Monday, September 26, 2016

Virginitas Masih Penting?

Virginitas Masih Penting?

Oleh: Hardi Jofandu, Blogger & Alumni SMAN 10 KENDARI

Angka seks bebas di berbagai kota di Indonesia makin meningkat. Hasil Survei BKKBN 2010 menunjukkan kejadian Seks pra nikah di Surabaya 54%, Medan 52%, Jabotabek 51% dan 47%. Nggak kalah ngeri hasil survei dari KPPA Ponorogo yang menemukan 80% remaja putri di Ponorogo sudah melakukan seks bebas. Menurut Ketua Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Ponorogo, Endang Retno Wulandari, mayoritas remaja di kota Reog Ponorogo, Jawa Timur sudah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas.

Sabar Mas!
Wiii, angka diatas tentu bikin hati seorang cowok teriris-iris sampai beberapa irisan. Gimana nggak, data diatas ngebuktiin kalo menjaga virginitas bagi kaum cewek amatlah sulit. Padahal, mendapatkan cewek masih virgin adalah dambaan cowok loh. Lha, kalo cewek udah mayoritas nggak virgin, pasti cowok perihatin kagak dapet cewek yang nggak virgin.

Meski jaman udah dibilang modern, cowok masih punya cita-cita tinggi ngedapetin cewek yang masih virgin. Tahun 2007, seorang seksolong, Dr. Boyke melakukan survei dan mendapatkan hasil 70%-80% pria di Indonesia menginginkan calon istrinya masih gadis alias perawan.

So, cowok masih menganggap kalo virginitas itu adalah sesuatu yang penting dimiliki pasangannya kelak. Kalo menurut cewek gimana? "...virginitas itu harga mati, ya buat suamilah...pacar? Apaan, kan hitungan detik bisa putus" kata Rahma, mahasiswi Unhas. Temanmu yang satu ini emang nggak setuju kalo ada cewek yang ngelepasin virginitas karena cinta.

Benar nggak sih kalo cewek yang nyerahin virginitas karena cinta? "Jelaslah karena cinta, tapi cinta buta.." kata Rahma. Jadi, cewek emang ngasih virginitas karena cinta, tapi sekali lagi kata Rahma: cinta buta!

Banyak kejadian, cewek memberikan virginitas mereka kepada pacarnya karena sebab cinta. Contohnya, De, siswi SMK di Balikpapan berusia 16 Tahun. De mengaku memberikan virginitasnya karena cinta, meski awalnya dipaksa. "Saya pacaran sejak tahun lalu. Umurnya (pacar) lebih dewasa dan telah bekerja, dia cinta pertama saya. Awalnya berjalan normal, tapi selanjutnya pacar saya minta untuk itu. Awalnya saya menolak, tapi dia memaksa, jika tidak akan diputuskan. Saya sudah terlanjur sayang akhirnya saya mau" katanya dengan wajah malu-malu.

Sadar Dong, Ukhti!
Wahai ukhti, ngejaga virginitas jaman sekarang emang sulit. Tapi bukan berarti nggak bisa. Asal ada kemauan dan niat baja, in Shaa Allah bisa. Hanya saja kembali lagi pada diri kamu, mau atau tidak. Kadang-kadang banyak cewek yang mengklaim mau menjaga diri, tapi terjun dalam dunia pacaran.

Ini tentu aneh. Soalnya, penyebab awal seks bebas dan lepasnya virginitas itu adalah pacaran. Masa sih?" Memang tdk semua org yg pacaran itu melakukan seks bebas, tapi umumnya seks bebas diawali oleh pacaran. Jadi menurut saya pacaran adalah penyebab umumnya. Penyebab utama" kata Astri Angreani Hidayatullah, Alumni SMAN 2 SENGKANG. Teman Astri, Nurhikmah juga mengakui hal itu. "Sepakat sih...krn itu salah satu penyebab utamanya"jelasnya.

Jadi sist, pacaran adalah langkah awal seks bebas. Karena itu, kamu harus hati-hati ama hubungan yang satu ini. Pacaran ini banyak loh bahayanya. Selain merusak masa depan di dunia, juga di akhirat. Jadi tinggalin deh pacaran itu. Ok?

Referensi:
m. Republika.co.id
m.tribunnews.com
Ceriwis.net
Wawancara dengan Rahma, Nurhikmah dan Astri melalui BBM dan FB

Sunday, September 25, 2016

klon adalah...

klon adalah...


klon adalah...

Jawaban:
kumpulan sel turunan dari sel induk tunggal melalui proses reproduksi

Pembahasan:
abiogenesis : teori yang mengatakan kehidupan berasal dari benda mati

alela : pasangan gen yang terletak pada kromosom homolog

anabolisme : proses-proses penyusunan energi kimia melalui sintesis senyawa-senyawa organik

antibiotika : zat kimia yang dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme tertentu yang dalam kadar rendah mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau menghancurkan mikroorganisme lain

asortasi : prinsip kombinasi (berpasangan) secara bebas back

cross : persilangan balik biogenesis : teori yang mengatakan kehidupan berasal dari makhluk hidup

bioteknologi : penggunaan makhluk hidup dan proses di dalamnya untuk menghasilkan suatu produk atau jasa

blastula : tahap perkembangan embrio pada saat terbentuknya rongga (blastosol)

DNA rekombinan : DNA suatu mikroba yang telah disambung dengan penggalan DNA lain

dorman : kondisi istirahat atau tanpa gerakan pada biji dengan cara melambatkan metabolisme

double helix : model struktur DNA seperti tangga tali yang terpilin eksplan : bagian suatu tanaman yang akan dibuat kultur jaringan

epigeal : tipe perkecambahan yang menghasilkan kotiledon, dan epikotil keluar dari biji sebagai akibat pemanjangan hipokotil. Dengan de- mikian, kotiledon tampak keluar ke atas tanah

etiolasi : pertumbuhan secara cepat di tempat yang gelap (kurang cahaya)

evolusi : perubahan bertahap dalam waktu relatif lama

fenotipe : sifat yang tampak

fermentasi : proses perombakan organik oleh bakteri secara anaerob

galur murni : induk yang bergenotipe homozigot

gen : suatu molekul polimer yang berupa DNA (Deoksiribo Nucleid Acid)

genotipe : sifat yang tidak tampak, yang disimbolkan dengan huruf

glukoneogenesis : pembentukan glukosa dari piruvat

hibrid : persilangan atau pembastaran

hipogeal : tipe perkecambahan yang menghasilkan sedikit hipokotil atau sama sekali tidak ada hipokotil sehingga kotiledon tetap berada di dalam biji. Dengan demikian, kotiledon tidak tampak ke luar ke atas tanah

imbibisi : masuknya air secara pasif ke dalam biji se- hingga biji menggembung

irreversibel : perubahan yang tidak dapat kembali ke bentuk semula/asal

katabolisme : proses penguraian dan pembebasan energi dari senyawa-senyawa organik melalui proses respirasi

klon : kumpulan sel turunan dari sel induk tunggal melalui proses reproduksi

kotiledon : daun lembaga, merupakan daun pertama pada embrio tumbuhan

kromatid : kromosom yang mengganda (terpilin)

kromomer : benang-benang kromosom

kromosom : badan-badan halus yang berbentuk lurus atau bengkok dan mudah mengikat zat warna laju

mutasi : angka-angka yang menunjukkan jumlah gen- gen yang bermutasi di antara seluruh gamet yang dihasilkan

lingkaran tahun : secara umum disebut sebagai lingkaran tumbuh pada daerah tropis yaitu daerah pada irisan melintang batang yang dapat dibedakan dalam floem atau xilem sekunder yang terbentuk selama satu tahun

lokus gen : lokasi yang ditempati setiap gen atau sekelompok gen

meiosis : proses pembelahan pada pembentukan sel gamet (sel kelamin)

meristem apikal : meristem ujung, meristem yang terdapat di daerah ujung atau apikal batang, cabang, dan akar

meristem : jaringan muda yang menghasilkan sel-sel yang kemudian mengalami diferensiasi dan spesialisasi menjadi jaringan permanen

mikrobiologi : ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme

mitosis : pembelahan yang terjadi pada sel tubuh

mutasi gen : perubahan susunan kimia suatu gen

partenokarpi : pembentukan buah tanpa fertilisasi sperma dengan ovum atau tanpa pembuahan

plasmid : lingkaran benang DNA kecil yang terdapat dalam sel bakteri di luar kromosom bakteri tersebut

polipeptida : suatu rangkaian yang terbentuk dari asam- asam amino di dalam ribosom

protein : kumpulan polipeptida

rekayasa genetika: pencangkok

Friday, September 23, 2016

Enzim yang berfungsi memindahkan H3 PO4 dari molekul satu ke molekul lain dengan bantuan ion Mg2+ adalah...

Enzim yang berfungsi memindahkan H3 PO4 dari molekul satu ke molekul lain dengan bantuan ion Mg2+ adalah...


Enzim yang berfungsi memindahkan H3 PO4 dari molekul satu ke molekul lain dengan bantuan ion Mg2+ adalah...

Jawaban:
Enzim transphosforilase

Pembahasan:
Contoh-contoh enzim dalam proses metabolisme sebagai berikut.
1. Enzim katalase berfungsi membantu pengubahan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.
2. Enzim oksidase berfungsi mempergiat penggabungan O2 dengan suatu substrat yang pada saat bersamaan juga mereduksikan O2 , sehingga terbentuk H2 O.

3. Enzim hidrase berfungsi menambah atau mengurangi air dari suatu senyawa tanpa menyebabkan terurainya se- nyawa yang bersangkutan. Contoh: fumarase, enolase, akonitase.

4. Enzim dehidrogenase berfungsi memindahkan hidrogen dari suatu zat ke zat yang lain.

5. Enzim transphosforilase berfungsi memindahkan H3 PO4 dari molekul satu ke molekul lain dengan bantuan ion Mg2+.

6. Enzim karboksilase Enzim karboksilase berfungsi dalam pengubahan asam organik secara bolak-balik. Contoh pengubahan asam piru- vat menjadi asetaldehida dibantu oleh karboksilase piru- vat.

7. Enzim desmolase berfungsi membantu dalam pemindahan atau penggabungan ikatan karbon. Contohnya, aldolase dalam pemecahan fruktosa menjadi gliseraldehida dan dehidroksiaseton.

8. Enzim peroksida berfungsi membantu mengoksidasi senyawa fenolat, sedangkan oksigen yang dipergunakan diambil dari H2 O2


Enzim karboksilase berfungsi dalam...

Enzim karboksilase berfungsi dalam...


Enzim karboksilase berfungsi dalam...

Jawaban:
pengubahan asam organik secara bolak-balik.

Pembahasan:
Contoh-contoh enzim dalam proses metabolisme sebagai berikut.
1. Enzim katalase berfungsi membantu pengubahan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.
2. Enzim oksidase berfungsi mempergiat penggabungan O2 dengan suatu substrat yang pada saat bersamaan juga mereduksikan O2 , sehingga terbentuk H2 O.

3. Enzim hidrase berfungsi menambah atau mengurangi air dari suatu senyawa tanpa menyebabkan terurainya se- nyawa yang bersangkutan. Contoh: fumarase, enolase, akonitase.

4. Enzim dehidrogenase berfungsi memindahkan hidrogen dari suatu zat ke zat yang lain.

5. Enzim transphosforilase berfungsi memindahkan H3 PO4 dari molekul satu ke molekul lain dengan bantuan ion Mg2+.

6. Enzim karboksilase berfungsi dalam pengubahan asam organik secara bolak-balik. Contoh pengubahan asam piru- vat menjadi asetaldehida dibantu oleh karboksilase piru- vat.

7. Enzim desmolase berfungsi membantu dalam pemindahan atau penggabungan ikatan karbon. Contohnya, aldolase dalam pemecahan fruktosa menjadi gliseraldehida dan dehidroksiaseton.

8. Enzim peroksida berfungsi membantu mengoksidasi senyawa fenolat, sedangkan oksigen yang dipergunakan diambil dari H2 O2


Thursday, September 22, 2016

Pacaran Dahulu, Seks Bebas Kemudian!

Pacaran Dahulu, Seks Bebas Kemudian!

Ada kabar duka buat pemerintah dan masyarakat Indonesia. Angka seks bebas makin meningkat dan makin ngeri. Tahun 2014, BKKBN melansir data bahwa 46% remaja berusia 15-19 tahun sudah berhubungan seksual. Nggak kalah ngeri data dari Komnas, dari 4.729 responden, 93,7 mengaku nggak perawan. Sebenarnya angka ini mengalami kenaikan dari 2008 yang hanya 63,7%.

Data mengerikan juga datang dari SDKI atau Survei Demografi Kesehatan Indonesia Komponen Kesehatan Reproduksi Remaja (SDKI 2012 KRR), bahwa secara nasional terjadi peningkatan angka remaja yang pernah melakukan seksual pra nikah dibandingkan dengan data hasil tahun 2007. Tahun 2007, Survei SDKI hanya menemukan 7% atau 3 juta remaja yang menyatakan pernah melakukan hubungan seksual. Sedangkan 2012, ada sekitar 9,3 % atau 3,7 juta remaja. Jadi, terjadi peningkatan sekitar 2,3 % selama periode 2007-2012.

Kata Witjaksono, jumlah remaja yang melakukan hubungan seks di luar nikah mengalami trend peningkatan. Itu artinya, seks bebas dikalangan remaja kita udah jadi hal yang lumrah. Keadaan ini diaminkan oleh Arist Merdeka Sir'at, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak. "Bagi mereka melakukan hal seperti itu tak lagi menakutkan" katanya.

Ada Asap, Pasti Ada Api!
Sob, angka-angka yang bikin kita merinding diatas tentu nggak lahir dengan sendirinya. Logikanya, nggak mungkin ada asap kalo nggak ada api; nggak mungkin ada akibat, kalo nggak ada penyebab. Lalu apa penyebabnya?

Nggak lain nggak bukan: pasti pacaran. Masa sih? "Sebagian besar iya" kata Mai, siswi SMA yang ada di Sengkang. Emang sih, rata-rata kejadian seks bermula dari pacaran. Soalnya, pergaulan cewek dan cowok dalam dunia pacaran nggak ada batas. Mirip dengan suami-istri. Bahkan, aktivitas mereka lebih parah dengan suami dan istri. Lihat saja, nggak sedikit pasangan kekasih yang nggak malu menampakkan kemesraan mereka di khalayak umum; pegangan sampai ciuman. Seumur-umur saya hidup, saya belum pernah ngeliat suami dan istrinya semesra itu di khalayak umum. Artinya, sepasang kekasih udah ngalahin aktivitas suami-istri.

Oleh karena itu, nggak mengherankan kalo pada akhirnya aktivitas seks bebas pun dilakukan oleh mereka yang pacaran. Toh, nggak ada batasnya pergaulan mereka. Ditambah dengan bisikan setan, akhirnya nggak ada lagi yang menghalangi mereka melakukan seks bebas. Jadi, pacaran adalah langkah awal sepasang kekasih melakukan seks bebas.

Haram Cuy!
Satu hal yang dilupakan oleh mereka yang pacaran: pacaran itu haram. Dalam pandang islam, pacaran adalah hubungan yang mendekati zina. Padahal jelas, aktivitas mendekati zina adalah terlarang. Bahasa gaulnya; haram. Allah swt berfirman:
"Janganlah kalian mendekati zina (Al-Isra: 32)"

Dalam tafsir Ibnu Katsir menyebutkan bahwa Dia melarang hamba-Nya berbuat Zina dan mendekatinya serta melakukan faktor-faktor dan aspek-aspek yang mengantarkan kepada perbuatan zina. Artinya, pegangan tangan, pelukan, ciuman dan apapun aktivitas yang lazimnya orang pacaran lakukan adalah haram, mendapatkan dosa! Jadi, pacaran dalam islam hukumnya haram. Karena itu, jika kamu ngelakuin aktivitas pacaran, maka kamu berdosa. Titik!

Nggak hanya soal mendekati zina, aktivitas-aktivitas pacaran sebenarnya di larang secara khusus. Contoh: berdua-duaan. Dalam pandang islam, berdua-duaan (Khalwat) dua insan berbeda jenis adalah haram. Rasulullah saw bersabda:
"Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (Khalwat) dengan seorang wanita  kecuali bersama mahramnya "(HR. Bukhari & Muslim)

Selain Khalwat, pacaran juga nggak luput dari adegan sentuh-sentuhan, minimal pegangan tangan. Padahal, dalam islam, aktivitas kayak gitu juga terlarang. Rasulullah saw bersabda:
"Seandainya kepala seseorang tertusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya (HR. Thabrani)

So, pacaran dipenuhi banyak aktivitas-aktivitas terlarang. Nggak hanya karena aktivitas mendekati zina, tapi juga karena dilarang secara khusus. Karena ini terlarang, tentu kita sebagai muslim harus ninggalin aktivitas semacam ini. Kalo nggak, dosa akan terus mengalir ke rekening amal kita. Nggak mau kan? Makanya tinggalin! Wallahu a'lam bish shawab.[]

Ditulis oleh: Hardi Jofandu, Blogger

Referensi:
www. Bkkbn.com
Tafsir Ibnu Katsir : Al-isra

Wednesday, September 21, 2016

Ketentuan-ketentuan pokok sistem tanam paksa

Ketentuan-ketentuan pokok sistem tanam paksa

Kak Hardi's Blog | Ketentuan-ketentuan pokok dari sistem tanam paksa tertera dalam Staatsblad (Lembaran Negara) tahun 1834, No. 22 jadi beberapa tahun setelah sistem tanam paksa mulai dijalankan di pulau Jawa. Ketentuan-ketentuan pokok itu bunyinya memang bagus dan baik. Tetapi dalam pelaksanaannya, pada umumnya menyimpang jauh dan banyak merugikan rakyat. Ketentuan-ketentuan itu, antara lain:

1. Persetujuan-persetujuan akan diadakan dengan penduduk agar mereka menyediakan sebagian dari tanahnya untuk penanaman tanaman dagangan yang dapat dijual di pasaran Eropa. Jadi jelas, rakyat akan menyerahkan tanahnya dengan sukarela. Tanpa ada rasa ketakutan karena didesak dan ditekan. Tetapi dalam kenyataannya tidak demikian. Dengan perantaran bupati dan kepala desa, rakyat dipaksa menyerahkan sebagian tanahnya. Lagi pula pegawai pemerintah Belanda langsung mengawasi dan ikut mengatur. Tiap pegawai akan mendapat persen tertentu (cultuur procenten) kalau berhasil menyerahkan hasil tanaman kepada pemerintah. Makin banyak setoran, makin banyak persennya. Akibatnya para pegawai itu berlomba-lomba mengejar untung, dengan seringkali melanggar ketentuan. Terjadilah banyak penyelewengan. Dalam menjalankan tanam paksa itu.

2. Bagian dari tanah pertanian yang disediakan penduduk untuk tujuan ini tidak boleh melebihi seperlima dari tanah pertanian yang dimiliki penduduk desa. Bunyinya sudah jelas, hanya 20% tanah rakyat yang akan digunakan untuk cultuur stelsel. Tetapi dalam praktik sungguh sulit untuk dilaksanakan. Tanah petani itu kecil-kecil, seperlima bagiannya tentu akan lebih kecil lagi. Lagi pula tempatnya berserak-serak. Padahal, pertanian untuk tebu, nila, kopi, tembakau, dan teh, membutuhkan tanah pertanian yang luas. Karena itu pemerintah mengambil jalan yang mudah. Tanah-tanah milik petani itu dipersatukan dan diambil sebagian untuk tanam paksa. Tentu dipilih yang paling tepat untuk tanaman ekspor, biasanya juga yang paling subur. Belum lagi adanya penyelewengan, pegawai-pegawai pemerintah itu mengambil lebih dari seperlima tanah penduduk. Kadang-kadang malah mencapai separoh bagiannya.

3. Pekerjaan yang diperlukan untuk menanam tanaman cultuur stelsel itu tidak boleh melebihi pekerjaan yang diperlukan untuk menanam padi. Maksud ketentuan di atas tentu baik, yakni supaya petani tidak habis waktunya untuk menggarap kebun tanam paksanya dan masih cukup waktu untuk menggarap tanah- tanahnya sendiri. Tetapi dalam praktik, para petani itu dipaksa mencurahkan lebih banyak perhatian dan waktu serta tenaga untuk tanam paksa, sehingga mereka tidak sempat mengerjakan sawah ladangnya. Pekerjaan yang paling berat dilakukan di perkebunan nila. Pernah petani-petani di daerah Simpur, Jawa Barat, dipaksa bekerja selama tujuh bulan, jauh dari desa dan kampung halamannya. Ketika mereka pulang, ternyata sawah ladangnya terlantar.

4. Bagian dari tanah yang disediakan untuk cultuur stelsel, dibebaskan dari pembayaran pajak. Ketentuan ini tentu masuk akal. Tetapi dalam kenyataannya, tidak dihiraukan, petani seringkali masih harus membayar pajak tanah untuk tanah yang dipakai tanam paksa. Buktinya, pajak-pajak tanah tidak makin turun, tetapi malahan naik terus.

5. Tanaman hasil cultuur stelsel itu diserahkan kepada pemerintah. Jika harganya lebih besar dari jumlah pajak tanah yang harus dibayarkan, maka selisihnya dikembalikan kepada rakyat. Tetapi jangan harap bahwa ketentuan ini dipegang teguh. Tentu para petani itu kebanyakan buta huruf. Mereka tidak mengetahui duduk perkara yang sebenarnya. Lagi pula, para petani mempercayakan segala sesuatunya kepada kepala desa dan bupati. Sedangkan di antara pegawai pemerintah itu, banyak pula yang sampai hati mengelabuhi para petani dengan akibatnya bahwa ketentuan itu tidak dapat dijalankan.

6. Panen tanaman dagangan yang gagal harus dibebankan kepada pemerintah, sedikit-sedikitnya jika kegagalan ini tidak disebabkan oleh kurang rajin atau ketekunan dari pihak rakyat, misalnya, bencana alam banjir, kekeringan, hama, dan lain-lain. Ketentuan yang bagus itupun pernah dijalankan. Pegawai-pegawai pemerintah Hindia Belanda seringkali melihat panen yang gagal sebagai kesalahan petani. Jarang yang dapat melihat keadaan yang sebenarnya.

7. Penduduk desa mengerjakan tanah-tanah mereka di bawah pengawasan kepala- kepala mereka, sedangkan pegawai-pegawai Eropa hanya membatasi diri pada pengawasan apakah membajak tanah, panen, dan pengangkutan tanaman- tanaman berjalan dengan baik dan tepat pada waktunya.[]

Sunday, September 18, 2016

Yang Istimewa Belum Tentu Sempurna

Yang Istimewa Belum Tentu Sempurna

Yang Istimewa Belum Tentu Sempurna Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“kita main sepeda yuk!” ucap Alexa sambil mengeluarkan sepeda lipatnya yang berwarna merah.
“ayo!” ucap Victoria sambil mendorong sepeda lipatnya yang berwarna putih.

Hai, namaku Lilian Sastrawibawa. Panggil aku Lilian saja ya! Hari ini, hari Sabtu, saudaraku berkunjung ke rumah dan membawa sepeda lipat. Kami memang sudah janjian akan bermain sepeda. Namanya Victoria Vernando Albert Robertus Carlos. Panggil saja Victoria. Ia termasuk anak terpandang di kotaku. Temanku, Alexa juga terpandang di kotaku. Tapi aku… biasa saja. Aku kira… Victoria tidak memiliki sepeda lipat. Namun… ternyata ada sepeda lipatnya yang berwarna putih. Sementara aku… hanya sepeda se-harga 400-an yang sudah mulai memudar warnanya. Warna sepedaku adalah merah muda. Aku kadang suka iri dengan saudaraku Victoria dan temanku Alexa. Mereka apa-apa semua di belikan. Mau mobil, IPAD, Iphone, tab, dll. APAPUN!, sementara aku, belum tentu semua di belikan.

“ayo Lilian… aku sudah tidak sabar memakai sepeda lipatku yang baru di beli kemarin!” ucap Alexa sambil memakai topi berwarna Merah ber-gliter.
“sebentar! Aku ambil topi dulu!”
“lama banget sih!” ucap Victoria yang mulai mengeluh.
“tunggu… maklum sepeda lama…” kataku dengan muka memerah menahan malu.
... baca selengkapnya di Yang Istimewa Belum Tentu Sempurna Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Friday, September 16, 2016

3 Jenis Archaebacteria

3 Jenis Archaebacteria

Kak Hardi's Blog | Dalam sistem klasifikasi modern, Archaebacteria dibagi menjadi empat kelompok utama yaitu krenarkaeota, euriarkaeota, korarkaeota, dan nanoarkaeota. Euriarkaeota merupakan kelompok yang penting, terdiri dari metanokokus, metanopiri, metanobakter, halobakteri, termoplasma, termokokus, dan arkaeoglobi. Berdasarkan keadaan lingkungan yang dikehendaki, Archaebacteria dibedakan menjadi tiga kelompok.

1. Archaebacteria Halofil
Archaebacteria ini ditemukan di lingkungan berkadar garam tinggi. Contohnya adalah Halobacterium yang dapat tumbuh optimum pada kadar garam setinggi 20 – 30 persen. Jika konsentrasi garam turun, sel Halobacterium mengalami lisis sehingga rusak dan mati.

2. Archaebacteria Metanogen
Archaebacteria metanogen memperoleh energi dari metabolisme yang mengubah senyawa karbon dioksida dan hidrogen menjadi gas metana. Senyawa yang dapat diubah menjadi metana oleh orgnisme ini antara lain methanol, asam formiat, asam asetat, dan metal alamin. Dalam dekomposisi senyawa organik misalnya selulosa, pati, protein, asam amino, lemak, dan alkohol Archaebacteria metanogen membutuhkan bakteri anaerob lain yang dapat mengubah senyawa itu menjadi karbon dioksida dan hidrogen. Gas karbon dioksida dan hidrogen ini kemudian digunakan oleh Archaebacteria metanogen. Semua Archaebacteria metanogen bersifat anaerobik. Archaebacteria jenis ini sering ditemukan pada sisa-sisa tanaman yang membusuk secara anaerobik. Bakteri ini juga ditemukan hidup di tanah, kolam, dan di saluran pen- cernaan hewan ruminansia. Archaebacteria metanogen berperan penting pada degradasi limbah di unit pengolahan limbah. Contoh Archaebakteria metanogen adalah Metanococcus, Metanobacter, dan Metanomicrobium.
3. Archaebacteria Termofil
Archaebacteria ini dapat hidup di lingkungan bersuhu relatif tinggi, lebih tinggi daripada suhu yang ditolerir Eubacteria, yaitu mencapai suhu 80° – 110°C. Suhu setinggi ini biasanya dijumpai di tempat pembuatan kompos, sumber air panas, dan daerah geothermal di laut dalam. Thermus aquaticus ditemukan di perairan yang suhunya mencapai 79°C. Beberapa jenis Archaebacteria termofil lain bergantung pada keberadaan sulfur dalam metabolismenya. Contoh Archaebacteria termofil adalah Sulfolobus, Termoplasma, Pyrodictium, dan Termococcus.

Cowok Gentle Tuh, Yang Gimana Sih?

Cowok Gentle Tuh, Yang Gimana Sih?

Oleh: Hardi Jofandu

Jadi cowok gentle adalah dambaan semua cowok, termasuk yang nulis tulisan ini. Ada kebanggaan tersendiri kalo kita jadi laki-laki gentle. Tentu gentle disini nggak hanya dalam pandangan manusia saja, tapi nggak kalah penting: gentle dihadapan Allah.

Apa cowok gentle harus kekar? Atau bodi atletis bin macho? Nggak harus kok kayak gitu. Yang terpenting entuh adalah pribadinya. Buat apa bodi kekar kayak ade Rai kalo kelakuaannya kayak Mak Lampir? Tul nggak sih?

Kita nggak boleh ngeremehin masalah kepribadian. Soalnya nih, yang pertama kali cewek liat entuh kepribadian. Sebobrok-bobroknya cewek, tetep aja mereka mendambakan cowok yang gentle and selalu setia padanya. Gitupun dalam pandangan Allah, yang pertama kali diliat itu kepribadian: taat atau nggak. Jadi kepribadian entuh nomor satu yang dinilai, bukan nomor dua ataupun nomor seterusnya.

Kepribadian dalam islam dikenal dengan istilah "Syakhsiyah". Kepribadian sendiri terbentuk dari pola pikir dan pola sikap. Jadi seseorang bisa dikatakan memiliki kepribadian islam kalo dia punya pola pikir yang islami dan pola sikapnya juga islami. Tapi kalo dua aspek tadi bukan terbentuk dari islam, maka dia belum bisa dikatakan punya peribadi islam.

Jadi, kalo kamu pengen punya kepribadian islam, kamu harus membenahi pola pikir kamu dan pola sikapmu. Tatkala pola pikir dan pola sikap kamu udah islami, maka kamu akan menjelma menjadi manusia serigala, eeehh salah, maksudnya menjelma menjadi cowok yang gentle.

Tatkala sematan gentle udah kamu dapatkan, tentu kamu nggak boleh bertingkah laku di luar koridor islam. Tapi Kamu harus selalu terikat ama hukum syara: wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram. Kalo nggak, lama-lama kelamaan sematan gentle saya kantongin lagi. Mau?

Sebagai kesimpulan, cowok gentle itu bukan cowok yang suka nongkrong dipinggir jalan sambil mabok-mabokan. Bukan juga mereka yang pacarnya meliputi langit dan bumi. Bukan pula mereka yang gantengnya kebangetan. Tapi cowok gentle adalah cowok yang punya kepribadian islam. Cowok yang begini insha Allah adalah sebaik-baik cowok yang ngalahin hebatnya hercules ataupun Superman. Ia juga akan senantiasa di berikan jempol Like oleh para malaikat dan para kolegannya. Dan tentu, pintu surga selalu terbuka untuknya.

Semoga bermanfaat [Hardijofandu]

Tuesday, September 13, 2016

4 Fase Susunan Perkembangan Ilmu Antropologi

4 Fase Susunan Perkembangan Ilmu Antropologi

Secara lebih sistematis, Koentjaraningrat menyusun perkembangan ilmu antropologi menjadi empat fase, sebagai berikut.
1. Fase Pertama: Sebelum 1800-an
Pada 1400-an, orang Eropa Barat mulai menjelajahi berbagai  penjuru dunia seperti Afrika, Asia, Amerika, Australia, dan Selandia  Baru. Hasil dari perjalanan-perjalanan tersebut, berupa buku- buku yang menceritakan kehidupan suku bangsa di luar bangsa  Eropa. Gambaran tentang ciri-ciri fisik, adat istiadat, bahasa, mata  pencaharian, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya itu disebut etnografi.  Etnografi berasal dari ethnos, artinya bangsa, dan grafien, artinya  gambaran atau uraian (deskripsi). Bahan etnografi ini menarik perhatian para pelajar sehingga  mereka terdorong untuk mempelajari suku bangsa secara lebih jauh.  Secara umum, orang Eropa sendiri menafsirkan tulisan tersebut  bermacam-macam. Ada yang menganggap orang di luar bangsa  Eropa adalah manusia liar sehingga timbul istilah bangsa primitif.  Ada pula yang menganggap manusia di luar dirinya itu adalah orang- orang yang masih jujur, belum tahu kejahatan dan keburukan. Ada  pula orang Eropa yang tertarik pada benda-benda hasil suku bangsa  pribumi itu sehingga didirikanlah museum-museum.

2. Fase Kedua: 1800-an
Pada tahap ini, timbul karangan-karangan yang menyusun bahan Etnografi berdasarkan cara berpikir evolusi. Mereka menganggap  bahwa masyarakat dan kebudayaan berubah secara lambat dalam  waktu yang lama. Mulai dari tingkat rendah sampai tingkat tinggi.  Mereka menganggap bangsa yang termasuk tingkat rendah adalah  suku-suku pribumi yang mereka temukan, sedangkan bangsa dengan  tingkat tinggi adalah orang Eropa saat itu. Tujuan mempelajari antropologi saat itu adalah mempelajari  masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud untuk mendapatkan suatu gambaran tentang sejarah evolusi dan penyebaran  kebudayaan manusia.

3. Fase Ketiga: Awal 1900-an
Negara-negara Eropa telah menjadi bangsa penjajah di berbagai  penjuru dunia. Ilmu antropologi mempunyai kedudukan yang  sangat penting, yaitu untuk mengetahui latar belakang kehidupan  dan kebudayaan penduduk pribumi. Dengan pengetahuan itu dapat  disusun strategi untuk menguasai dan memengaruhi penduduk  tersebut. Antropologi menjadi ilmu yang praktis, yaitu mempelajari  masyarakat dan kebudayaan bangsa-bangsa di luar Eropa untuk  kepentingan menjajah dan untuk memperoleh suatu pengertian  tentang masyarakat masa kini yang kompleks.

4. Fase Keempat: Setelah 1930-an
Pada fase ini, terjadi perubahan besar. Bangsa-bangsa pribumi  sudah banyak yang mendapat pengaruh kebudayaan Eropa sehingga  kebudayaan aslinya sudah mulai hilang. Selain itu, akibat Perang  Dunia II, timbul kebencian terhadap negara yang menjajah.  Perhatian ilmu antropologi beralih ke suku-suku yang hidup  di pedesaan di dalam wilayah negara Eropa sendiri, seperti suku  bangsa Soami, Flam, Lapp, dan sebagainya. Demikian pula di negara  Amerika Serikat. Tujuan utama antropologi secara keilmuan adalah memperoleh  pengertian tentang manusia dengan mempelajari keragaman bentuk  fisik dan kebudayaannya. Secara praktis, antropologi bertujuan untuk  mempelajari suku bangsa guna meningkatkan kesejahteraan suku  bangsa tersebut. Sejak saat itu, timbullah antropologi yang dikhusus- kan untuk tujuan pembangunan, seperti Antropologi Kependudukan,  Antropologi Kesehatan, Antropologi Pendidikan, Antropologi  Ekonomi, Antropologi Politik, dan Antropologi Perkotaan.

Saturday, September 10, 2016

Tentang

Tentang

Tentang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kenalkan aku Laura, seorang gadis muda dan pemimpi yang cukup sukses di muka bumi ini. Aku memimpikan banyak hal. Mimpi punya banyak sahabat sejati. Mimpi punya banyak waktu untuk mereka. Mimpi punya banyak waktu untuk tersenyum. Mimpi punya banyak waktu bersyukur, berterimakasih, aku masih bisa bermimpi!
Tentang mimpi-mimpiku itu, ada banyak masa-masa kelam di baliknya. Tapi sudah, lupakan saja. Aku takkan menceritakannya. Karena aku tak pernah bermimpi memiliki banyak waktu untuk mengenang masa-masa kelamku.

Pagi ini suasana kampus tak seperti biasanya. Tak banyak mahasiswa yang duduk-duduk manis di bawah pohon ketapang kembar dekat tempat parkir itu. Aku berjalan menyusuri koridor kampus yang panjang ini tanpa seseorang mendampingi, hanya sebaris cerita yang mengiringi setiap langkahku.

“Just..!”
“Apa?”
“Aku cinta kamu!”
“APA?!”
Sebuah pengakuan konyolku sehabis ujian semeter 1 dulu. Wajah manis Justin itu mendadak berubah tanpa ekspresi.

Setelah itu tak ada cerita tentang aku dan dirinya. Kita saling diam dengan gaya masing-m
... baca selengkapnya di Tentang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Thursday, September 8, 2016

Perbincangan Iblis

Perbincangan Iblis

Perbincangan Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di pojok sebuah pub, remang-remang, musik dengan ritme yang monoton membuat jantung ikut berdegup kencang, terlihat lima sekawan iblis sedang duduk ngobrol. Rupanya mereka baru saja membujuk seorang anak muda yang masih ingusan untuk pertama kalinya masuk sebuah pub.

?Hehe, hik!? si Iblis Teler yang sedang mabuk mulai membuka perbincangan seru, ?..aku, hik!, ..pengen tahu .. hik.. apa saja yang kalian lakukan untuk menjerat manu..hik..sia agar jauh dari TUHAN, hik!?

?Idih, gampang aja deng..? jawab si Iblis Bencong sambil mengelus-elus tanduknya yang baru saja dikeriting di salon, ?..langsung aja gua suruh doi buat bikin dosa!?

?Caranya?? si Iblis Bloon penasaran.

? Ya, langsung aja aku bujuk biar ngebo?ong, nyuri, bahkan ngebunuh, wei ce!?

?Hehe? zaman sekarang manusia emang gampang dibo?ongin..? Sahut Iblis Gembrot dengan suaranya yang berat, sekitar 130 kilo beratnya, ?..kalo cara saya ialah gua bikin hati manusia penuh kekecewaan, kepahitan, benci sama temannya, ortunya atau saudaranya, itu dosanya sama dengan membunuh! Coba aja baca di 1 Yohanes 3:15?.

?Ah elo, kayak yang suka baca alkitab aja! ..Glek-glek-glek? timpal si Iblis Teler sembari terus nenggak alkohol 100%.

?Euh.. ketinggalan lu! Kita harus hapal itu isi alkitab, nyong! Kita kan bisa puter balikin ayat-ayat alkitab itu buat nipu manusia.. biar mereka ragu kalo alkitab itu firman TUHAN atau ba
... baca selengkapnya di Perbincangan Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Berdoalah!

Berdoalah!

Berdoalah! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (QS 40:60)

Larry Dossey adalah seorang doker, seperti dokter kebanyakan lainnya. Apa maksudnya? Ia adalah dokter yang mempercayai suatu kesembuhan terjadi karena faktor kimiawi obat yang diberikan ataupun usaha-usaha medical lainnya. Kesembuhan hanya merupakan faktor perubahan biologis semata, tanpa ada faktor pendukung lainnya. Dossey waktu itu memahami bahwa ilmu pengetahuan dan obyektifitas memberikan suatu kenyataan bahwa untuk memecahkan masalah kesehatan adalah dengan bantuan obat-obatan dan prosedur pembedahan.

Hingga suatu ketika, ditahun pertama ia praktek, salah seorang pasiennya mengidap kanker paru-paru yang sangat kritis. Pasien tersebut menolak semua tindakan medis. Satu-satunya yang pasien tersebut inginkan adalah sebuah usaha penyembuhan agar jemaat gereja mengelilingi tempat tidurnya selama jam besuk, dan kemudian berdoa tanpa henti atas kesembuhannya. Dossey waktu itu menyuruh pasien tersebut agar pulang ke rumahnya, karena bagi Dossey, tak ada lagi harapan kesembuhan baginya, karena pasien tersebut menolak semua perawatan medis.

Namun apa yang terjadi? Setahun kemudian pasien tersebut datang ke rumah sakit karena menderita flu berat. Ia datang karena menderita flu berat dan bukan lagi karena mengidap kanker. Dossey terkejut karena ternyata pasien tersebut justru sembuh dari penyakit kankernya. Untuk membuktikannya, Dossey kemudian memeriksa hasil rontgen terbaru pasie
... baca selengkapnya di Berdoalah! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, September 7, 2016

Rangkuman: Sistem Peredaran Darah pada Hewan dan Manusia

Rangkuman: Sistem Peredaran Darah pada Hewan dan Manusia

Rangkuman: Sistem Peredaran Darah pada Hewan dan Manusia
1. Sistem peredaran darah tidak melalui peredaran disebut juga non peredaran darah karena zat yang diedarkannya bukan merupakan darah. Contoh pada Amoeba dan Paramaecium.

2. Sistem peredaran darah terbuka merupakan sistem peredaran darah yang dialirkan tidak melalui pembuluh, tetapi langsung dialirkan ke dalam rongga tubuh. Contoh pada Mollusca dan Arthropoda.

3. Sistem peredaran darah tertutup merupakan sistem peredaran darah di mana darah beredar di dalam pembuluh-pembuluh yang saling berhubungan. Contoh pada cacing tanah (Anellida), Vertebrata.

4. Sistem peredaran darah tunggal merupakan sistem peredaran darah di mana darah hanya satu kali melewati jantung. Contoh pada ikan.

5. Sistem peredaran darah ganda merupakan sistem peredaran darah di mana darah melewati jantung dua kali dalam satu kali peredarannya. Contoh pada Amfibia, Reptilia, Aves, Mamalia.

6. Alat peredaran darah manusia terdiri dari jantung dan pembuluh darah.

7. Macam-macam peredaran darah, yaitu peredaran darah besar atau sistem sirkulatoria magna, peredaran darah kecil atau sistem sirkulatoria parva, dan sistem vena porta.

8. Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah dapat disebabkan oleh faktor keturunan dan non keturunan.

9. Yang termasuk penyakit keturunan di antaranya: hemofilia, thalassemia, Sick Cell Anemia (SCA), sedangkan yang termasuk non keturunan di antaranya: anemia, anemia pernisiosa, aneurisma, eritroblastosit foetalis, elefantiasis, hipertensi, hipotensi, leukemia, trombus dan embolus, jantung koroner, sklerosis, varises.

Tuesday, September 6, 2016

Secangkir Teh dan Makna Hidup

Secangkir Teh dan Makna Hidup

Secangkir Teh dan Makna Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Baru-baru ini saya mendengar sebuah kisah dari seorang professor yang luar biasa. Beliau menceritakan sebuah kisah tentang gurunya sendiri. Pernah suatu hari datang seorang pemuda yang menanyakan tentang makna hidup. Guru tersebut tidak langsung menjawab pertanyaan pemuda tadi, tapi kemudian menyuguhkan teh yang diisi di dalam beberapa cangkir yang berbagai rupa. Ada cangkir yang terbuat dari emas, ada yang dari tanah liat, ada berbentuk sangat bagus, ada yang warnanya kusam. Yang jelas terhidanglah beberapa cangkir teh yang berbeda-beda jenis cangkirnya.

Walaupun cangkirnya berbeda-beda, tapi setiap cangkir tersebut diisi teh yang sama. Kemudian dipersilahkan-lah pemuda tadi untuk memilih secangkir teh dari salah satu cangkir yang dihidangkan kepadanya. Pemuda tadi kemudian memilih cangkir yang sangat bagus dan kemudian meminum teh dari cangkir tersebut.

Guru tersebut pun berkata, “Hanya untuk teh saja, setiap orang itu memilih untuk meminumnya dari cangkir yang terbaik. Maka bagaimanakah dengan hidupmu yang sangat berharga ini? Pilihlah jalan yang penuh makna untuk hidupmu yang berharga”.

Mendengar kisah tadi saya
... baca selengkapnya di Secangkir Teh dan Makna Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Thursday, September 1, 2016

Rangkuman Tentang Sistem Reproduksi Manusia

Rangkuman Tentang Sistem Reproduksi Manusia

Rangkuman Tentang Sistem Reproduksi Manusia
1. Reproduksi manusia dilakukan secara seksual, dengan alat-alat reproduksi dan bantuan hormon-hormon.

2. Alat reproduksi laki-laki meliputi testis, epididimis, vas deferens, uretra, dan penis, dilengkapi dengan kelanjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar cowpery.

3. Pembentukan sel sperma terjadi di dalam tubulus seminiferus pada testis, sedangkan cairan mani atau semen diproduksi secara padu oleh ketiga kelenjar tadi.

4. Alat reproduksi wanita meliputi ovarium, infundibulum, tuba falopi, uterus (rahim), serviks (leher rahim), vagina dan vulva. Pembentukan sel telur terjadi di ovarium, dan pembuahan terjadi di tuba falopi. Jika terjadi pembuahan, embrio mengalami implantasi dan berkembang di dalam uterus.

5. Jika sel telur tidak dibuahi, terjadi menstruasi akibat adanya aktivitas hormon estogen dan hormon progesteron.

Rangkuman Tentang Sistem Pertahanan Tubuh

Rangkuman Tentang Sistem Pertahanan Tubuh

Rangkuman Tentang Sistem Pertahanan Tubuh
1. Sebagai makhluk hidup, manusia akan mengalami kontak dengan makhluk hidup lain yang ada di sekelilingnya.

2. Kontak yang biasa terjadi yaitu dengan mikroorganisme dan parasit, tetapi tubuh manusia telah dilengkapi dengan sistem pertahanan tubuh.

3. Sel darah putih berperan karena bersifat fagosit, dapat melawan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

4. Limfosit berperan membentuk antibodi, demikian pula plasma darah yang dialirkan khusus dalam pembuluh limfe menghasilkan antibodi.

5. Selain limfosit, monosit juga memproduksi makrofag untuk mencegah zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Ada yang lainnya juga, di antaranya sel kupffer, beta lysin, Lysozime, dan interferon. Semua antibodi tersebut berperan melawan antigen.

6. Pertahanan tubuh selanjutnya disebut imunitas, dan upaya membangkitkan pertahanan tubuh disebut imunisasi. Imunisasi terdiri atas imunisasi alami dan imunisasi buatan. Imunisasi buatan dilakukan melalui vaksinasi.

Rangkuman Tentang Sistem Regulasi Manusia

Rangkuman Tentang Sistem Regulasi Manusia

Rangkuman Tentang Sistem Regulasi Manusia
1. Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan susmsum tulang belakang, sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas saraf sensorik dan saraf motorik.

2. Saraf sensorik dan saraf motorik ada yang bekerja di bawah kontrol saraf sadar, ada pula yang bekerja di bawah kontrol saraf tak sadar.

3. Saraf yang bekerja di bawah kesadaran meliputi saraf spinal (31 pasang saraf) dan saraf kranial (12 pasang saraf). Saraf yang bekerja di bawah saraf tak sadar meliputi saraf simpatetik dan saraf parasimpatetik. Kedua sistem ini termasuk sistem saraf otonom.

4. Satuan terkecil dari fungsi saraf yaitu refleks. Ada refleks yang melibatkan otak, dan sabagian besar refleks yang melibatkan sumsum tulang belakang.

5. Sel-sel saraf menyampaikan rangsangan melalui pembentukan sinapsis. Pada sinapsis kimia, hubungan antara neuron dibatasi oleh celah sinaps. Di ujung akson pada celah sinaps banyak vesikel (kantung kecil) yang melepaskan neourotransmiter.

6. Banyak obat-obatan yang berpengaruh kuat pada sistem saraf. Obat-obatan ini bersifat sedatif, stimulans, halusinogen dan paintkiller. Obat-obatan ini menimbulkan ketergantungan bila diguanakan tidak pada tempatnya atau digunakan berlebihan (over dosis)

7. Sistem saraf dilengkapi dengan alat indra yang mengandung sel-sel saraf sensorik sebagai reseptor rangsang dari luar. Indra ini terdiri atas mata (reseptor cahaya), telinga (reseptor bunyi), hidung (reseptor pembau), lidah (reseptor rasa), dan kulit (reseptor panas, dingin, dan nyeri)

8. Sistem saraf bekerja sama dengan sistem hormon. Hormon dialirkan melalui pembuluh darah atau melalui cairan antar sel. Efek kerjanya lebih lambat daripada sistem saraf. Penghasil hormon disebut kelenjar, di antaranya hipofise, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal, ovarium dan testis.

Rangkuman Tentang Sistem Ekskresi

Rangkuman Tentang Sistem Ekskresi

Rangkuman Tentang Sistem Ekskresi
1. Eksresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme serta zat-zat berlebih yang sudah tidak digunakan oleh tubuh melalui urine, keringat, atau pernapasan.

2. Manusia dan vertebrata lainnya mengeluarkan sisa metabolisme melalui paru-paru, hati, kulit, usus, dan ginjal.

3. Ginjal merupakan organ utama dalam sistem ekskresi manusia.

4. Tiga proses utama yang terjadi di ginjal untuk menghasilkan urine sebagai hasil eksresi adalah filtrasi, reabsorpsi, dan sekresi.

5. Satuan fungsional ginjal adalah nefron, yang terdiri atas glomerulus dan kapsula Bowman (badan Malphigi), tubulus proksimal, lengkung Henie, tubulus distal, dan tubulus pengumpul.

6. Eksresi urine diatur oleh kerja saraf dan hormon.

7. Sistem eksresi pada invertebrata lebih sederhana dibanding dengan kelompok vertebrata.

8. Organ eksresi pada cacing tanah seperti juga pada Annelida lainnya adalah metanefridia, sedangkan pada belalang dan Arthropoda darat lain, berupa tubula Malphigi.

Rangkuman Tentang Sistem Pencernaan

Rangkuman Tentang Sistem Pencernaan

Rangkuman Tentang Sistem Pencernaan
1. Makhluk hidup membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidupnya, yaitu untuk pertumbuhan dan menggantikan sel-sel yang rusak.
2. Berdasarkan komposisi kimianya, makanan dapat digolongkan menjadi protein, karbohidrat, lemak, vitamin, air, dan garam mineral.

3. Asam amino dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu asam amino esensial, asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh dan harus didatangkan dari luar serta asam amino nonesensial, asam amino yang dapat disintesis sendiri oleh tubuh.

4. Karbohidrat merupakan sumber energi utama.

5. Lemak adalah lipida sederhana yang terdiri atas asam lemak dan gliserol.

6. Vitamin adalah suatu senyawa organik sebagai pelengkap makanan yang diperlukan kesehatan. Vitamin dapat digolongkan menjadi vitamin yang larut dalam air yaitu vitamin B dan C serta vitamin yang larut dalam lemak (minyak) meliputi vitamin A, D, E, dan K.

7. Alat-alat percernaan terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan terdiri atas rongga mulut, tekak, kerongkongan, lambung, usus halus, sekum, usus besar, dan anus.

8. Kelenjar pencernaan yang berhubungan dengan saluran pencernaan, yaitu pankreas, hati, dan kantung empedu.

9. Pencernaan dibedakan menjadi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.

10. Enzim pada pencernaan kimiawi berfungsi sebagai zat untuk mempercepat terjadinya reaksi kimia.

11. Pada hewan memamah biak lambungnya terdiri atas rumen, retikulum, omasum, dan abomasum sehingga terjadi pencernaan berulang. Proses pencernaannya dibantu bakteri aerob dan protozoa ciliata.

12. Hewan invertebrata umumnya belum memiliki alat khusus untuk pencernaan.

Rangkuman Tentang Sistem Respirasi

Rangkuman Tentang Sistem Respirasi

Rangkuman Tentang Sistem Respirasi
1. Alat pernapasan pada manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, bronkus, bronkiolus, paru-paru.

2. Respirasi atau pernapasan dapat diartikan sebagai suatu proses pengambilan O2  dan pelepasan CO2  yang ditujukan untuk mendapatkan energi.

3. Pernapasan dapat dibedakan berdasarkan tempat terjadinya pertukaran O2  dan CO2  menjadi pernapasan (respirasi) eksternal (pengikatan O2  dari atmosfer ke kapiler darah di paru-paru, pelepasan CO2 dari kapiler paru-paru ke atmosfer dan pernapasan (respirasi) internal (pelepasan O2  dari kapiler darah ke jaringan dan pelepasan CO2  jaringan ke pembuluh vena).

4. Berdasarkan bagian tubuh yang digunakan saat bernapas, dapat dibedakan antara pernapasan perut dan pernapasan dada.

5. Volume udara pernapasan dapat dibedakan menjadi volume udara tidal, volume udara residu, volume udara vital, volume udara cadangan, volume udara total, volume udara inspirasi, dan ekspirasi.

6. Berbagai kelainan dapat terjadi pada sistem pernapasan baik yang disebabkan bakteri, radang alat pernapasan, pendarahan, penyumbatan, kapiler darah di paru-paru.

7. Pernapasan pada hewan bervariasi, misalnya dengan paru-paru, insang, kulit dan trakea.

Rangkuman Tentang Sistem Gerak

Rangkuman Tentang Sistem Gerak

Rangkuman Tentang Sistem Gerak
1. Pada manusia tulang dan otot merupakan alat gerak. Tulang sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif.

2. Pada manusia rangka tubuh dibagi menjadi dua yaitu Skeleton aksial dan apendikular. Skeleton aksial terdiri atas tulang tengkorak, tulang belakang dan tulang dada. Skeleton apendikular terdiri atas tungkai atas dan tungkai bawah.
3. Hubungan antartulang disebut persendian, yang dikelompokkan menjadi diartrosis dan sinkondrosis. Adanya macam-macam persendian menimbulkan macam-macam gerakan tubuh, seperti ekstensor, abduktor, dan rotasi.

4. Menurut perlekatannya, otot dapat dibedakan menjadi origo dan insersi. Semua gerak tubuh ditentukan oleh tiga jenis otot, yaitu otot lurik, otot polos, dan otot jantung.

5. Sumber utama energi untuk kontraksi otot adalah ATP.

6. Kelainan dan ganguan pada tulang dapat terjadi karena kekurangan vitamin D, penyakit, kecelakaan atau karena kebiasaan yang salah.

Rangkuman Tentang Sistem Peredaran Darah Manusia

Rangkuman Tentang Sistem Peredaran Darah Manusia

Rangkuman Tentang Sistem Peredaran Darah Manusia
1. Sistem sirkulasi pada manusia berperan dalam pengangkutan dan peredaran makanan, oksigen, hormon, dan sisa-sisa metabolisme.

2. Seperti halnya pada mamalia yang lain, jantung manusia terdiri atas 4 ruang yang masing-masing berhubungan dengan pembuluh-pembuluh darah.

3. Arteri atau pembuluh nadi mengalirkan darah dari jantung, memiliki diameter yang bervariasi mulai dari yang paling besar aorta (± 20 mm) sampai ke cabang-cabang paling kecil, yaitu arteriol (± 0,2 mm).

4. Volume darah di dalam tubuh manusia kurang lebih seperempat dari berat badan.

5. Darah berfungsi sebagai alat pengangkut zat-zat makan, sisa-sisa metabolisme dan hormon, serta mengatur keseimbangan asam basa cairan tubuh.

6. Darah terdiri atas plasma darah dan sel-sel darah. Plasma darah mengandung 90% air, selebihnya adalah protein-protein darah (al- bumin, globulin, dan fibrinogen) garam, sisa metabolisme, hormon, dan gas-gas terlarut.

7. Sistem limfalis terdiri atas limfa atau cairan getah bening, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa. Sistem ini berperan pada pengangkutan lemak dan melumpuhkan mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit.

8. Gangguan atau kerusakan pada sistem peredaran darah dapat menyebabkan kegagalan fungsi atau kelainan.

Rangkuman Tentang Jaringan

Rangkuman Tentang Jaringan

Rangkuman Tentang Jaringan
1. Jaringan pada tumbuhan dibedakan antara jaringan meristem dengan jaringan permanen.
2. Jaringan meristem primer merupakan lanjutan dari pertumbuhan embrio, contoh: meristem pada ujung akar, ujung batang, kuncup.
3. Jaringan meristem sekunder adalah jaringan dewasa yang telah terdiferensiasi namun aktif membelah (bersifat meristematis), contoh kambium yang menyebabkan peertumbuhan sekunder pada tumbuhan dikotil.
4. Jaringan parenkim terdapat pada sebagian besar tubuh tumbuhan, pada bagian tertentu sel-sel parenkim terdiferensiasi menjadi jaringan epidermis, mesofil, endodermis, dan perisikel.
5. Jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim berfungsi sebagai penyokong.
6. Xilem berfungsi sebagai penyokong dan pengangkut, terdiri atas trakeid, trakea, parenkim xilem dan serabut xilem.
7. Floem terdiri atas buluh tapis, sel pengiring, parrrenkim floem, dan serabut floem. Berfungsi sebagai pengangkut zat-zat makkaan hasil fotosintesis.
8. Anatomi akar monokotil dan dikotil hampir sama, terdiri atas epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat (stele).
9. Jaringan pada batang dikotil tersusun secara konsentris terdiri atas epidermis, korteks, jaringan pengangkut, dan empulur, pada batang monokotil berkas pembuluh menyebar.
10. Pertumbuhan primer disebabkan oleh aktivitas titik tumbuh primer (pertumbuhan akar dan batang).
11. Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh aktivitas kambium, hanya terdapat pada dikotil.
12. Jaringan penyusun daun meliputi epidermis, mesofil, berkas pembuluh angkut. Mesofil merupakan jaringan fotosintesis.
13. Jaringan pada hewan dan manusia dibedakan antara jaringan benih (germinal) dan jaringan tubuh (somatis).
14. Jaringan somatis meliputi jaringan epitel, jaringan penunjang, jaringan otot, dan jaringan saraf.
15. Jaringan epitel berfungsi sebagai pelindung, kelenjar dan reseptor.
16. Jaringan penunjang berfungsi sebagai penyokong, dan pelindung, meliputi jaringan ikat, jaringan skeleton dan jaringan darah.

Rangkuman Tentang Sel

Rangkuman Tentang Sel

Rangkuman Tentang Sel
1. Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup.

2. Berdasarkan jumlah sel yang menyusunnya, makhluk hidup dikelompokkan menjadi makhluk hidup uniseluler dan makhluk hidup multiseluler.

3. Berdasarkan ada tidaknya inti, sel dapat dibedakan menjadi sel prokariotik dan sel eukariotik.

4. Sel tersusun atas:
a. Membran sel terdiri atas lapisan lipoprotein (lemak dan protein) yang berfungsi untuk melindungi sel (proteksi), mengatur transportasi zat, juga sebagai reseptor (penerima rangsang).
b. Sitoplasma, berupa koloid yang dapat berubah dari fase sol ke fase gel atau sebaliknya. Tersusun atas air, garam mineral, vitamin, asam amino, dan glukosa. Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel.
c. Organel sel, di antaranya sebagai berikut.
1) Inti sel (nukleus), berhubungan dengan membran plasma melalui retikulum endoplasma, berbentuk bulat atau oval. Pada umumnya setiap sel memiliki 1 buah inti sel. Di dalam nukleus terdapat nukleoplasma yang terdiri atas benang-benang kromatin dan protein. Nukleus berfungsi untuk mengendalikan kehidupan sel dan mengatur pewarisan sifat.
2) Retikulum endoplasma, berbentuk benang yang tersusun atas tubulus dan sisterna, susunannya sama dengan membran sel. Dibedakan menjadi retikulum endoplasma granuler (kasar) karena ditempeli ribosom yang berfungsi dalam sintesis protein dan retikulum endoplasma agranuler (halus) yang berfungsi untuk menyintesis lemak.
3) Ribosom, terdiri atas unit terkecil dan unit terbesar, tersusun atas protein dan RNA, ribosom yang me- nempel pada retikulum endoplasma berfungsi sebagai tempat sintesis protein untuk dikeluarkan dari sel, sedangkan yang terdapat pada sitoplasma meng- hasilkan protein untuk sel itu sendiri.

4. Badan golgi merupakan organel yang menampung protein yang dihasilkan oleh retikulum endoplasma granuler, modifikasi, transpor, menyimpan atau sekresi protein.

5. Mitokondria, memiliki membran rangkap, membran dalam membentuk lipatan yang disebut dengan krista, cairan di dalamnya disebut dengan matrik. Mitokondria berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi sel.

6. Lisosom, berupa kantung kecil, berisi enzim hidrolitik, berfungsi untuk mencernakan zat yang masuk ke dalam sel.

7. Sentrosom, hanya terdapat pada sel hewan, letaknya dekat dengan nukleus. Sentrosom berfungsi untuk menentukan arah pembelahan sel.

8. Mikrotubulus merupakan penyusun benang spindel, silia flagel, dan juga merupakan rangka dari sel.