.Com - Berkecimpung di dunia marketing online sedikit banyak membuat saya melek. Bahwa untuk mencapai penjualan yang fantastis memang memerlukan proses yang panjang. Seorang marketing yang handal  sangat paham bagaimana menyentuh hati pembelinya. 90% pembeli memutuskan untuk membeli karena faktor emosi. Maka dibuatlah sebuah kondisi, iklan dan berbagai upaya untuk menyentuh emosi calon pembeli, hingga akhirnya pembeli mau membeli produk yg di jual tanpa capek-capek lagi di tawarkan. Tinggal pesan.

Narkoba dan pornografi adalah industri raksasa yang pasti juga memakai pola ini dalam menggaet calon pembelinya. Bisa kita saksikan sekarang narkoba dan pornografi dipakai oleh orang-orang yang galau. Maka tugas utama para marketing narkoba dan pornografi MENCIPTAKAN KEGALAUAN DIMUKA BUMI INI. Bagaimana caranya? Menjauhkan manusia dari iman. Galau terjadi karena tidak adanya iman. Maka industri narkoba dan pornografi menciptakan iklan, produk, film, lagu, sinetron, tempat wisata, situs, berita, dengan segala perangkat pendukung agar semua manusia jauh dari iman. Setelah iman jauh maka dengan mudah orang akan menjadi galau. Setelah menjadi galau dan iman tidak ada, sebenarnya kita telah masuk dalam kolam raksasa mereka, kita telah terjebak menjadi customer mereka.

Alhamdulillah bila anda belum terjebak di bagian ini. Tapi apakah kita yakin telah bebas? Lihatlah dengan mudahnya kita klik berita-berita artis yang tak ada penting-pentingnya berseliweran di beranda fb. Dengan mudahnya sekali klik situs pornografi terpampang di depan mata. Kita tanpa sadar telah menjadi customer mereka. Kita beli pulsa hanya untuk melihat hal yang tak penting.

Masih belum sadarkah kita bahwa rumah tangga kita pun ternyata adalah target penjualan mereka?

Mau melihat bagaimana cara cerdas mereka menciptakan kegalauan kita dengan cara yg lebih soft? Lihatlah mengapa seorang yg mengaku muslim masih menganggap lagu-lagu yg ga ada makna itu masih halal di dengar. Padahal lagu-lagu cinta picisan adalah jerat setan. Setan adalah biang kerok pencipta kegalauan. Setan berjejal di rumah kita, hingga tak layak malaikat memasuki rumah kita.

Lihatlah mengapa film dan sinetron yg ga bermutu itu masih boleh-boleh saja di tonton? Iklan yg ga sopan tidak apa-apa di lihat, berseliweran 24 jam di layar kaca rumah kita. Setan semakin bertambah berjejal di rumah kita. Jadi wajarlah bila sholat kita tak berbuah apa-apa selain hanya penggugur kewajiban. Sebab setan masih akrab di rumah kita, malaikat masih tak sanggup untuk masuk. Sholat tak lagi mampu menghilangkan kegalauan kita.

Semua hal yg bertentangan dengan islam dikemas sedemikian rupa, agar seolah-olah itu hal biasa dan lumrah bagi muslim. Akhirnya waktu senggang di isi mendengar lagu yg tak berfaedah dan menonton tv yg tidak bermanfaat.

Sadarkah kita pada tahap ini mereka pun sebenarnya telah sangat gembira? Kerja keras mereka telah membuahkan hasil. Meski kita belum sampai pada tahap menjadi konsumen narkoba dan penikmat pornografi, tapi setidaknya mereka telah bisa memisahkan kita dari Allah.  Rumah-rumah kita telah jauh dari cahaya ilahi karena hanya berisik dengan lagu dan sinetron. Kita telah sukses dipisahkan dari Al Qur'an. Kita lebih percaya dengan tv daripada nasehat ulama. Saat galau Kita terlalu letih untuk melangkah ke kamar mandi untuk berwudhu kemudian sholat. Kita terlalu letih untuk melangkahkan kaki mencari guru untuk mengkaji al Qur'an. Kita terlalu lelah membuka dan membaca Al Qur'an.

Bila saat galau Kita belum mencari narkoba atau melihat pornografi, tapi masih mencari rokok, mendengarkan lagu dan menonton film, ternyata tanpa sadar sebenarnya kita pun telah masuk pada perangkap marketing industri Narkoba dan pornografi. Waspadalah! Sebab tak ada satupun benda di muka bumi ini yang bisa menyaingi Allah. Sebab tak ada satupun benda di muka bumi ini yang dapat menghilangkan galau selain Allah.

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).

Pulang lah.. Kembalilah pada Allah. Matikan televisi, jangan nonton sinetron. Jangan baca berita tentang artis sinetron yang tak ada manfaatnya. Matikan lagu-lagu cinta picisan yang menghilang kan ingatan kita pada Allah, putarlah Alquran. Isi waktu senggang dengan membaca alquran, membaca buku dan mengikuti kajian. Jangan biarkan mereka sukses membuat kita galau dan menjadi objek marketing mereka. Sebab galaumu bukan karena tak ada uang, tapi karena hatilah yang kelam, yang telah jauh dari iman.

Bogor, 4 september 2017
Aynun ummu azka

Sumber:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1452082998216838&id=100002454568723


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!