Wednesday, August 23, 2017

MEMBENTUK KEMAMPUAN BERFIKIR ANAK

Oleh: Rahma Elsitasari
Divisi Edukasi - KPI

Assalamualaikum wr wb.
Setiap anak yang dilahirkan di dunia, sudah dibekali oleh Allah SWT berbagai macam potensi. Yang pertama adalah potensi akal dan potensi naluri (gharizah). Setiap potensi tersebut harus diasah dan diarahkan agar bisa berfungsi sebagaimana tujuan penciptaannya. Maka pembahasan ini sangat penting, karena pembahasan ini erat dengan kemampuan lain yang harus dikembangkan pada anak.

Dalam belajar apapun, maka anak akan menggunakan kemampuan berfikir ini. Apakah belajar bahasa, keIslaman, sains, matematika, ilmu-ilmu sosial semua menggunakan kemampuan berfikir.
Sehingga kemampuan mengasah kemampuan berfikir anak sangat penting.

Apa itu berfikir?
Berfikir adalah mengindera fakta melalui panca indera yang dikaitkan dengan informasi terdahulu di dalam otak.

Apakah komponen berfikir?
Fakta
Informasi terdahulu
Otak
Panca indera

Bagaimana membentuk kemampuan berfikir semenjak usia dini?
1. Memberikan fakta
Anak sejak usia dini bisa dilatih mengenal berbagai fakta. Caranya bermacam-macam, misal anak-anak bisa dikenalkan berbagai nama jenis benda. Ini kursi, gelas, sendok, buku, dll.

2. Informasi terdahulu
Anak akan menyimpan fakta yang dia indra sebagai informasi yang 1 di dalam otaknya.Yang dia akan gunakan untuk menilai segala sesuatunya.
Informasi terdahulu ini nanti bisa berbentuk nama benda, definisi sesuatu, nilai sesuatu itu baik atau buruk dan lain sebagainya.

3. Otak
Bayi lahir memiliki 100 milyar sel otak yang satu dengan yang lain belum tersambung. Sel otak tersebut akan terbentuk hubungannya satu dengan yang lain dengan terbentuk myelin, dengan cara distimulasi secara terus menerus melalui panca inderanya. Otak akan membentuk kemampuan mencerap fakta, mengidentifikasi, membedakan, menganalisa dan menyimpulkan secara bertahap.

4. Panca indera
Akan berfungsi secara bertahap. Usia dini adalah usia untuk stimulasi panca indra agar peka dan bisa difungsikan secara optimal ketika dewasa.

Cara menstimulasi panca indra:
• Mata: dilatih dengan mengenal berbagai macam warna dan benda.
• Telinga: dilatih dengan mengenal berbagai macam suara dan bunyi.
• Perasa: dikenalkan berbagai macam rasa.
• Hidung: dikenalkan berbagi macam bau.
• Peraba: dikenalkan berbagai permukaan kasar, halus, dingin, panas.

Inilah potensi akal yang harus di kenalkan kepada anak agar sang anak mampu mengetahui potensi akal yang dimilikinya.
Wassalamualaikum wr wb
------------------------------------
Referensi :
materi Parenting Class by Zulfa Alya.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!