Friday, September 8, 2017

Aliansi Mahasiswa Muslimah Peduli Negeri Medan (Forum Aktivis Peduli Negeri Medan)

RemajaIslamHebat.Com - Jum’at (25/8) pukul 11.00 – 13.00 bertempat di Aula Masjid Baitur-Rahman UNIMED, Back to Muslim Identity mengadakan Forum Aktivis Peduli Negeri Medan dengan tema “Batalkan Perppu Ormas”. Forum ini dihadiri 50 lebih aktivis dari berbagai organisasi Kampus dan berbagai Kampus di Sumatera utara. Termasuk didalamnya hadir aktivis dari kampus UNIMED, USU, UMSU, UINSU,dan UMA.

Diskusi ini diadakan sebagai bentuk kepedulian Aktivis yang merupakan “Agent Of Change” terhadap keadaan negeri yang semakin kacau dan pemerintah yang bertindak Represif terhadap Islam.
Ukhti Yunita yang merupakan Mahasiswi UNIMED selaku MC membuka forum ini dengan semangat yang membara, dan disambut dengan sapaan yang semangat pula dari para aktivis. Lantunan ayat suci yang dibacakan oleh ukhti Ika damayanti Lingga dari USU membuka forum ini dengan susasana keimanan dan ghirah perjuangan.

Aktivis yang senantiasa bergerak untuk perubahan bangsa yang lebih baik, menunjukkan kepeduliannya terhadap negeri ini dengan menghadiri Forum ini. Dalam penjelasannya, Ukhti Veronicha S.T., selaku Pemateri menyampaikan bahwa seharusnya pemerintah lebih melihat manakah sebenarnya kegentingan yang terjadi didalam Negeri ini. Begitu banyak masalah yang lebih layak untuk diselesaikan dan dianggap “genting” dibandingkan pembubaran Ormas melalui Perppu No.2 tahun 2017 seperti LGBT yang semakin merajalela dan bahkan mulai berani menampakkan dirinya, atau Narkoba, Free Sex, Kenaikan TDL yang sangat mendzolimi rakyat, atau kasus Korupsi yang tidak berujung sampai dengan hari ini, bahkan hutang Negara yang sudah sangat menumpuk. Manakah sebenarnya yang lebih genting ? tanyanya.

Beliau juga menyampaikan bahwa Perppu ini sangat berbahaya, bukan hanaya untuk seorang individu atau kelompok tertentu saja. Tetapi Perppu ini jelas sangat berbahaya untuk seluruh Kaum Muslimin yang kritis untuk menyuarakan Syariat Islam dan kebenaran. Ini merupakan bentuk pembungkaman kepada Aktivis Islam dan Kaum Muslim untuk menyuarakan Syariat Islam. Kaum muslimin yang merupakan mayoritas di Negeri ini akan menjadi ciut menyuarakan Islam dan Dakwah.
Pembahasan yang sangat panas ini, dilanjutkan dengan sesi diskusi. Ukhti Diana yang merupakan Mahasiswi UMSU memberikan tanggapannya bahwa Ia sangat setuju dan sepakat,Kita harus membatalkan Perppu Ormas ini dan berupaya menyuarakannya.

Begitupun sebaliknya tanggapan dari Ukhti Rahma Mahasiswi UNIMED yang menanggapi bahwa Pemerintah benar-benar telah menunjukkan sikap Anti Islam dengan diterbitkannya Perppu Ormas. Dan pemerintah tanpa bertanya dan berdiskusi terlebih dahulu dengan Ormas yang telah Dibubarkan, langsung membubarkannya. Padahal tidak ada angin dan hujan, langsung tiba-tiba membubarkanya dengan alasan anti Pancasila. Padahal kalau Saya melihat lebih jauh, definisi anti Pancasila sendiri tidak jelas dan siapa yang berhak untuk menafsirkannya juga belum clear. Jelas ini merupakan kediktatoran penguasa dan Perppu ini benar-benar harus ditolak dan dibatalkan, syariat islam tetap harus disuarakan karena Hukum Allah lah yang harus diterapkan. Langsung Gema Takbir berkumandang diruangan tersebut yang membakar jiwa-jiwa aktivis untuk terus bergerak melakukan perubahan.

Diakhir diskusi, seluruh aktivis yang hadir dalam Forum diskusi tersebut sepakat untuk membatalkan Perppu Ormas dengan menanda tangani petisi yang menyatakan :
Menolak dengan tegas PERPPU Ormas No. 2 Tahun 2017 yang menunjukkan represif dan otoriternya rezim penguasa dalam memberangus kebebasan berpendapat yang telah dijamin di UUD 1945
Menuntut DPR RI untuk MEMBATALKAN PERPPU NO. 2 TAHUN 2017 dengan tegas, berani demi kedamaian dan kedaulatan Bangsa
Menuntut DPR RI untuk mengawal pemerintah untuk serius menyelamatkan negeri ini yang sudah porak poranda dari berbagai sisi seperti hilangnya kedaulatan energi, kemiskinan struktural, menumpuknya beban hutang, rusaknya moral generasi, kejahatan narkoba, dll.
Selanjutnya, Forum Diskusi ini ditutup oleh doa yang dipimpin oleh ukhti Rubiah. Ukhti Yunita menutup acara ini dengan pesan dan kata-kata yang semakin membangkitkan semangat perjuangan para aktivis.
Wassalam


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!