Thursday, August 24, 2017

Permintaan Kita Kepada Allah

Oleh: @LukyRouf

SAYA ingin mengajak sahabat sekalian untuk menegur diri kita dengan beberapa teguran: (1) Kita menyangka dengan apa yang telah kita pinta, kita akan bahagia. Pertanyaan pentingnya adalah apakah kita terlanjur menjadi Tuhan, sehingga membuat patokan bahagia dengan segala apa yang kita pinta? Bukankah telah banyak manusia yang asal dirinya bahagia, maka dia melakukan apa saja demi keinginannya?

(2) Ketahuilah, Allah bisa saja mengabulkan semua pinta kita, tapi dari separoh pinta kita yang sudah terkabul, apakah kita sudah memberikan kepada Allah, apa yang Allah pinta? Kalo kita membuat sederetan keinginan, apakah kita sudah mengabulkan keinginan Allah kepada kita? Apa yang Allah inginkan dari kita? Allah hanya menginginkan kita bahagia dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita.
Qonaah, atau merasa tetap hati atas apa yang telah Allah berikan, itu yang menjadikan kita pandai bersyukur. Hanya itu saja sebenarnya Allah meminta kepada diri kita, tidak lebih tak juga kurang. Tapi kadang kita sulit sedikit saja, mengabulkan pinta Allah tersebut.

Allah itu sesuai dengan persangkaan hamba-Nya, jikalau Allah belum atau tidak mengabulkan seluruh pinta dan mimpi kita, maka la tahzan, Allah sedang merencanakan sebuah suprise untuk kita.

Maka berpositif thinking kepada Allah adalah sebuah keharusan yang jangan pernah kita tinggalkan.

Ketahuilah, justru negatif thinking itulah yang telah membunuh rasa bersyukur kita atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!