Monday, October 17, 2016

Menjadi Pribadi Champion

Menjadi Pribadi Champion

Menjadi Pribadi Champion Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Surya Nurrachman

Kisah ini dimulai dari perjalanan hidup seorang Champion yang bernama “Alung” yang mempunyai sejak dia beumur 15 tahun, perjalanan hidupnya tidak mudah. Berawal dari ketidak mampuannya berbahasa Inggris sehingga dalam kepepet dia nekat menciptakan sebuah tekad bulat dengan membalikkan keadaan tidak dari segi angka 4 di rapot menjadi angka 8.

Perjalanan hidupnya waktu SMA yang sukanya bola dan baru sadar setelah lulus SMA dan terpaksa kuliah sekretaris karena keterbatasan biaya, kerjanya nggak nyambung di bagian AutoCAD yang pada akhirnya turut berkontribusi atas hadirnya 30 gedung bertingkat termasuk UNTAR dan RS. Husada.

Kemudian mengumpulkan uang selama 2 tahun untuk kuliah, dimana orang lain seangkatannya sudah diwisuda, dia malah baru masuk kuliah. Tetap bertahan untuk kuliah walaupun menempuh jarak yang jauh yaitu Jakarta – Cikarang naik bis, lanjut kuliah ke S2, selesai kuliah S2, rumah terbakar, meniti karir dari menjadi yang terbaik sampai mencapai posisi puncak, namun akibat krisis moneter dia pun ikut di Rasionalisasi.

Sejak itu dia banting stir ke bidang webmaster dan ingin pindah ke Amerika namun tidak jadi karena ada kasus WTC, sempat me
... baca selengkapnya di Menjadi Pribadi Champion Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sunday, October 16, 2016

Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian

Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian

Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : KEMBALI KE TANAH JAWA

"Aku tahu keris pusaka itu ada padamu!" kata Wiro. "Otakmu culas! Mulutmu busuk! Kalau kau menuduh aku memiliki keris itu, silahkan ambil sendiri!" kata Damar Wulung. Tiba-tiba Sutri Kaliangan melompat ke hadapan Damar Wulung. "Atas nama Kerajaan aku harap kau menyerahkan Keris Naga Kopek padaku!" Damar Wulung tertawa bergelak "Ini satu lagi gadis sesat kena tipu daya Pendekar Sableng! Aku menghormati dirimu sebagai Puteri Patih Kerajaan. Jika kau mau berlaku adil, mengapa tidak menangkap Wiro yang jelas-jelas adalah buronan Kerajaan?!" "Aku tidak mau tahu hal dia buronan atau bukan. Serahkan Keris Naga Kopek padaku!" bentak Sutri. "Ha....ha! Rupanya kau termasuk di barisan para gadis cantik yang jatuh cinta pada Pendekar Geblek itu!" "Sreett!" Sutri Kaliangan keluarkan pedangnya dari dalam sarung.



SATU

Puncak Gunung Gede tampak berdiri gagah dan indah, hijau kebiruan di bawah siraman sinar sang surya. Walau sinar itu cukup terik tapi di atas gunung udara terasa sejuk. Dari puncak gunung kemanapun mata diarahkan, terbentang pemandangan yang indah. Namun semua keindahan itu tidak terlihat, bahkan tidak terasa oleh tiga orang gadis cantik yang saat itu di arah timur puncak gunung.

Di satu pedataran, tak jauh dari sebuah pondok kayu, tiga orang
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Putus? Siapa Takut!

Putus? Siapa Takut!

Kak Hardi's Blog | Putusin pacar emang sesuatu yang sulit. Sedangkan, berkutik dalam pacaran juga malah bikin dosa. Lha, gimana dong, mau putusin dia sulit, jalin hubungan dapet dosa?

Emang dua pilihan ini amat sulit. Sulit bukan main. Tapi bagi kita seorang muslim, nggak pantes kalo kita milih jalan "masih pacaran". Jadi, pilihan yang tepat untuk kita pilih adalah PUTUS!

Tapi kan susah putusin dia? Emang sih, putus itu bikin nyelekit dan panas ati. Gimana nggak, udah jalin hubungan lama: makan bulan bahkan makan tahun, eh tahu-tahunya bubar di tengah jalan. Tentu, hati akan panas mendidih! Tapi kalo emang perintah Allah, ngapain harus ditunda? Iya nggak sih?

Sebenarnya sih, yang bikin kita sulit milih jalan ini adalah kekuatan niat kita belum besar. Kekuatan niat kita masih ada ditengah-tengah, antara mau putusin dia, atau tetap jalin hubungan. Nah, kalo emang kita mau serius putusin dia, buang jauh-jauh deh pikiran mau jalin hubungan ama dia. Pikiran kayak gitu hanya bisikan syaithan yang terkutuk!

Sebagai seorang muslim, harusnya kita punya prinsip, sami'na wa atona. Jadi kalo islam udah haramkan pacaran, nggak ada lagi kata tunggu untuk meninggalkannya. Jadi intinya langsung action, tanpa pikir-pikir lagi!

Putus bukanlah sesuatu yang bikin masa depan kamu hancur berkeping-keping. Malahan, putus justru untuk kebaikan kamu berdua. Jelas baik dong, putus akan memutus ikatan maksiat alias ikatan terlarang antara kamu dan dia. Jadinya, kamu ama si doi nggak lagi ngelakuin maksiat. Coba kalo nekat jalan terus, bukan nggak mungkin neraka akan jadi hadiah dari jalinan hubungan kamu.

Jadi bro and guys, kamu nggak usah lagi takut putusin dia. Ingat, pacar kamu belum tentu jodoh kamu. Makanya, kamu jangan pake prinsip "HARGA MATI" dalam hubungan kalian. Soalnya, yang namanya pacaran, itu ikatan paling rendah. Gampang putus! Kalo menurut Rahma, Anak Unhas "dalam hitungan detik bisa putus!" Jadi kalo kamu pake harga mati, bisa-bisa pada akhirnya kamu malah nyesel dan rugi.

Jadi, putus? Siapa takut!

Penulis: Hardi Jofandu, Blogger & Anggota Tim LDS HTI Kendari

Saturday, October 15, 2016

3 Teori Utama yang Menerangkan Inflasi

3 Teori Utama yang Menerangkan Inflasi

Kak Hardi's Blog | Terdapat tiga teori utama yang menerangkan mengenai inflasi, di  antaranya sebagai berikut.
a. Teori Kuantitas
Teori ini mengacu pada persamaan pertukaran dari Irving Fisher, yaitu  MV=PT. Menurut teori ini, terdapat tiga penyebab naiknya harga barang secara  umum yang cenderung akan mengarah pada inflasi, yaitu sebagai berikut.
1) Jika dalam perekonomian, jumlah uang beredar (M) dan transaksi  barang produksi (T) relatif tetap, harga (P) akan naik jika sirkulasi  uang atau kecepatan perpindahan uang (V) dari satu tangan ke tangan  yang lain berlangsung cepat (masyarakat terlalu konsumtif). 
2) Jika dalam perekonomian, kecepatan perpindahan uang (V) dan  transaksi barang produksi (T) tetap, kenaikan harga disebabkan oleh  terlalu banyaknya uang yang dicetak dan diedarkan ke masyarakat.
3) Jika dalam perekonomian, kecepatan perpindahan uang (V) dan  jumlah uang beredar (M) tetap, kenaikan harga disebabkan oleh  turunnya transaksi barang produksi (T) secara nasional. Dengan demikian, persentase kenaikan harga hanya akan sebanding  dengan kenaikan jumlah uang beredar atau sirkulasi uang, tetapi tidak terhadap  jumlah produksi nasional.

2. Teori Keynes
Menurut teori ini, inflasi terjadi karena masyarakat hidup di luar batas  kemampuan ekonominya. Teori ini memfokuskan bagaimana persaingan  dalam mendapatkan penghasilan antargolongan masyarakat dapat  menimbulkan permintaan agregat yang lebih besar daripada jumlah barang  yang tersedia. 

3. Teori Strukturalis
Teori ini disebut juga teori inflasi jangka panjang. Teori ini menyoroti sebab- sebab inflasi yang berasal dari kekakuan struktur ekonomi. Dengan demikian,  pertambahan barang-barang produksi ini terlalu lambat dibanding  dengan pertumbuhan kebutuhannya sehingga menaikkan harga bahan  makanan dan kelangkaan devisa. Hal ini berakibat pada kenaikan harga- harga barang lain sehingga terjadi inflasi yang relatif berkepanjangan jika  pembangunan sektor penghasil bahan pangan dan industri barang ekspor  tidak ditambah.

Rangkuman: Pendapatan Nasional dan Inflasi

Rangkuman: Pendapatan Nasional dan Inflasi

Rangkuman: Pendapatan Nasional dan Inflasi
1. Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang  diterima oleh faktor-faktor produksi yang digunakan  untuk menghasilkan barang dan jasa. 

2. Konsep pendapatan nasional meliputi Produk  Domestik Bruto (PDB), Produk Nasional Bruto  (PNB), Produk Nasional Neto (PNN), Pendapatan  Nasional (PN), Pendapatan Perseorangan (PP), dan  Pendapatan Disposabel (PD). 

3. Metode perhitungan pendapatan nasional menggunakan  tiga pendekatan, yaitu pende katan produksi, pendekatan  pengeluaran, dan pendekatan penerimaan. 

4. Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata  penduduk suatu negara pada periode tertentu,  biasanya satu tahun. 

5. Manfaat perhitungan pendapatan nasional, yaitu  mengetahui struktur perekonomian suatu negara;  mengetahui perkembangan pereko nomian dari  tahun ke tahun; mengetahui tingkat kemakmuran  masyarakat; dan mem bandingkan perekonomian  antarnegara sebagai pedoman bagi pemerintah  untuk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan  pembangunan ekonomi nasional. 

6. Bank Dunia mengelompokkan negara berdasarkan  pendapatan per kapita menjadi lima kelompok, yaitu  negara berpendapatan rendah, negara berpendapatan  menengah ke bawah, negara berpendapatan  menengah, negara berpendapatan menengah tinggi,  dan negara bependapatan tinggi. 

7. Distribusi pendapatan digunakan untuk mengetahui tingkat pemerataan pendapatan yang  diterima masyarakat. Distribusi pendapatan diukur  dengan menggunakan Kurva Lorenz, dan Gini  Ratio. 

8. Inflasi adalah proses kenaikan harga-harga umum  yang berlangsung secara terus-menerus dalam suatu  perekonomian. 

9. Berdasarkan sifatnya inflasi terdiri atas empat  kategori, yaitu inflasi rendah, inflasi menengah,  inflasi berat, dan inflasi sangat tinggi.

10. Berdasarkan sebabnya inflasi dibagi menjadi tiga,  yaitu demand pull inflation, cost push inflation dan  bottle neck inflation.

11. Berdasarkan asalnya inflasi terdiri atas inflasi yang  berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal  dari luar negeri.

12. Inflasi dihitung berdasarkan angka indeks yang  dikumpulkan dari berbagai macam barang dan  berbagai tingkat harga, yang dikenal dengan istilah  Indeks Harga Konsumen (IHK).

13. Inflasi memiliki dampak yang kurang menguntungkan dalam perekonomian antara lain  terjadinya kepanikan di masyarakat berkaitan  dengan konsumsi, tabungan, produsen cenderung  me manfaatkan untuk menaikkan harga, distribusi  barang terkonsentrasi pada satu daerah dan tingkat  pengangguran cenderung akan bertambah.

Friday, October 14, 2016

Bro, Jaga Pergaulan dengan Lawan Jenis!

Bro, Jaga Pergaulan dengan Lawan Jenis!

Kak Hardi's Blog | Kalo di dunia ada sesuatu yang sensitif, mungkin nggak ada yang sesensitif interaksi cewek dan cowok. Sedikit saja keduanya berinteraksi, maka virus merah jambu dan syahwat sangat gampang muncul diantaranya.

Sebenarnya sih, kita, umat islam udah diwanti-wanita ama Rasulullah saw untuk selalu menjaga pergaulan kita dengan lawan jenis. Rasulullah saw bersabda: Tiap pagi ada dua malaikat yang berseru; Hati-hatilah kaum lelaki dari wanita dan hati-hatilah wanita dari lelaki.

Rasulullah saw juga melarang kita untuk berkhalwat alias berdua-duaan dengan lawan jenis. Rasulullah saw bersabda: "Janganlah seorang lelaki berkhalwat dengan seorang wanita kecuali dengan mahrom karena yang ketiga dari keduanya adalah syaithan".

Kata Imam Nawawi, diharamkannya berkhalwat dengan wanita ajnabiyah dan dibolehkan dengan mahram adalah ijma ulama. Jadi, para ulama pada sepakat kalo berkhalwatnya seorang cowok dan cewek yang bukan mahrom adalah haram. Nggak ada perbedaan pendapat diantara mereka.

Dalam hadits diatas juga dijelaskan bahwa kalo ada cewek dan cowok berdua-duaan, pasti akan ada syaithan menjadi yang ketiga. Maksudnya? Al- Munawi berkata; " Yaitu syaithan menjadi penengah (orang ketiga) diantara keduanya dengan membisikkan mereka (untuk melakukan kemaksiatan) dan menjadikan syahwat mereka berdua bergejolak dan menghilangkan rasa malu dan sungkan dari keduanya serta menghiasi kemaksiatan hingga nampak indah dihadapan mereka, sampai akhirnya syaithan pun menyatukan mereka berdua dalam kenistaan (berzina) atau minimal menjatuhkan mereka pada perkara-perkara pembukaan dari zina yang hampir-hampir menjatuhkan mereka kepada perzinaan"

Tuh kan, bergaul dengan lawan jenis emang bahaya banget. Berdua-duaan aja udah bahaya banget, apalagi kalo udah sampai pelukan dan ciuman? Wiih, mungkin syaithan nggak lagi jadi orang ketiga, tapi jadi yang keempat atau mungkin merasuk dalam diri mereka berdua.

Buat cowok, ada hal yang kamu harus tahu soal pergaulan antara kamu dengan cewek. Kata Rasulullah saw, nggak ada fitnah yang lebih membahayakan lelaki selain fitnah cewek. Jadi, bahaya banget kalo kamu nggak jaga pergaulan dengan mereka. Bisa-bisa kamu kecebur ama lembah kehinaan. Catet tuh!

Nah, bro, para ulama jaman dulu sadar betul kalo cewek itu adalah fitnah terbesar. Makanya mereka ogah banget bergaul ama mereka, bahkan untuk menjaganya pun nggak mau. Yusuf bin Asbath misalnya. Saking takutnya beliau ama fitnah wanita, beliau berkata: "Seandainya aku mendapat amanah untuk menjaga baitul mal, saya optimis bisa melaksanakannya. Namun, jiwaku tidak merasa aman jika dipercaya untuk berduaan dengan seorang wanita sekalipun dari kalangan negro, meski sesaat saja"

Selain Yusuf bin Asbath, Sufyan Ats-Tsauri juga takut banget ama fitnah wanita. Beliau berkata: "Silahkan kau suruh aku menjaga rumah mewah penuh harta melimpah, namun jangan kau suruh aku menjaga wanita yang tidak halal bagiku meski pun berupa budak yang hitam legam".

Subhanallah.... Kalo ulama yang ilmunya banyak dan kedekatannya sama Allah sangat luar biasa saja setakut itu ama fitnah wanita, gimana dengan kita yang masih awam? Tentu, kita harus lebih takut dari mereka.[]

Penulis: Hardi Jofandu, Blogger & Anggota Tim LDS HTI Kendari

Thursday, October 13, 2016

Rangkuman: Permintaan, Penawaran, Elastisitas, Keseimbangan Pasar, dan Pasar

Rangkuman: Permintaan, Penawaran, Elastisitas, Keseimbangan Pasar, dan Pasar

Rangkuman: Permintaan, Penawaran, Elastisitas, Keseimbangan Pasar, dan Pasar
1. Permintan adalah berbagai jumlah barang dan jasa  yang diminta pada berbagai tingkat harga pada suatu  waktu tertentu.

2. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan, yaitu:  harga komoditas itu sendiri, pendapatan konsumen,  harga barang substitusi, selera konsumen, dan jumlah  penduduk.

3. Faktor-faktor yang memengaruhi penawaran, yaitu:  harga barang itu sendiri, biaya produksi, tingkat  teknologi, kebijakan pemerintah, dan faktor alam.

4. Hukum permintaan berbunyi “Jika harga suatu barang  naik, jumlah barang yang diminta per unit waktu  akan turun. Begitu sebaliknya, jika harga suatu barang  turun, jumlah barang yang diminta per unit waktu  akan naik.”

5. Hukum penawaran berbunyi “Jika harga suatu  barang naik, ceteris paribus (keadaan lain tetap sama),  jumlah barang yang ditawarkan per unit waktu akan  bertambah. Begitu sebaliknya, jika harga suatu barang  turun, jumlah barang yang ditawarkan per unit waktu  akan turun”.

6. Elastisitas adalah rasio kenaikan persentase perubahan  dari satu variabel dengan kenaikan persentase  perubahan variabel lainnya. 

7. Biaya produksi adalah keseluruhan biaya yang  dikorbankan untuk menghasilkan produk hingga  produk itu sampai di pasar, atau sampai ke tangan  konsumen. 

8. Penggolongan jenis-jenis biaya produksi dapat  dikelompokkan, yaitu: biaya tetap (fixed cost), biaya  variabel (variable cost), biaya rata-rata (average cost),  dan biaya marjinal (marginal cost). 

9. Keseimbangan pasar terjadi pada harga dan jumlah  barang ketika kekuatan penawaran dan permintaan  seimbang. Untuk mengetahui harga dan jumlah  keseimbangan dapat dilakukan dengan cara tabel,  cara kurva, dan cara matematis.

10. Pasar barang adalah interaksi antara permintaan dan  penawaran terhadap barang dan jasa.  11. Pasar menurut struktur pasarnya terdiri atas pasar  persaingan sempurna (perfect competition market)  dan pasar persaingan tidak sempurna (Imperfect  competition market). Pasar persaingan tidak sempurna  terbagi menjadi; pasar monopoli, oligopoli,  monopolistik, monopsoni, dan oligopsoni.

12. Pasar persaingan atau pasar faktor produksi adalah  interaksi antara permintaan dan penawaran  terhadap barang atau jasa sebagai masukan (input)  pada suatu proses produksi.

Masalah yang dihadapi di Lapangan Berkaitan dengan Ekonomi Mikro

Masalah yang dihadapi di Lapangan Berkaitan dengan Ekonomi Mikro

Kak Hardi's Blog | Dasar dapat menjadi alokasi sumber daya yang efisien, jika asumsi- asumsinya terpenuhi, antara lain pelaku bersifat rasional, memiliki  informasi yang sempurna, pasar berbentuk persaingan sempurna, dan  barang bersifat privat. Proses pertukaran di pasar tidak terbatas dimensi  waktu dan tempat. Namun, dalam kenyataannya banyak asumsi yang  tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Akibatnya pasar gagal menjadi  alat alokasi yang efisien (market failure).  Masalah yang dihadapi di lapangan berkaitan dengan ekonomi mikro, yaitu sebagai berikut.

a. Informasi Tidak Sempurna
Dalam kenyataan, kadang kita tidak pernah tahu persis kualitas  barang yang dikonsumsi, misalnya ketika membeli mobil bekas. Untuk  memperoleh informasi mengenai mobil tersebut, seringkali harus  mengeluarkan biaya, misalnya dengan menyewa montir mobil yang ahli  mesin dan dapat dipercaya.

b. Daya Monopoli
Diasumsikan bahwa pasar dalam keadaan sempurna tidak terpenuhi.  Kenyataannya sering dijumpai di pasar yang hanya ada satu produsen  (monopoli) atau beberapa produsen (oligopoli) yang begitu kuat. Mereka  mampu memengaruhi pasar dengan menentukan tingkat harga. Kemampuan  itu menyebabkan barang yang diproduksi lebih sedikit, harga yang lebih  tinggi, jika dibanding harga dalam pasar persaingan sempurna.

c. Eksternalitas
Eksternalitas adalah keuntungan atau kerugian yang dinikmati atau  diderita pelaku ekonomi sebagai akibat tindakan pelaku ekonomi yang  normal. Misalnya, di suatu kota banyak pabrik tekstil yang mencemari  lingkungan dengan membuang limbahnya ke sungai. Kerugian yang  diderita masyarakat sekitarnya, tidak masuk dalam perhitungan biaya  produksi tekstil. Akibatnya, walaupun secara finansial biaya produksi  tekstil menjadi murah (karena tidak perlu investasi fasilitas pengolahan  limbah), namun secara ekonomis biayanya mahal. Karena sebagian biaya  itu ditanggung masyarakat dalam bentuk biaya sosial.

d. Barang Publik
Asumsi dasar lain yang seringkali tidak relevan adalah barang yang  dipertukarkan bersifat private (rival dan eksklusif). Rival artinya, barang  tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan tanpa saling merugikan.  Eksklusif artinya siapa yang tidak mau membayar tidak dapat menikmati  atau memanfaatkannya. Misalnya, jika satu kaleng softdrink sudah kita  minum, maka orang lain sudah tidak dapat mengonsumsi softdrink tersebut (barang yang sama). Berarti untuk mengonsumsi softdrink diperlukan rival. Selain bersifat rival, untuk memperoleh softdrink kita  juga perlu membayar, dengan demikian softdrink bersifat eksklusif. Dalam kenyataannya ada barang yang bersifat nonrivalry, dan  noneksklusif, di antaranya, jalan raya, taman, jembatan, dan fasilitas umum  lainnya. Barang-barang seperti itu disebut barang publik. Sifat nonrivalry dan noneksklusif ini sering menimbulkan fenomena pendomplengan  gratis, yaitu mereka menikmati manfaat barang tersebut tanpa membayar  pajak (barang publik tersebut dibuat oleh pemerintah, yang sumber  pembiayaannya berasal dari penerimaan pajak).

e. Barang Altruisme 
Barang altruisme adalah barang yang ketersediaannya berdasarkan  sukarela karena rasa kemanusiaan, contohnya darah. Supply darah ada  karena rasa kemanusiaan (ingin membantu sesama manusia). Jika supply  darah diserahkan pada mekanisme pasar, maka tidak akan terjadi pasar  karena aspek supply-nya bertentangan dengan ajaran agama (akan terjadi  kegagalan pasar). Oleh karena itu pemerintah menangani masalah  permintaan dan penawaran darah dengan membentuk Palang Merah  Indonesia (PMI).

Wednesday, October 12, 2016

Awal Manis, Akhirnya Monster!

Awal Manis, Akhirnya Monster!

Kak Hardi's Blog | Mungkin cewek nggak tahu kalo tujuan akhir seorang cowok macarin mereka adalah merebut virginitasnya. Emang sih, nggak semua cowok begitu. Tapi catet ya guys, mayoritas cowok yang pacaran, mikirnya begitu!

Nah, agar cowok bisa mencapai tujuan akhir itu, tentu cowok bakal gunain berbagai macam strategi untuk memperdaya cewek. Salah satunya adalah bermuka manis di awal berjumpa, dan bermuka monster tatkala tujuannya tercapai!

Sebenarnya ini bukan lagi isapan jempol belaka guys. Cowok diawal strateginya akan membuat cewek semakin cinta kepadanya. Tentu, dengan cara yang manis-manis. Ngasih hadiahlah, ngajak makan di warunglah, nraktirlah dan lain-lain. Pokoknya, yang serba manis semua ia tampakkan di depan cewek. Tujuannya sih simple guys, yaitu agar kamu makin cinta dan makin yakin kalo dia bener-bener pangeran yang mencintaimu.

Strategi itu biasanya berjalan lama, minimal satu bulan maksimal satu abad (ups!). Kenapa mesti lama? Soalnya dalam tahap meyakinkan ini cowok melihat perkembangan si cewek. Kalo cowok udah melihat cewek udah cinta mati dan udah percaya ama dia, maka cowok bakal pake strategi akhir, yaitu meminta!

Mungkin kata yang dilontarkan cowok "Kalo eneng emang cinta ama Abang Buktiin dong!". Agar pacarnya makin yakin,  cowok mungkin membumbui kata-katanya dengan janji manis. "Neng, kalo nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, abang janji kok bakal bertanggung jawab". Karena muka si cowok udah meyakin 100%, dengan mudahnya si cewek memberikannya!

Akhirnya, si cowok telah mengakhiri strateginya dengan keberhasilan. Karena tujuannya udah tercapai, maka nggak sedikit cowok menjelma menjadi manusia serigala alias monster. Contohnya nih, DM, pacar Bunga, seorang siswi SMA. Setelah menghamili Bunga, ia lalu kabur entah kemana. Parahnya, ia mengancam mau membunuh Bunga dan akan menyebar foto mesum mereka di media sosial. "Saya diancam mau dibunuh dan foto mau disebar di sosial media" kata Bunga.

Selain DM, Chandra, pacar LR juga ngelakuin hal yang sama. Setelah mengetahui pacarnya bunting 6 bulan, ia kabur! Pacar Mikha (bukan nama sebenarnya), warga kecamatan Gunung Malela juga gitu. Ia kabur setelah Mikha hamil.

Nah, guys, apakah sudah cukup bukti bahwa cowok bakal jadi monster setelah berhasil mendapatkan mahkotamu? Kalo belum cukup, saya akan beri lagi bukti. Kali ini lebih sadis ketimbang yang tadi. Kalo tadi soal kabur-kaburan, kali ini soal bunuh-bunuhan. Jadi, ada cowok yang bahkan membunuh pacarnya setelah hamil.

Wiih, Masa sih? Iya guys! Ini bukan mitos alias cerita boong. Tapi ini emang kenyataan. Udah banyak cowok yang sampai membunuh pacarnya setelah hamil. Pacar Fitri misalnya. Pacar cewek SMP ini tega membunuh pacarnya karena nggak mau bertanggung jawab. "Pelaku mengaku kalap karena korban minta pertanggungjawaban atas tanda kehamilan yang dialaminya" kata Indra Lutrianto Astono, Wakapolres Tulungagung Kompol.

Selain pacar Fitri, pacar Amanda, Ronald Johanes P. Aroen juga tega mencekik pacarnya sampai mati karena nggak mau bertanggung jawab atas janin yang dikandung pacarnya.

Nah, guys, melihat fakta-fakta diatas, apakah kamu masih percaya ama cowok yang ngajak kamu pacaran? Emang sih nggak semua cowok begitu, tapi apakah kamu bisa jamin kalo dia nggak gitu?

Pikirkan baik-baik guys. Jangan sampai rayuan, gombalan dan seribu-satu jurus yang cowok layangkan padamu telah menutup mata kamu untuk melihat dengan jelas sosok dia yang sesungguhnya. Ingat guys, penampilan bisa dimodifikasi, kata-kata pun gitu. Jadi, jangan terperdaya oleh kata-kata manis si dia. Bisa saja, itu hanya strategi dia untuk ngancurin masa depan kamu. Camkan itu guys!

Penulis : Hardi Jofandu, Blogger & Anggota Tim LDS HTI Kendari

Tuesday, October 11, 2016

Pacaran, Pelacuran Gaya Baru!

Pacaran, Pelacuran Gaya Baru!

Kak Hardi's Blog | Kita semua mungkin sepakat kalo yang namanya pelacuran adalah pekerjaan yang hina dina. Dan pelacur, selaku aktifisnya juga adalah orang yang hina. Malahan Agustinus dari Hippo (354-430), seorang Bapak Gereja mengibaratkan pelacuran seperti "selokan yang menyalurkan air yang busuk". Jadi intinya pelacuran adalah pekerjaan yang hina, baik dalam pandangan manusia, apalagi dalam pandangan Allah.

Tapi yang jadi masalah, jaman sekarang ada suatu aktivitas yang bila kita mau renungi, persis ama pelacuran. Wiih emang apaan? Ya, apalagi kalo bukan pacaran!

Maaf banget ya kalo saya katakan kalo pacaran entuh adalah pelacuran gaya baru. Itu sebenarnya emang kenyataan. Coba kamu pikirin deh, antara aktivitas pacaran dan pelacuran sudah hampir sama. Kalo pelacuran bisa saling pegangan, pacaran juga bisa. Kalo pelacuran bisa lebih dari sekedar hubungan suami-istri, pacaran pun bisa.

Ini emang fakta cuy! Pacaran udah mewarisi hampir seluruh aktivitas pelacuran. Dari penelitian yang dilakukan oleh Youth Center Pilar PKBI Jawa Tengah diperoleh data perilaku remaja dalam berpacaran, yaitu saling ngobrol 100%, berpegangan tangan 93,3%, mencium/kening 84,6%, berciuman bibir 60,9%, mencium leher 36,1%, saling meraba (payudara dan kelamin) 25%, dan melakukan hubungan seks 7,6%. Juga data dari Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia tahun 2007 bahwa dari 10.833 remaja putra dan 9.344 remaja putri berusia 15-19, didapatkan 72% remaja putra sudah berpacaran, 92% pernah berciuman, 62% sudah pernah meraba-raba pasangan, dan 10,2% sudah melakukan hubungan seksual. Sedangkan untuk remaja putri, 77% sudah pacaran, 92% pernah berciuman, 62% meraba-raba pasangan dan 6,3% pernah melakukan hubungan seksual.

Tuh kan, pacaran udah mewarisi hampir seluruh aktivitas pelacuran. Hanya saja, emang masih ada perbedaan paling mendasar antara pacaran dan pelacuran. Apa tuh bedanya? Bedanya simple kok, satu pasang tarif, satunya lagi gratis!

Dalam dunia pelacuran, pasang tarif adalah kewajiban. Jadi cewek-cewek yang menggeluti dunia ini baru bisa menjamahkan tubuhnya kalo sang pengunjung udah bayar tuh cewek. Artinya, para pelacur masih punya prinsip "Ada Uang, Abang Sayang!" Jadi kalo seandainya mereka nggak dibayar, amit-amitlah ia berikan tubuhnya! 

Ini beda ama cewek yang pacaran. Cewek yang mengeluti pacaran ini nggak pasang tarif, pemirsa! Mereka menjamahkan tubuhnya pada pacar murni gratis tanpa ada bayaran sepeserpun. Mereka hanya dibayar dengan untaian gombalan, rayuan dan janji sang pacar. Itu pun masih abu-abu, kadang ditepati kadang juga nggak!

Jadi sebenarnya cewek yang pacaran udah ngerendahin diri hingga batas lebih hina dari pelacur. Lha, gimana nggak lebih hina, seburuk-buruk pelacur, mereka nggak mau dijamah kalo nggak dibayar. Sedangkan yang pacaran justru dijamah tanpa ada bayaran sepeser pun. Bukankah itu menandakan kalo pacaran lebih hina dari pelacuran?

Sebetulnya, yang punya pandangan kayak gitu nggak hanya saya. Tapi N, seorang siswi SMA di Kota Bengkulu juga mengakui itu. Asal tahu aja, N ini pernah menukarkan virginitasnya ama satu unit hp blackberry. Tapi dia bilang kalo apa yang ia lakukan masih mending ketimbang virginitasnya diserahkan ama pacarnya. Emang kenapa? "Saya memang sangat ingin punya Blackberry, pakaian seksi dan cantik, namun tak punya uang cukup untuk membelinya. Jadi lebih baik saya tukat saja keperawanan dengan BB daripada diserahkan kepada pacar, tidak mendapat apa-apa" katanya.

Jadi, pacaran udah merendahkan harga diri cewek hingga lebih hina dari seorang pelacur. Makanya, selaku cewek, kamu harus sadar kalo pacaran nggak baik untukmu. Ok?

Penulis: Hardi Jofandu, Blogger dan Anggota Tim LDS HTI Kendari

Referensi:
Id.Wikipedia
Regional.kompas.com

Monday, October 10, 2016

Nguntungin Cowok, Buntungin Cewek

Nguntungin Cowok, Buntungin Cewek

Bukan omong kosong lagi kalo kita katakan, pacaran merugikan cewek cepat atau lambat. Maklumlah, tabiat cewek di dunia ini emang jadi objek. Sedangkan cowok jadi subjek. Dimana-mana yang namanya subjek selalu jadi pelaku. Sedangkan objek pasti jadi korban. Betul apa betul?

Udah banyak kok fakta yang ngebuktiin kalo pacaran udah ngerusak masa depan cewek. Contohnya nih, MI. Cewek asal kecamatan Karangwareng ini ngandung bayi 8 bulan. Dan ternyata, bapaknya tuh belum nongol-nongol juga dihadapannya. Walhasil, karena perut udah ngembang dan orang sekitarnya tahu, jadi ia harus nanggung malu ama orang tuanya. Selain itu, ia juga terpaksa putus sekolah, karena malu ama temen-temennya. Akhirnya, masa depannya hancur berkeping-keping nggak bersisa. Aduh be empara ih!

Selain MI, Rere, cewek yang baru beranjak 21 tahun juga rusak masa depannya karena pacaran. Kalo cewek ini kasusnya beda ama MI. Kalo MI tadi harus nanggung malu ama orang sekitarnya, Rere justru terpaksa menghancurkan masa depannya dengan terjun di lembah hitam PSK. Wiih, bagaimana ceritanya Re?

Begini ceritanya, awalnya ia mengaku hanyut ama Janji manis kekasihnya hingga rela ngelepasin mahkotanya. Nggak sampai disitu, ia diajak kabur ama pacarnya. "Saya waktu itu diajak ngekos sama pacar, karena bilang sangat susah ketemu kalau dirumah sendiri. Karena saya sayang dia, saya ikuti kata-katanya" kata Rere.

Lanjut cerita, akhirnya mereka ngekos di salah satu kos-kosan. Hingga dalam perjalanan hidup mereka, mereka di timpah masalah besar. Wah, ternyata mereka nggak punya uang lagi bayar kos. Bukannya kerja keras, pacar Rere malah nyuruh Rere jual tubuhnya. Tapi lagi-lagi Rere mengiyakan. "Itu ji kasian saya, saya tidak adami apa-apaku saya takut pulang kerumah dan akhirnya saya kerja seperti itu" katanya.

Dua kisah diatas sebetulnya harus nyadarin kamu guys. Jangan sampai kamu ditimpah masalah seperti itu. Bisa dibayangin nggak, malunya MI kayak gimana ketika ia harus terimah kalo ia ngandung bayi di luar nikah? Pasti sangat terpukul sekali!

Bisa dibayangin juga gimana pahitnya kehidupan Rere yang jadi PSK karena pacarnya? Pasti Rere tuh udah nyesel banget udah nurutin pacarnya itu. Iya nggak sih?

Dua kisah diatas sebenarnya hanya satu-dua kisah pahit cinta ala pacaran. Masih banyak lagi yang lain guys. Malahan, ada cewek yang nggak hanya dirusak masa depannya loh, tapi juga dibunuh. Anatasima Sembiring misalnya. Karena ia desak pacarnya untuk bertanggung jawab atas bayi yang dikandungnya, eh pacarnya malah membunuhnya.

Kisah yang sama juga menimpah Ni Wayan Eka Puspitasari (26), cewek muda yang masih berstatus honorer si salah satu Puskesmas di Lalundu Kabupaten Donggala. Ia juga dibunuh pacarnya karena mendesak pacarnya untuk bertanggung jawab. Ia dibunuh dengan cara keji guys, yaitu dengan cara ditusuk dibagian pinggang sebelah kanan.

Duuuh, ngeri banget ya guys? Entah siapa yang mau disalahkan kalo bukan kedua-duanya. Meski saya tadi bela-belain cewek, tapi sorry ya, bukan berarti saya juga membenarkan apa yang dilakukan oleh cewek yang jadi korban tadi . Bagi saya, yang salah adalah kedua-keduanya. Yang cowok salah karena udah ngerampas viriginitas pacarnya,  ceweknya juga salah karena udah nyerahin. So, pucuk dicinta ulam pun tiba, cowoknya yang ngerampas, ceweknya yang nyerahin. Akhirnya klop jadinya.

Buat cewek, saya pengen kasih kamu pelajaran dikit, bahwa "Kejahatan nggak selalu terjadi karena ada niat pelakunya, tapi karena adanya kesempatan. Waspadalah-waspadalah! Artinya, mungkin nggak ada niatan cowok untuk ngerampas virgintasmu. Tapi karena kamunya ngasih kesempatan, akhirnya dia mau merampasnya. Jadi waspadalah-waspadalah!.[]

Penulis : Hardi Jofandu, Blogger & Alumni SMAN 10 KENDARI