Tuesday, August 29, 2017

Dari Lady Gaga Ke SNSD

RemajaIslamHebat.Com - Terngiang dalam benak saya dalam acara ILC beberapa tahun lalu seorang ketua ormas anu yang meyatakan lebih kurangnya " Seandainya ada 1000 Lady Gaga, maka itu tidak mempengaruhi Keimanan warga anu ".
-
Lady Gaga pernah menuai pro kontra akan kehadirannya di Negeri yang mayoritas muslim ini, dan kontroversi ini muncul kembali ketika rezim berencana mengundang SNSD. Konser ini direncanakan merupakan salah satu bagian dalam rangka Agustusan. SNSD ini adalah salah satu Girlband asal korea yang tampilannya ( dari beberapa berita ) diinfokan termasuk baju model serba kurang jahitan.
-
Kalau ditanya bagaimana pendapatnya, ya bergantung sudut pandang masing-masing sih. Bagi yang berpandangan " Seandainya ada 1000 SNSD maka tidak mempengaruhi keimanan ", mungkin akaj enjoy aja, gak ada masalah dengan kedatangannya. Bagi yang paham betul bahaya pornografi, dan ngerti betul soal bahwa negeri ini darurat pergaulan bebas maka akan MENOLAK kedatangannya, sikap penolakan inilah yg diambil oleh ibu Elly Risman yang tahu paham betul dengan angka detail bahaya tontonan model SNSD.
-
Sekali lagi kalau dikembalikan ke individu warga negeri ini maka bisa jadi akan berbeda-beda, baik itu yang menerima atau yang menolak. Mungkin yg menerima pun merasa punya argumentasi kuat, semisal untuk mendongkrak pariwisata, atau mungkin melejiitkan nama Indonesia dikancah intermasional, atau sebagai bagian menjalin hubungan diplomatik dengan korea, akan lebih heboh lagi kalau SNSD sebelum konser nyanyiin lagi Indonesia Raya, keren sekali bukan ?
-
Titik kritisnya justru ada di sudut pendang Rezim ini. Disaat konon rezim ini sedang dalam penguatan " Saya Indonesia, Saya Pancasila ", maka sebenarnya bagaimana pandangan Pancasila menyikapi hal ini ? Muncul pertanyaan Apakah mengundang tontona rusak semacam SNSD ini termasuk sikap Pancasilais ? Ataukah justru sikap anti Pancasila ? Kita lihat saja endingnya nanti.
-
Yang jelas dalam sebuah negeri yang mengadopsi Sekularisme model-model tontonan seperti lady gaga dan atau SNSD ini adalah bagian dari KEBEBASAN BEREKPRESI ( Huriyatus Syakhsiyyah ).
-
Soal begini ini jangan tanyakan ke Gerakan Islam yg dicap radikal, intoleran, anti kebhinekaan KARENA pasti akan MENOLAK tontonan merusak pikiran dan perasaan Masyarakat ini. Saya berpendapat saat inilah waktu yang tepat bagi Pergerakan Banser untuk mempersekusi tontonan rusak ini. Setuju ?

Tulisan lain di FB Pristian Surono Putro :

Agar Islam Tidak Sekedar Warisan
-
Alhamdulillah siang sore ini bisa ikut meramaikan Diskusi dengan pemuda Muslim Purworejo.
-
Apakah kita menentukan pilihan untuk mengambil Pemikiran, entah itu pemikiran Materialisme, Sekularisme, ataukah Islam, hal itu pilihan atau warisan ? Pertanyaan yang dijawab peserta dengan PILIHAN, setelah menjelaskan sekilas perbandingan Ideologi dunia.
-
KUNCI pokok yang patut menjadi renungan bagi siapa saja yang beranggapan Bahwa Agama ( apapun itu agamanya ) adalah PROSES BERPIKIR. Karena dengan proses berpikir inilah yang akan menggerakkan pilihan sadar kita untuk mengambil akidah tertentu.  Proses berpikir tentang apa ? Berpikir tentang perranyaan WHAY ? MRNGAPA ?
-
Bagi yang muslim, COBALAH untuk berpikir MENGAPA MUSLIM ? Mengapa Tauhid ? Mengapa bukan trinitas ? Begitu juga sebaliknya Yang non Muslim cobalah berpikir mengapa non Muslim ? Semisal mengapa Trinitas ? Kok bukan Tauhid saja ?
-
Kalau jawabannya adalah dengan enteng untuk menjawab pertanyaan Whay ini adalah tetap warisan, Maka itu menunjukkan KEMALASAN BERPIKIR. Sini mari kita berdiskusi.[]

Sumber:

Agar Islam Tidak Sekedar Warisan
Dari Lady Gaga Ke SNSD


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!