Sunday, August 27, 2017

Mereka membenci Arab?

RemajaIslamHebat.Com - Setahu saya tidak. Mereka bukan membenci Arabnya. Tetapi membenci Islamnya.

Buktinya, Belly Dance adalah budaya Arab. Semua sepakat. Bahkan UNESCO memasukkan Belly Dance ke dalam salah satu tarian tertua di dunia. Mereka tidak membencinya. Mereka menikmatinya. Di saat ada yg memasukkan Belly Dance ke dalam salah satu larangan porno aksi, yg mereka bela Belly Dance-nya. Bukan larangannya.

Mabuk (minuman keras) adalah budaya Arab. Betapa dulu minum minuman keras mengakar dengan kuatnya. Sampai untuk melarangnya, Allah membuat beberapa tahapan dalam Al Quran.

Apakah mereka membenci minuman keras? Tidak. Mereka justru menikmatinya. Mereka justru kegerahan jika ada sweeping minuman keras ke DKM-DKM (Diskotik Karaoke Massage). Mereka akan mengamuk tanda ketidaksetujuan ada pelarangan peredaran minuman keras.

Melakukan tindak kekerasan adalah budaya Arab. Arab 'sangat dekat' dengan peperangan. Memindahkan Hajar Aswad saja, dulu karena tidak sepakat siapa yg berhaknya, antar kabilah sudah siap mengadah pedang.

Apakah mereka membenci tindak kekerasan? Tidak. Mereka justru mengawali dan melestarikannya. Ancam sana sini. Sok jago. Hingga betul-betul menyerang dan melakukan tindak pidana penyerangan baik hingg menggunakan senjata api ataupun senjata tajam mereka lakukan. Mereka berani karena memang menyukai budaya Arab yg satu ini dan juga karena ada yg melindungi.

Mereka sejatinya tidak membenci Arab. Mereka membenci Islam. Pada sisi yg lain, mereka bahkan lebih Arab daripada orang Arab. Mereka menggunakan istilah Arab untuk mengelabui di antara kita yg awam. Mereka mengelabui kita yg masih polos bahwa Islam itu Arab (saja) dan Arab itu (pasti) Islam. Mereka mengelabui kita yg kadang belum bisa membedakan, mana budaya Arab, mana syariat Islam.

Penulis : Azzam M. Izzulhaq

Sumber:

Fanspage: Studi Islam


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!