Wednesday, August 31, 2016

Tekad Nayyif

Tekad Nayyif

Tekad Nayyif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Nama saya Nayyif Saputra. Orang-orang sering memanggil saya Nayyif. Saya terlahir dari keluarga yang sederhana. Setiap harinya bapak dan ibu saya menggarap rezeki dengan berjualan di pasar. Dari hasil berjualan itulah sehingga saya bisa bersekolah seperti sekarang. Untung saja biaya untuk sekolah di SMU saya belum mahal. Jadi saya bisa sekolah dengan tenang, tetapi walaupun begitu masih ada juga yang mengganjal hati saya, karena sebentar lagi saya akan lulus dari SMU dan berlanjut ke perguruan tinggi. Tapi mungkin berlanjut ke perguruan tinggi itu hanya kemungkinan kecil saja, jika orang tua tak punya biaya, maka dengan hati yang ikhlas saya akan berhenti hingga SMU saja.
“Bu, boleh gak Nayyif lanjutin sekolah Nayyif setelah SMU ini? Tapi kalau ibu nggak izinin juga gak papa kok bu’, Nayyif ngerti.” Tanya saya dengan wajah sedikit lesu.
“Hmm. Ibu’ bukannya gak izinin Yif, tapi… kondisi ekonomi kita nggak memungkinkan. Ibu’ seneng kalo kamu bisa sekolah lebih tinggi, ibu seneng sek
... baca selengkapnya di Tekad Nayyif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Monday, August 29, 2016

Untuk memerangi virus yang menimbulkan penyakit dilakukan usaha pencegahan (preventif) dan pengobatan (kuratif). Usaha preventif dapat dilakukan dengan

Untuk memerangi virus yang menimbulkan penyakit dilakukan usaha pencegahan (preventif) dan pengobatan (kuratif). Usaha preventif dapat dilakukan dengan

Untuk memerangi virus yang menimbulkan penyakit dilakukan usaha pencegahan (preventif) dan pengobatan (kuratif). Usaha preventif dapat dilakukan dengan
a. disinfeksi         d. pasteurisasi
b. radiologi          e. vaksinasi
c. sterilisasi
....
Jawaban:
Secara umum penyebaran penyakit karena virus dapat dicegah dengan pola hidup bersih dan higienis. Pola hidup ini akan mencegah penyebaran virus penyebab penyakit. Tubuh yang sehat mempunyai pertahanan yang baik terhadap serangan virus. Secara alami pertahanan tubuh terhadap infeksi virus adalah dengan mekanisme fagositosis oleh sel darah putih (leukosit) dan pembentukan antibodi. Antibodi terbentuk di dalam tubuh jika ada protein asing dari virus masuk ke dalam tubuh (disebut antigen). Pembentukan antigen dapat dirangsang dengan pemberian vaksinasi. Vaksin dapat berupa virus mati atau virus hidup yang sudah dilemahkan. Ketika virus yang telah mati atau dilemahkan pada vaksin masuk ke dalam tubuh, tubuh merespons dengan membentuk antibodi yang dapat melawan virus tersebut, sehingga ketika terjadi infeksi oleh virus yang sebenarnya, tubuh telah kebal. Namun vaksin tidak bekerja sama baiknya untuk semua orang dan tidak dapat memberantas semua penyakit virus. Satu vaksin hanya efektif untuk satu jenis virus. Oleh karena itu sekarang dikembangkan vaksin virus ganda atau multivalen. Satu suntikan vaksin ini dapat membuat kebal seseorang terhadap beberapa serangan virus sekaligus.
Rangkuman: Regnum Plantae

Rangkuman: Regnum Plantae

Kak Hardi's Blog | Rangkuman: Regnum Plantae
• Regnum plantae meliputi berbagai jenis tumbuhan yang mempunyai ciri selnya eukariotik, multiseluler, selnya berdinding dari selulosa, dan mempunyai klorofil sehingga bersifat fotoautotrof.

• Tumbuhan dibedakan menjadi dua kelompok berdasarkan ada tidaknya jaringan pembuluh yaitu Atracheophyta dan Tracheophyta. Atracheophyta meliputi berbagai jenis lumut, sedangkan Tracheophyta meliputi berbagai jenis paku dan tumbuhan berbiji (spermatophyta).

• Tumbuhan lumut umumnya berukuran kecil, tidak menghasilkan bunga atau biji, akar berupa rizoid, tidak mempunyai sistem pembuluh, mengalami pergiliran keturunan antara fase gametofit dan sporofit. Fase gametofit dominan dan fase sporofit berumur pendek, tergantung pada gametofit, dan menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakan. Tumbuhan lumut meliputi tiga divisi, yaitu Hepatophyta, Bryophyta dan Antocerophyta.

• Tumbuhan paku bentuk dan ukurannya bervariasi, tidak menghasilkan bunga maupun biji, dan telah mempunyai sistem pembuluh. Paku mengalami pergiliran antara fase gametofit dan sporatif. Fase gametofit hidup bebas dan fase sporofit membentuk spora pada daun sehingga terdapat dua jenis daun yaitu tropofil dan sporofil. Meliputi empat divisi yaitu Psilodophyta, Lycopophyta, Equisetophyta, dan Pteridophyta.

• Tumbuhan berbiji mempunyai sistem pembuluh yang jelas dan menghasilkan biji sebagai alat perkembangbiakan. Berdasarkan letak bakal bijinya tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua yaitu tumbuhan biji terbuka dan tumbuhan biji tetutup.

• Tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) bakal bijinya tidak dilindungi oleh daun buah, maliputi empat divisi yaitu Pinophyta, Cycadophyta, Ginkgophyta, Gnetophyta.

• Tumbuhan biji tetutup (Angiospermae) bakal bijinya terletak di dalam daun buah, meliputi dua divisi yaitu Liliopsida dan Magnoliopsida. Liliopsida meliputi berbagai tumbuhan monokotil sedangkan Magnoliopsida meliputi berbagai tumbuhan dikotil.

Rangkuman Kingdom Animalia

Rangkuman Kingdom Animalia

Kak Hardi's Blog | Rangkuman Kingdom Animalia
• Coelenterata memiliki tubuh diploblastik, ada bentuk polip dan medusa, hidup soliter atau berkoloni di air tawar dan air laut. Terdiri dari tiga kelas yaitu Hydrozoa, Scyphozoa dan Anthozoa.

• Platyhelminthers meliputi berbagai cacing yang mempunyai tubuh tripoblastik aselomata yang berbentuk pipih, tidak berambut, tidak bersegmen, kebanyakan bersifat parasit. Terdiri dari tiga kelas yaitu Turbellaria, Trematoda, dan Cestroda.

• Nemathelminthes merupakan kelompok cacing gilig yang mempunyai tipe tubuh tripoblastik pseudoselomata, tubuhnya tidak bersegmen. Kebanyakan bersifat parasit.

• Annelida meliputi berbagai cacing yang berbentuk gilig, tripoblastik selomata, tubuh beruas-ruas, ada yang berambut dan ada yang tidak, ada yang bersifat saprofit dan parasit. Terdiri dari tiga kelas yaitu Polychaeta, Olygochaeta, dan Hirudinea.

• Mollusca merupakan hewan lunak, ada yang bercangkang dari kalsium karbonat dan bermantel yang melindungi alat-alat tubuh bagian dalam. Terdiri dari lima kelas yaitu Gastropoda, Cephalopoda, Bivalvia, Amphineura, dan Scaphopoda.

• Arthropoda meliputi kelompok hewan beruas-ruas atau berbuku-buku, mempunyai rangka luar (eksoskeleton) dari zat kitin, dan kaki bersendi. Terdiri dari empat kelas yaitu Crustacea, Arachnida, Myriapoda, dan Insecta. Sebagian Arthropoda menguntungkan manusia namun banyak pula yang merugikan karena bersifat parasit dan menjadi hama.

• Echinodermata meliputi berbagai hewan berkulit duri yang semuanya hidup di laut, mempunyai sistem ambulakral, rangka tubuh berupa endoskeleton dari kepingan- kepingan kapur. Echinodermata diklasifikasikan menjadi 5 kelas yaitu Asteroidea, Echinoidea, Ophiuroidea, Crinoidea, dan Holoturoidea.

• Chordata meliputi berbagai hewan Vertebrata dan Invertebrata yang mempunyai notokord, tali saraf dorsal, celah insang, dan ekor. Dibagi menjadi tiga subfilum yaitu Urochordata, Cephalochordata, dan Vertebrata.

• Vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang sebagai perkembangan dari notokord. Tubuh simetri bilateral, organ tubuh dilindungi rangka, mempunyai sistem otot untuk bergerak aktif, alat tubuh dan organ-organ telah berkembang dengan baik. Dibagi menjadi enam kelas yaitu Chondrichthyes, Osteichthyes, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia.

Rangkuman : Eubacteria dan Archaebacteria

Rangkuman : Eubacteria dan Archaebacteria

Rangkuman : Eubacteria dan Archaebacteria
• Sistem klasifikasi terbaru membagi monera menjadi dua kelompok yaitu Eubacteria dan Archaebacteria. Kelompok organisme ini bersifat uniseluler atau berkoloni, prokariotik, berukuran mikroskopis, dan berkembang biak secara aseksual dan terdapat pertukaran materi genetik yaitu transformasi, konjugasi, dan transduksi.

• Bentuk dasar bakteri dibedakan menjadi tiga yaitu basil, kokus, dan spirilum. Pada bakteri yang berkoloni, terdapat sistem penataan sel dari bentuk dasar tersebut.

• Berdasarkan cara memperoleh makanan, terdapat bakteri autotrof dan heterotrof. Bakteri autotrof ada yang bersifat fotoautotrof dan kemoautotrof. Berdasarkan kebutuhan oksigen untuk respirasi, terdapat bakteri aerob, anaerob, dan anaerob fakultatif.

• Faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan bakteri adalah ketersediaan nutrisi, oksigen, suhu, kelembapan, tekanan osmotis, pH, radiasi, dan adanya senyawa kimia toksik.

• Contoh manfaat bakteri yaitu untuk pengolahan makanan, menghasilkan bahan organik, pembusuk sisa organisme, menyuburkan tanah, pengolahan limbah, membuat kompos dan biogas, untuk rekayasa genetika, dan sebagainya. Bakteri dapat bersifat merugikan karena menyebabkan penyakit, merusak bahan pangan, dan menghasilkan racun.

• Bakteri fotosintetik dikelompokkan dalam Cyanobacteria, ada yang uniseluler dan ada yang berkoloni, semua bersifat autotrof, berkembang biak dengan pembelahan sel dan fragmentasi, dan terjadi pertukaran materi genetik seperti pada bakteri.

• Cyanobacteria yang menguntungkan: sebagai organisme perintis, menyuburkan tanah, dan sebagai bahan makanan. Cyanobacteria yang merugikan karena merusak berbagai bangunan dan peralatan serta menghasilkan racun.

• Archaebacteria merupakan mikroorganisme menyerupai bakteri namun berbeda dalam beberapa komposisi sel, fisiologis, jalur metabolisme, dan materi genetik. Dibedakan menjadi arkae termofil, metanogen, dan halofil.

• Archaebacteria berperan dalam degradasi limbah, membantu pencernaan ruminansia, pembuatan kompos dan biogas, dan sebagainya. Tidak ditemukan arkae yang menyebabkan penyakit pada organisme lain.

Rangkuman: Keanekaragaman Hayati

Rangkuman: Keanekaragaman Hayati

Rangkuman: Keanekaragaman Hayati
• Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan tingkat organisasi kehidupan di suatu daerah. Oleh karena itu terdapat variasi tingkat gen, jenis, dan ekosistem. Indonesia termasuk negara yang mempunyai tingkat keanekaragaman jenis hewan dan tumbuhan yang sangat tinggi, beberapa di antaranya merupakan makhluk hidup endemik dan langka.

• Keanekaragaman hayati bermanfaat bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia karena mempunyai fungsi ekonomi, biologi, ekologi, dan sosial.

• Kegiatan manusia dapat membahayakan kelestarian hewan dan tumbuhan, sehingga pemanfaatan sumber daya alam harus arif dan bijaksana.

• Taksonomi adalah sistem pengelompokan makhluk hidup berdasarkan sistem tertentu. Terdapat sistem klasifikasi buatan, alami, dan filogeni. Sistem klasifikasi terbaru membagi makhluk hidup ke dalam enam kingdom yaitu Eubacteria, Archaebacteria, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

• Tata nama makhluk hidup yang berlaku secara internasional adalah sistem binomial nomenklatur. Dengan cara ini setiap satu jenis makhluk hidup hanya mempunyai satu nama yang berlaku secara internasional.

Rangkuman: Protista

Rangkuman: Protista

Rangkuman: Protista

• Protista merupakan organisme eukariotik mikroskopis yang memiliki ciri-ciri hewan, tumbuhan, atau jamur namun tidak dapat dikelompokkan dalam kingdom Animalia, Plantae, dan Fungi.

• Protista menyerupai hewan disebut Protozoa, terdiri dari empat filum yang dibedakan berdasarkan alat geraknya yaitu Flagellata, Sarcodina, Cilliata, dan Sporozoa.

• Protozoa kebanyakan berukuran mikroskopis, uniseluler, heterotrof, kebanyakan berkembang biak dengan membelah diri, dan habitatnya di perairan atau tempat- tempat yang lembab. Protozoa ada yang hidup sebagai saprofit, bersimbiosis dengan organisme lain, dan parasit pada tumbuhan, hewan, dan manusia.

• Protista menyerupai tumbuhan disebut ganggang, mempunyai klorofil namun belum ada diferensiasi sel sehingga seluruh bagiannya merupakan talus. Berdasarkan pigmen dan ciri morfologi dan fisiologinya, dikelompokkan menjadi Chlorophyta, Phaeophyta, Rhodophyta, Bacillariophyta, Dinoflagellata, Chrysophyta, dan Euglenophyta.

• Ganggang bersifat eukariotik, ada yang uniseluler dan multiseluler, hidup soliter atau berkoloni, berukuran mikroskopis hingga makroskopis, mempunyai klorofil a dan pigmen lain sehingga bersifat autotrof. Reproduksi secara aseksual dengan pembelahan, fragmentasi, dan zoospora, sedangkan reproduksi seksual dengan konjugasi, isogami, anisogami, dan oogami.

• Protista menyerupai jamur terdiri dari kelompok jamur lendir yang mempunyai ciri seperti jamur tetapi dalam daur hidupnya terdapat fase yang dapat bergerak yang disebut plasmodium. Jamur lendir terdiri dari lima kelas yaitu Myxomycetes, Plasmodiophoromycetes, Acrasiomycetes, Labyrinthulomycetes, dan Oomycetes.

• Jamur lendir tidak berklorofil sehingga bersifat heterotrof sebagai saprofit dan parasit, Fase vegetatifnya menyerupai lendir yang dapat bergerak dan disebut plasmodium, fase generatifnya menghasilkan spora seperti pada jamur. Habitatnya adalah di perairan dan tempat-tempat yang lembab. Beberapa jenis dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan tanaman budidaya.

Rangkuman Ekosistem

Rangkuman Ekosistem

Rangkuman Ekosistem |  • Dalam suatu ekosistem terjadi hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem disusun oleh komponen biotik berupa makhluk hidup dan komponen abiotik.

• Tingkatan organisme dalam ekosistem adalah individu-individu sejenis menyusun populasi, populasi dengan lingkungan habitatnya membentuk komunitas, dan beberapa populasi dalam komunitasnya membentuk suatu ekosistem.

• Setiap organisme dalam habitatnya mempunyai peranan tertentu yang disebut nisia. Dalam ekosistem terdapat tingkatan trofik komponen biotik, yaitu ada organisme yang berperan sebagai produsen, konsumen primer, konsumen sekunder, konsumer tersier, konsumen puncak, dan pengurai.

• Di dalam ekosistem, komponen-komponennya selalu berinteraksi baik sesama komponen biotik maupun antara komponen biotik dengan komponen abiotik. Oleh karena itu terdapat interaksi antarorganisme, antarpopulasi, antarkomunitas, dan antara komponen biotik dengan komponen abiotiknya.

• Biosfer merupakan kesatuan semua ekosistem yang ada di permukaan Bumi dan atmosfer tempat organisme hidup. Ekosistem darat utama terdiri dari enam bioma yaitu bioma tundra, taiga, padang rumput, hutan gugur, hutan hujan tropis, dan gurun. Ekosistem air dibedakan menjadi ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. Masing- masing mempunyai ciri khas tertentu baik komponen biotik maupun abiotiknya.

• Ekosistem bersifat dinamis dan selalu mengalami perubahan. Perubahan pada suatu ekosistem ke arah dewasa dalam jangka waktu lama disebut suksesi. Ada dua macam suksesi yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. Ekosistem yang berada dalam keadaan optimum dan seimbang disebut klimaks.

• Dalam ekosistem terdapat daur materi dan energi dalam bentuk rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan daur biogeokimia.

• Campur tangan dan aktivitas manusia dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Banyak kegiatan manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup dan menyebabkan pencemaran lingkungan atau polusi. Terdapat berbagai macam pencemaran, misalnya pencemaran udara, air, tanah, suara, dan radioaktif.

• Zat yang menyebabkan pencemaran disebut polutan. Polutan dapat disebabkan oleh kegiatan manusia maupun karena proses alam yang ditemukan di suatu tempat, waktu, dan jumlah yang tidak semestinya. Polutan dapat bersifat fisik, kimiawi, maupun biologi.

• Untuk mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan hidup, berbagai usaha telah dilakukan seperti membuat kawasan konservasi, membuat undang-undang lingkungan hidup, membatasi emisi gas buang, dan melakukan pendidikan lingkungan bagi generasi muda.

• Limbah yang dihasilkan dari kegiatan produksi dan konsumsi harus diupayakan penanganan yang baik dan mengusahakan penggunaan ulang dan daur ulang.

Rangkuman : Fungi/Jamur

Rangkuman : Fungi/Jamur

• Fungi merupakan organisme eukariot, kebanyakan multiseluler, beberapa jenis uniseluler, tidak berklorofil, dinding selnya mengandung kitin dan glukan. Jamur bersifat heterotrof yaitu sebagai saprofit, parasit, dan hidup bersimbiosis dengan organisme lain.

• Jamur multiseluler talusnya berupa benang-benang hifa yang membentuk miselium. Hifa ada yang bersekat dan ada yang tidak bersekat dengan satu atau banyak inti. Terdapat hifa makanan dan hifa reproduktif.

• Jamur bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dengan pembelahan sel, fragmentasi, membentuk kuncup, dan membentuk spora aseksual. Reproduksi seksual dengan konjugasi hifa (+) dan hifa (–) membentuk zigot yang kemudian menghasilkan spora seksual.

• Berdasarkan struktur alat reproduksi seksualnya, kingdom Fungi diklasifikasikan menjadi 6 filum yaitu Chytridiomycota, Zygomycota, Glomeromycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Deuteromycota merupakan kelompok jamur yang belum diketahui tingkat reproduksi seksualnya.

• Mikoriza adalah simbiosis jamur dengan akar tanaman tingkat tinggi. Terdapat dua jenis mikoriza yaitu endomikoriza dan ektomikoriza. Simbiosis itu bersifat saling menguntungkan karena jamur memperoleh makanan sedangkan tumbuhan dibantu penyerapan air dan unsur hara.

• Lumut kerak merupakan simbiosis ganggang dengan jamur. Jamur disebut mikobion yaitu dari golongan Ascomycota dan Basidiomycota, sedangkan ganggang disebut fikobion yaitu dari golongan Cyanobacteria atau Chlorophyta. Simbiosis pada lumut kerak bersifat saling menguntungkan.

• Manfaat jamur adalah sebagai pengurai atau decomposer, sumber makanan, membantu pengolahan makanan, memproduksi bahan organik, dan menghasilkan antibiotik. Kerugian akibat jamur adalah menyebabkan penyakit pada tumbuhan, hewan, dan manusia; menghasilkan racun; dan merusak berbagai peralatan, pakaian, dan bahan pangan.

Sunday, August 28, 2016

Memahami Penyakit Psikosomatis

Memahami Penyakit Psikosomatis

Memahami Penyakit Psikosomatis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Baru-baru in saya mendapat klien, seorang pria, sebut saja Pak Rudi, yang mengeluh sakit kepala sebelah yang sudah berlangsung sekitar 6 bulan. Pak Rudi telah berobat ke dokter, telah melakukan cek darah lengkap, dan bahkan telah menjalani CT Scan dan MRI. Hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan Pak Rudi sehat, sama sekali tidak ada masalah.

Tidak puas dengan hasil pemeriksaan lab dalam negeri, Pak Rudi memutuskan berobat ke negeri jiran dan kembali menjalani pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya? Sama, Pak Rudi dinyatakan sepenuhnya sehat. Dokter tidak bisa menemukan apa yang menyebabkan sakit kepala Pak Rudi.

Dokter di dalam negeri dan di negeri jiran sama-sama mengatakan bahwa sakit kepala Pak Rudi ini disebabkan karena pikiran, bukan karena masalah fisik. Mereka menyarankan Pak Rudi untuk tidak banyak pikiran, hidup lebih santai, berolahraga, dan kalau perlu mengambil cuti dan berlibur untuk menenangkan pikiran.

Pembaca, apa yang dialami oleh Pak Rudi dikenal sebagai penyakit psik
... baca selengkapnya di Memahami Penyakit Psikosomatis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rangkuman : Virus

Rangkuman : Virus

Rangkuman : Virus
• Ciri-ciri virus adalah berukuran mikroskopis, diameter antara 20 – 300 nm, tersusun atas materi genetik (berupa ADN atau ARN) dan protein pelindung yang disebut kapsid, bentuk beraneka macam, bersifat parasit, dapat dikristalkan, dan hanya dapat berkembang biak di dalam sel hidup.

• Virus mempunyai sifat sebagai benda mati (dapat dikristalkan) dan benda hidup (dapat berkembang biak). Namun virus bukan sel karena hanya mempunyai asam nukleat dan selubung protein, belum mempunyai membran sel, sitoplasma, organel, dan tidak melakukan metabolisme.

• Virus memanfaatkan kemampuan metabolisme sel inang yang diinfeksinya untuk memperbanyak virus. Terdapat dua daur infeksi virus yaitu daur litik dan daur lisogenik.

• Tahapan replikasi virus adalah adsobrsi, injeksi, sintesis protein, penggandaan materi genetik virus, pematangan atau perakitan, dan litik atau rusaknya sel inang.

• Kegunaan virus yaitu sebagai bahan penelitian genetik, sebagai pembawa gen dalam rekayasa genetika, dan menghasilkan vaksin.

• Penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia contohnya AIDS, cacar air, ebola, rabies, polio, dan hepatitis. Penyakit akibat virus pada hewan contohnya penyakit mulut dan kuku, rabies, dan penyakit sampar. Penyakit akibat virus pada tumbuhan contohnya virus mosaik tembakau, virus tungro, CVPD, daun menggulung pada tanaman kentang, dan ujung daun mengeriting pada tanaman bit.

• Serangan virus dapat dicegah dengan pola hidup bersih, tubuh yang sehat, dan vaksinasi. Vaksin dapat berupa virus yang telah dimatikan atau virus hidup yang telah dilemahkan dan sekarang dikembangkan virus multivalen

Rangkuman: Ruang Lingkup Biologi

Rangkuman: Ruang Lingkup Biologi

Rangkuman: Ruang Lingkup Biologi

• Biologi merupakan ilmu pengetahuan alam (sains) yang mempelajari makhluk hidup dan segala aspek kehidupannya. Biologi berkembang karena rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir manusia.

• Bidang kajian biologi sangat luas, meliputi kajian tingkat molekul, sel, organisme, dan populasi, sehingga biologi dibagi menjadi berbagai cabang ilmu.

• Ruang lingkup biologi meliputi berbagai tema yang mempelajari 6 kingdom dari tingkatan biosfer, bioma, komunitas, populasi, individu, organ, jaringan, sel, dan molekul.

• Organisasi kehidupan meliputi tingkatan atau hirarki biologi mulai dari tingkat molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, bioma, dan biosfer.

• Metode ilmiah merupakan cara sistematis yang dilakukan para ilmuwan untuk memecahkan masalah secara ilmiah. Pengetahuan ilmiah memiliki empat syarat yaitu objektif, metodik, sistematik, dan berlaku umum.

• Langkah-langkah metode ilmiah adalah merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, menguji hipotesis, mengolah dan menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari metode ilmiah adalah pengetahuan ilmiah yang kebenarannya teruji dan dapat dipertanggungjawabkan.

Friday, August 26, 2016

Rangkuman: Bioteknologi

Rangkuman: Bioteknologi

Rangkuman: Bioteknologi
1. Bioteknologi merupakan suatu bentuk interaksi antara biologi dengan teknologi yang mencakup semua jenis produksi melalui proses transformasi biologis.

2. Bioteknologi dalam arti konvensional adalah teknologi yang menggunakan bahan hayati atau sejenisnya guna menghasilkan barang atau jasa dalam skala industri sebagai pemenuhan kebutuhan manusia.

3. Bioteknologi dalam arti modern adalah teknologi yang menggunakan bahan hayati yang telah direkayasa secara invitro guna menghasilkan barang atau jasa dalam skala industri sebagai peme- nuhan kebutuhan manusia.

4. Perkembangan bioteknologi dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu:
a) perkembangan bahan makanan;
b) perkembangan di bawah kondisi nonsteril;
c) perkembangan di bawah kondisi steril; dan
d) perkembangan pada keilmuan baru.
5. Perkembangan bioteknologi pada keilmuan baru meliputi: penelitian tentang enzim, rekayasa genetika, kultur jaringan, pengindraan molekuler, rancang bangun alat mikroba, bayi tabung, tanaman transgenik, dan hibridoma.

6. Peran bioteknologi dalam bidang sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat (salingtemas) hakikatnya adalah peran rekayasa mikroorganisme dalam bidang bahan makanan, kesehatan, pertanian, lingkungan, dan industri.

Rangkuman: Komponen Genetika

Rangkuman: Komponen Genetika

Rangkuman: Komponen Genetika
1. Kromosom adalah pembawa faktor keturunan.

2. Empat macam bentuk kromosom: telosentrik, akrosentrik, submetasentrik, dan metasentrik.

3. Gen adalah suatu zarah yang kompak dan menempati suatu lokus pada kromosom yang mengandung satuan informasi genetika dan mengatur sifat menurun tertentu.

4. Fungsi gen adalah mengatur pertum- buhan/perkembangan dan metabolisme individu; serta menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya.

5. DNA dibentuk oleh tiga macam mole- kul, yaitu gula pentosa (deoksiribosa), asam fosfat, dan basa nitrogen.

6. Basa nitrogen terdiri atas: basa pirimidin (terdiri atas timin dan sitosin) dan basa purin (terdiri atas guanin dan adenin).

7. DNA mempunyai kemampuan hetero- katalik (mampu membentuk molekul kimia lain dari sebagian rantainya), dan autokatalik (mampu memperbanyak diri).

8. Pada struktur DNA, rangkaian purin dan pirimidin berkelompok-kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas tiga basa nitrogen (triplet) yang disebut kodogen (kode genetik).

9. Macam-macam RNA yaitu RNA-d, RNA-t, dan RNA-r.

10. Tahap sintesis protein: tahap transkripsi dan tahap translasi.

11. Proses pembentukan RNA oleh DNA disebut transkripsi.

12. Proses translasi merupakan peristiwa melekatnya RNA-d ke ribosom sehingga RNA-t aktif mengikat asam amino yang larut dalam plasma.

Rangkuman: Proses Metabolisme Organisme

Rangkuman: Proses Metabolisme Organisme

Rangkuman: Proses Metabolisme Organisme
1. Anabolisme adalah proses-proses penyusunan energi kimia melalui sintesis senyawa-senyawa organik.

2. Katabolisme adalah proses penguraian dan pembebasan energi dari senyawa-senyawa organik melalui proses respirasi.

3. Enzim adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma. Enzim terdiri atas protein atau suatu senyawa yang berikatan dengan protein.

4. Apoenzim merupakan bagian protein dari enzim, bersifat tidak tahan panas, dan berfungsi menentukan kekhususan dari enzim.

5. Koenzim merupakan gugus prostetik apabila terikat sangat erat pada apoenzim dan berfungsi untuk menentukan sifat dari reaksinya.

6. Faktor-faktor yang memengaruhi enzim dan aktivitasnya, antara lain temperatur atau suhu, air, pH, hasil akhir, substrat, dan zat-zat penghambat.

7. Contoh-contoh enzim dalam proses metabolisme, antara lain enzim katala- se, oksidase, hidrase, dehidrogenase, transphosforilase, karboksilase, des- molase, dan periksodase.

8. Karbohidrat merupakan senyawa yang tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O.

9. Macam-macam proses metabolisme karbohidrat, yaitu glikogenesis, glikolisis, dan Daur Krebs.

10. Asam lemak adalah suatu senyawa yang terdiri atas rantai panjang hidro- karbon dan gugus karboksilat yang terikat pada ujungnya.

11. Peranan fisiologis asam lemak pem- bentuk fosfolipid dan glikolipid yang merupakan molekul amfipotik sebagai komponen membran biologi, dan sebagai molekul sumber energi.

12. Molekul protein terdiri atas kesatuan- kesatuan kecil yang disebut asam amino. Asam amino ada dua macam, yaitu asam amino esensial dan asam amino nonesensial.

13. Asam amino esensial atau asam amino utama adalah asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh dan harus dida- tangkan dari luar tubuh manusia karena sel-sel tubuh manusia tidak dapat men- sintesis sendiri. Contoh: leusin, lisin, histidin, arginin, valin, treonin, fenila- lanin, triptofan, isoleusin, dan metionin.

14. Asam amino nonesensial adalah asam amino yang dapat disintesis sendiri oleh tubuh manusia. Contoh: tirosin, glisin, alanin, dan prolin.

Rangkuman: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Rangkuman: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Rangkuman: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
1. Pertumbuhan adalah peristiwa per- ubahan biologi yang terjadi pada ma- khluk hidup, berupa pertambahan ukuran (volume, massa, dan tinggi) yang bersifat irreversibel.

2. Perkembangan adalah perubahan yang terjadi selama masa pertum- buhan menuju pada satu proses kede- wasaan sehingga terbentuk organ-or- gan yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.

3. Tahap pertumbuhan awal suatu ta- naman adalah adanya proses fisika, yaitu saat biji melakukan imbibisi (penyerapan air hingga biji bertambah ukuran dan menjadi lebih lunak).

4. Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman kecil) dari dalam biji hasil pertumbuhan dan perkem- bangan embrio.

5. Perkecambahan ada dua macam, yaitu perkecambahan di atas tanah dan di bawah tanah.

6. Pertumbuhan primer berlangsung pa- da akar, batang, dan daun.

7. Pertumbuhan sekunder terjadi jika setelah pertumbuhan primer tanaman membentuk jaringan permanen.

8. Faktor-faktor dalam yang memenga- ruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, yaitu faktor gen dan zat pengatur tumbuh.

9. Faktor-faktor luar yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tum- buhan, yaitu nutrisi, air, cahaya, suhu, dan kelembapan.

Thursday, August 25, 2016

Rangkuman:Sistem Operasi Komputer

Rangkuman:Sistem Operasi Komputer

Rangkuman:Sistem Operasi Komputer
1. Sistem Operasi atau Operating System adalah suatu software sistem yang bertugas  untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem,  termasuk menjalankan software aplikasi. Sistem operasi dibuat oleh pabrik komputer  dengan memerhatikan bentuk dan cara kerja dari hardware yang dimiliki.

2. Keberadaan sistem operasi menjadi penghubung antara software dan hardware sehingga  akan menjamin aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar,  memanajemen sumber daya (hardware), serta memanajemen data.

3. Sistem operasi saat ini dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu
(1) keluarga Microsoft  Windows,
(2) keluarga UNIX, dan
(3) Mac OS/ Mancitosh. 

4. Setelah sistem operasi dijalankan, maka program BIOS (Basic Input Output System) akan berjalan. BIOS merupakan himpunan program yang bekerja erat dengan hardware  untuk mendukung transfer informasi di antara unsur-unsur sistem komputer seperti disk,  monitor, printer, dan sebagainya.

5. Perbedaan yang nyata antara OS dan BIOS terletak pada kegunaannya, yakni pada  OS mengatur, mengawasi, dan mengendalikan semua kegiatan sistem kerja komputer,  sedangkan pada BIOS merupakan sarana penampung perintah internal command yang  mengontrol hardware.

6. Setting peripheral adalah suatu cara untuk mensetting atau mendesain peralatan- peralatan tambahan, misalnya printer, monitor, dekstop, screen saver, dan setting  regional. 

7. Resolusi menyatakan seberapa tajam dan jelas suatu gambar di monitor atau seberapa  halus tampilan citra. Contoh citra resolusi rendah adalah garis yang halus tampak kasar  dan saling tumpang tindih, serta kurva kelihatan bergerigi. Semakin tinggi resolusi  semakin samar kekurangan ini. Resolusi berkait dengan dot pitch. Dot Pitch adalah jarak  antara dua Pixel.

8. Dalam komputer terdapat banyak file atau dokumen yang merupakan informasi penting. Adapun jenis file dibedakan menjadi dua, yaitu file data dan file program. File data adalah  file yang berisikan informasi seperti tulisan, gambar, suara, dan lainnya yang dibuat sendiri, sedangkan file program adalah file yang berisi program, berupa program aplikasi  atau program utility, dan banyak mengandung file-file halus (subfile) yang mungkin berisi driver, kamus, daftar referensi, dan lain sebagainya.

9. Agar semua file pada komputer dapat bekerja secara maksimal dan mudah penanganannya, maka perlu ditata dengan rapi. Proses penataan file inilah yang disebut dengan manajemen file. Untuk membantu memanajemen file dan folder, Windows telah  melengkapi programnya dengan suatu fasilitas yang disebut Windows Explorer. 

10. Windows Explorer merupakan suatu program aplikasi Windows yang digunakan untuk  mengoperasikan dan mengatur suatu driver, folder, maupun file.

Rangkuman: Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Kat

Rangkuman: Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Kat

Rangkuman: Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Kata
1. Microsoft Word merupakan perangkat lunak pengolah kata di bawah sis-tem operasi Windows. Kegunaan dari Microsoft Word sangat luas, yaitu pembuatan dokumen yang  dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti Clip Art, Drawing, Math Equation, Chart,  dan sebagainya. 

2. Pengoperasian Ms. Word dapat dilakukan melalui menu-menu maupun ikon. Menu  adalah kumpulan perintah-perintah, sedangkan ikon adalah simbol-simbol perintah yang diwujudkan dalam bentuk gambar.

3. Menu dalam Microsoft Word 2007 dirangkum dalam sebuah tab yang terdiri dari tab menu Home, Insert, Page Layout, References, Mailings, Review, dan View.

4. Kelebihan dari Microsoft Word 2007 adalah adanya ikon menu control yaitu perintah  utama yang berguna untuk mengakses perintah standart.

5. Kecanggihan dari Microsoft Word dapat digunakan untuk membuat surat secara massal  melalui mail merger.

Rangkuman: Etika dan Moral dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rangkuman: Etika dan Moral dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rangkuman: Etika dan Moral dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi

1. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan  tanggung jawab. 

2. Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar atau salah. Moral dapat  dijadikan penuntun kepada tindakan yang tidak merugikan orang lain, misalnya tidak  menjiplak karya cipta baik secara langsung maupun tidak langsung.

3. Penerapan etika dan moral dalam penggunaan TI adalah menghargai akan adanya hak  cipta suatu program dengan tidak membajak program yang dilindungi.

4. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah suatu aspek yang harus menjadi per- hatian pertama setiap melakukan kegiatan, termasuk ketika bekerja dengan komputer.

5. Untuk menjaga agar terhindar dari bahaya, kita perlu melakukan pemasangan komputer  secara aman dan penggunaan komputer dengan posisi yang benar.

6. Hak cipta secara internasional dilambangkan ©, yaitu hak eksklusif pencipta atau  pemegang hak cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau  informasi tertentu, kemudian aturan tersebut tertuang dalam UU No. 19 tahun 2002  tentang Hak Cipta.

7. Merk dagang, yaitu hak yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan untuk mendapatkan perlindungan dagang. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara  kepada inventor atas hasil invensinya. Lisensi adalah suatu izin untuk menggunakan/ memproduksi suatu hasil karya atau teknologi seizin pemiliknya.

10. Jika terbukti melanggar UUHC, maka akan dikenakan sanksi yaitu Pasal 72: “Barangsiapa  dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial  suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp500.000.000, 00 (lima ratus juta rupiah)”.

Rangkuman Bab 1: Operasi Dasar Komputer

Rangkuman Bab 1: Operasi Dasar Komputer

Rangkuman Bab 1: Operasi Dasar Komputer
1. Sistem komputer terdiri dari pemakai (user atau brainware), perangkat keras (hardware),  dan perangkat lunak (software). 

2. Dalam melakukan instalasi komputer diperlukan beberapa alat tambahan seperti  pelindung kejutan yang berfungsi untuk melindungi komputer dari lonjakan listrik, regulator  tegangan dipergunakan untuk menstabilkan tegangan listrik, dan UPS (Uninteruptible  Power Supply) yang berfungsi untuk mengganti sumber daya listrik ketika padam.

3. Untuk menghidupkan dan mematikan komputer harus mengikuti aturan yang benar,  proses yang salah akan mengakibatkan kerusakan hardware maupun software.

4. Proses menyalakan komputer disebut booting. Booting dibedakan menjadi dua, yaitu  booting dingin dan booting panas. Booting dingin dipergunakan untuk menyalakan  komputer dari proses awal, sedangkan booting panas dilakukan pada saat komputer  sudah menyala.

5. Keberadaan software dalam komputer sangat penting yaitu untuk mengidentifikasi  program, Mengatur dan membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien, Menyiapkan aplikasi  program sehingga tata kerja seluruh komputer lebih terkontrol

6. Software terdiri dari program aplikasi, program sistem operasi, bahasa pemrograman,  program utility, dan program paket.

7. Sistem operasi merupakan penghubung antara hardware dan software. Sistem operasi  berfungsi mengendalikan kerja komputer, melakukan semua tugas-tugas penting  dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara  bersamaan dengan lancar. 

8. Suatu komputer dapat menjalankan perintah yang diinginkan oleh user apabila bahasa  yang diterima komputer telah diubah menjadi bahasa mesin. Proses penerjemahan  bahasa program ke dalam bahasa mesin dibutuhkan perangkat lunak bahasa  pemrograman (language software).

9. Untuk dapat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya sistem  komputer dibutuhkan utility program yang terdiri dari program scandisk, disk cleanup,  disk defragmenter, dan program anti virus.

10. Dalam komputer terdapat beberapa program aplikasi yang digabung bersama menjadi  suatu paket yang disebut suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft  Office dan Open-Office.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar  kerja, serta beberapa aplikasi lainnya.

Gaya Bahasa dalam Bahasa Indonesia

Gaya Bahasa dalam Bahasa Indonesia

Gaya bahasa atau majas dapat diartikan sebagai cara untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa, baik secara lisan maupun secara tertulis. Gaya bahasa juga berarti cara orang berbahasa yang dapat menimbulkan kekuatan, sehingga menarik perhatian orang.

Majas adalah pemakaian kata yang melewati batas-batas makna yang lazim atau yang menyimpang dari makna harfiah. Majas berfungsi untuk menarik perhatian orang lain ketika seseorang mengomunikasikan ide/gagasannya kepada orang lain, baik secara tertulis maupun secara lisan. Dengan kata lain, majas berfungsi untuk meningkatkan efek berbahasa.

Banyak orang berbeda pendapat tentang penggolongan majas ini. Secara umum, majas dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu majas pertentangan, majas perbandingan, dan majas penegasan.

1. Majas Perbandingan
Majas perbandingan berarti membandingkan benda/hal yang satu dengan benda/hal yang lain. Perbandingan itu ada yang secara eksplisit menggunakan kata pembanding, tetapi juga ada yang dibuat secara implisit (tanpa kata pembanding). Macam-macam majas perbandingan antara lain sebagai berikut.

a. Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang disusun dengan cara menganggap benda mati seolah-olah dapat berbuat seperti manusia.
Contoh: Di bawah senyum rembulan yang ramah, kedua remaja itu memadu janji.

b. Majas metafora adalah gaya bahasa dengan membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan sifat, dan tidak memakai kata pembanding.
Contoh: Dewi malam baru saja turun dari peraduan. (bulan).

c. Majas perumpamaan dapat disusun dengan membandingkan secara langsung antara dua benda dengan menggunakan kata pembanding, misalnya umpama, laksana, misal, seperti, bagaikan, laksana, dan sebagainya.
Contoh: Wajahnya pucat bagai bulan kesiangan.

d. Majas asosiasi dapat disusun dengan menghubungkan benda-benda yang mempunyai sifat yang sama.
Contoh: Kalau ingin lancar nasibmu, kasih saja dia amplop.

e. Majas alegori adalah suatu majas yang memakai perbandingan langsung, biasanya binatang, dalam bentuk cerita yang sangat pendek.
Contoh: Di kantor ini ada seekor tikus yang menyebarkan bau busuk, suka kasak-kasuk, doyan makan kertas dan besi, jika direktur pergi tikus itu berkeliaran di atas meja.

f. Majas metonimia adalah majas yang menggunakan hubungan asosiasi, antara sesuatu yang dimaksud, dengan yang dinyatakan.
Contoh: Dia datang memakai Fiat bukan Ford.

2. Majas Pertentangan
Macam-macam majas pertentangan antara lain sebagai berikut.
a. Majas hiperbola, yaitu cara mengungkapkan suatu ide/gagasan dengan cara melebih-lebihkan, sehingga kadang-kadang tidak masuk akal dan tidak mungkin terjadi. Yang dilebih-lebihkan bisa jumlah, ukuran, maupun sifatntya.
Contoh: Samson menendang bola sampai ke kaki langit.

b. Majas litotes, yaitu cara mengungkapkan ide/gagasan/pendapat dengan cara merendahkan diri untuk menghargai lawan bicara dan untuk kesopanan. Contoh: Silakan mampir ke gubuk saya, Bu!

c. Majas ironi, yaitu cara mengungkapkan sesuatu dengan mengatakan sesuatu yang berlawanan dengan kenyataan yang ada, dan digunakan untuk menyindir lawan bicara.
Contoh: Alangkah sedapnya masakan ini walaupun kurang garam.

d. Majas sinisme ialah cara mengungkapkan majas yang lebih kasar daripada ironi dengan disertai sikap yang tidak enak, bahkan sering lebih berterus terang.
Contoh: Ah, tidak sudi saya melihat wajahmu yang tampan itu!

e. Majas sarkasme adalah cara pengungkapan yang sangat kasar, seperti orang marah-marah, dengan mengeluarkan nama hewan sebagai bahan perbandingan. Contoh: Dasar otak kerbau, masak empat kali empat kok delapan!

f. Majas eufemisme, yaitu majas yang disusun dengan menggunakan kata- kata penghalus, agar sopan dan lebih beradab. Contoh: Orang itu agak terganggu pikirannya.

g. Majas alusio adalah majas yang digunakan dengan menggunakan pantun atau peribahasa yang telah umum, yang diperkirakan semua orang telah memahami maknanya, maka tidak perlu diselesaikan. Contoh: Dahulu parang, sekarang besi.

3. Majas Penegasan
Ada beberapa majas penegasan, antara lain sebagai berikut.

a. Majas pleonasme yaitu majas yang menggunakan kata secara berlebihan, mungkin sama arti, atau bersinonim, atau pemakaian kata yang telah termaktub dalam pengertian kata yang lain. Contoh: Naiklah ke atas supaya jelas.
b. Majas paralelisme menggunakan kata-kata secara berulang-ulang. Jika yang diulang kata awal kalimat disebut anaphora, sedangkan lawannya adalah epifora. Contoh: Ikut hati mati, ikut mata buta, ikut rasa binasa.
c. Majas repetisi, yaitu majas yang menggunakan perulangan kata dengan tidak memerhatikan letak atau posisi kata itu. Contoh: Saya bukan budak, bukan budak kontrakan, sekali lagi bukan budak.
d. Majas tautologi menggunakan kata yang hampir sama pengertiannya beberapa kali agar lebih dapat dipahami. Contoh: Tugas orang tua mengasuh anak, mendidik, dan membesarkan- nya sampai dewasa.
e. Majas klimaks, yaitu majas disusun dengan cara menyebutkan suatu sifat secara berurutan yang makin lama makin meningkat. Contoh: Dari kecil, kanak-kanak, remaja, dewasa, bahkan sampai tua sifat keras kepalamu tidak berubah.
f. Majas antiklimaks, yaitu majas yang disusun dengan cara menyebutkan secara berurutan sifat dari yang besar yang makin lama makin melemah atau mengecil. Contoh: Jangankan sejuta, seribu, seratus, sepuluh rupiah, bahkan satu rupiah, ayahmu baru tak punya uang sesenpun.
g. Majas retoris yaitu majas yang menggunakan kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban. Jawaban itu telah ada atau terlihat pada konteks atau situasi ang ada. Majas retoris biasa dipakai oleh orator dalam berpidato untuk membakar semangat. Contoh: Mengapa kamu berbuat sebodoh itu?

h. Majas koreksio, yaitu majas yang dipakai untuk menarik perhatian dengan cara meralat atau membetulkan bagian yang sengaja dibuat salah. Contoh: Orang itu sahabatku, ah bukan, pacarku.
i. Majas asidenton adalah majas yang menyebutkan beberapa hal berturut- turut tanpa menggunakan kata penghubung. Contoh: Kertas, sepatu, buku, pakaian, semua berantakan.
j. Majas polisendenton adalah majas yang menghubungkan beberapa hal secara berturut-turut dengan menggunakan beberapa kata penghubung. Contoh: Mula-mula dia datang, kemudian duduk, lalu bercerita, dan menangis tersedu-sedu.

Rangkuman: Fungsi dan Proses Kerja Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rangkuman: Fungsi dan Proses Kerja Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rangkuman: Fungsi dan Proses Kerja Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
1. Teknologi informasi adalah rekayasa untuk penyampaian informasi dari pengirim ke  penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas sebarannya,  dan lebih lama penyimpanannya

2. Dasar teknologi informasi adalah penggabungan antara komputer dan tele-komunikasi.  Dengan komputer, data mentah dapat diubah menjadi sebuah informasi kemudian hasil  pengolahan data akan ditransfer ke penerima dengan teknologi telekomunikasi.

3. Proses pengolahan data maupun pengiriman informasi membutuhkan perangkat lunak  dan perangkat keras. Perangkat lunak adalah program yang berisi instruksi yang  diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, atau bentuk lain. Perangkat keras  merupakan perangkat yang secara fisik dapat dipegang. Perangkat ini terbagi menjadi  tiga, yaitu perangkat masukan, perangkat pemroses, dan perangkat keluaran.

4. Secara real proses dasar komunikasi terjadi dalam sebuah jaringan yaitu data-data yang  akan ditransfer diinput kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa mesin (menjadi sinyal  digital) untuk selanjutnya dikirimkan kepada perangkat penerima. 

5. Prinsip dasar dalam jaringan adalah tersedianya dua komponen, yaitu node dan link. Node  adalah titik yang dapat menerima input data ke dalam network misalnya komputer, alat- alat cetak, dan lainnya. Link adalah jalur transmisinya. Jalur transmisi data berdasarkan  rentang geografinya dibedakan menjadi 3, yaitu LAN, WAN, dan MAN. 

6. LAN adalah jaringan lokal yang mencakup area relatif kecil. MAN adalah jaringan yang  lebih luas dari jaringan LAN, yaitu meliputi area yang memiliki jarak antara 10-45 km,  sedangkan WAN adalah jaringan superbesar yang tidak tergantung jarak.

7. Untuk menunjang transmisi data, jaringan memiliki media transmisi yang dibedakan  menjadi dua, yaitu media berkabel (bounded media) dan media tidak berkabel (unbounded  media).

8. Jenis media berkabel terdiri dari kabel koaksial, kabel serat optik, kabel pasangan  berpilin, sedangkan jenis media tidak berkabel adalah microwave, satelit, gelombang  radio, dan inframerah.

9. Peralatan penunjang transfer data dalam transmisi adalah modem yang berfungsi untuk  mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Modem dibedakan menjadi dua yaitu  modem internal atau modem yang terpasang dalam CPU dan modem eksternal yaitu  modem yang dapat dipasang di luar CPU.

10. Informasi-informasi hasil transmisi dalam telekomunikasi dapat diakses melalui  perangkat-perangkat aplikasi seperti Word, PowerPoint, Excel, Winamp, CorelDRAW,  dan sebagainya.

Tuesday, August 23, 2016

Pengaruh Kebijakan Pemerintah Kolonial

Pengaruh Kebijakan Pemerintah Kolonial

Kak Hardi's Blog | Masuknya kekuasaan Barat ke Indonesia telah membawa perubahan dan bahkan kegoncangan dalam kehidupan rakyat Indonesia. Perubahan itu meliputi bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya.

1. Bidang Politik
Semenjak awal abad ke-19 pengusaha Belanda mulai mengadakan pembaharuan politik kolonial. Pengaruh Belanda makin kuat karena intervensi yang intensif dalam persoalan-persoalan intern negara-negara tradisional seperti dalam soal penggantian takhta, pengangkatan pejabat birokrasi, ataupun campur tangan dalam menentukan kebijaksanaan politik negara. Akibat yang terjadi dari tindakan pemerintah itu timbul perubahan tata kehidupan di kalangan rakyat Indonesia. Tindakan pemerintah Belanda untuk menghapus kedudukan menurut adat penguasa pribumi dan menjadikan mereka pegawai pemerintah, meruntuhkan kewibawaan tradisional penguasa pribumi. Kedudukan mereka menjadi merosot. Secara administratif para bupati atau penguasa pribumi lainnya adalah pegawai pemerintah Belanda yang ditempatkan di bawah pengawasan pemerintah kolonial. Hubungan rakyat dengan para bupati terbatas pada soal administratif dan pungutan pajak. Hak-hak yang diberikan oleh adat telah hilang. Pemilikan tanah lungguh atau tanah jabatan dihapus dan diganti dengan gaji. Upacara dan tatacara yang berlaku di istana kerajaan juga disederhanakan. Dengan demikian ikatan tradisi dalam kehidupan pribumi menjadi lemah.

2. Bidang Sosial Ekonomi
Dengan masuknya sistem ekonomi uang, maka beban rakyat bertambah berat. Ekonomi uang memudahkan bagi pelaksana pemungutan pajak, peningkatan perdagangan hasil bumi, lahirnya buruh upahan, masalah tanah dan penggarapannya. Sistem penyewaan tanah, dan praktik-praktik kerja paksa juga telah memperberat kehidupan penduduk pedesaan. Sementara itu kesejahteraan hidup semakin merosot sehingga mencapai tingkat kemiskinan yang tinggi. Praktik-praktik pemerasan dan penindasan yang dilakukan oleh penguasa dalam menjalankan pemungutan pajak, kerja paksa, penyewaan tanah dan penyelewengan-penyelewengan lainnya, telah menjadikan rakyat di pedesaan menjadi lemah. Mereka tidak memiliki tempat berlindung dan tempat untuk mengatakan keberatan-keberatan yang dirasakan. Tidak mengherankan, apabila kebijakan kolonial tersebut menimbulkan rasa antipati di kalangan rakyat, yang dapat menuju ke arah timbulnya perlawanan-perlawanan.

3. Bidang Kebudayaan
Dalam bidang kebudayaan, pengaruh kehidupan Barat di lingkungan tradisional makin meluas. Cara pergaulan, gaya hidup, cara berpakaian, bahasa, dan pendidikan barat mulai dikenal di kalangan atas. Sementara itu, beberapa tradisi di lingkungan penduduk mulai luntur dan hilang. Tradisi keagamaan rakyat pun mulai terancam. Selain itu, sekolah-sekolah mulai didirikan walaupun tujuan sebenarnya untuk kepentingan penjajah itu sendiri. Kuatnya pengaruh Barat, menimbulkan kekuatiran bahwa pengaruh kehidupan Barat dapat merusak nilai-nilai kehidupan tradisional. Tantangan yang kuat datang dari para pemimpin agama yang memandang kehidupan Barat bertentangan dengan norma-norma keagamaan. Dalam suasana kritis, pandangan keagamaan ini dijadikan dasar ajakan untuk melakukan perlawanan.

Monday, August 22, 2016

Rangkuman: Sosial

Rangkuman: Sosial

Rangkuman: Sosial
1. Informasi berupa fakta, sedangkan pendapat  berupa opini. Fakta adalah sebuah kenyataan  atau data yang menceritakan sebuah peristiwa.  Pendapat adalah pandangan (opini) seseorang,  baik yang dituliskan maupun yang tidak dituliskan  tentang suatu masalah atau peristiwa.

2. Sebuah persetujuan atau penolakan yang baik  harus disertai argumentasi (alasan) mengapa  hal tersebut disetujui atau ditolak. Argumentasi  tersebut juga menandakan bahwa pembicara  memahami masalah dan memiliki nalar yang  baik.

3. Merangkum berarti memberikan penegasan terhadap  penjelasan-penjelasan terdahulu. Dengan demikian,  apabila Anda merangkum sebuah tulisan, Anda  tidak harus menuliskan per kata atau per kalimat  sesuai dengan bahan yang tersedia, melainkan Anda  harus menuliskan dalam bahasa Anda sesuai dengan  pemahaman Anda terhadap bahan tersebut.

4. Menulis cerpen dapat didasarkan realitas sosial.

5. Konfiks adalah imbuhan yang dilekatkan di depan- belakang bentuk dasar secara bersamaan.

Rangkuman: PERISTIWA

Rangkuman: PERISTIWA

Rangkuman: PERISTIWA
1. Sudut penceritaan atau sudut pandang (point of  view) adalah cara pengarang menampilkan para  pelaku dalam cerita yang dipaparkannya. Secara  garis besar sudut pandang dapat dibedakan menjadi  dua macam, yaitu:
(1) persona pertama (first  person): gaya aku; dan
(2) persona ketiga (gaya  dia).

2. Drama merupakan suatu cerita/karangan yang  dipertunjukkan dengan perbuatan atau percakapan  di atas pentas/panggung. Drama disebut juga  sandiwara. Drama mempunyai unsur-unsur  pembangun, seperti rangka cerita (plot), penokohan  (karakter/watak), diksi (pilihan kata, kebahasaan),  tema, perlengkapan, dan nyanyian.

3. Dua hal yang harus diperhatikan untuk menceritakan  kembali secara lisan prosa naratif/cerita (cerpen,  novel, dongeng, dan lain-lain) yang pernah Anda  dengar adalah
(1) harus dapat melukiskannya  dengan peragaan dan mimik yang jelas semua tokoh- tokoh yang ada dalam cerita tersebut, dan
(2) harus  dapat melukiskan suasana yang terjadi dalam cerita  tersebut sejelas mungkin.

4. Novel merupakan karangan prosa yang panjang,  mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang  dengan orang-orang di sekitarnya serta menonjolkan  watak dan sifat setiap pelaku. Biasanya, cerita dalam  novel dimulai dari peristiwa atau kejadian terpenting  yang dialami oleh tokoh cerita, yang kelak mengubah  nasib kehidupannya.

5. Paragraf eksposisi adalah paragraf yang memaparkan  atau menerangkan suatu hal atau objek.

6. Klausa adalah konstruksi yang di dalamnya  terdapat beberapa kata yang mengandung hubungan  fungsional, yakni subjek, predikat, objek, dan  keterangan.

Rangkuman: LINGKUNGAN

Rangkuman: LINGKUNGAN

Rangkuman: LINGKUNGAN
1. Dalam mengemukakan kembali hasil sebuah  wawancara kita dapat memilih beberapa cara atau  versi, yaitu menyajikan seluruh wawancara apa  adanya dan menyampaikan hal-hal yang penting  dengan memadukan antara intisari pertanyaan  yang dilakukan oleh penanya dengan jawaban yang  diberikan oleh narasumber dalam bentuk narasi.

2. Sebelum melakukan wawancara buatlah daftar  pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber.  Ketika wawancara berlangsung, pertanyaan yang  diajukan harus jelas dengan memerhatikan santun  berbahasa.

3. Ketika membaca biografi tokoh dan melakukan  identifikasi pelaku, peristiwa, serta masalah yang  dialami tokoh, Anda akan memperoleh banyak  manfaat bagi Anda. 

4. Langkah menyusun puisi adalah
(1) menentukan  pengalaman atau hasil pengamatan yang paling  menarik yang bisa ditulis menjadi puisi,
(2)  menuliskan pengalaman-pengalaman atau hasil  pengamatan itu ke dalam baris-baris puisi dengan  menggunakan diksi, rima, dan gaya bahasa yang  tepat, dan
(3) membaca kembali puisi yang telah  disusun itu untuk memeriksa ketepatan kata dan  kedalaman maknanya. 

5. Cerpen tidak sekadar untuk menghibur atau  memberikan kesenangan (estetis), dalam cerpen  juga terkandung ajaran moral dan amanat. 

6. Frasa adalah gabungan kata. Frasa dibedakan  menjadi 2 tipe, yaitu frasa endosentris dan frasa  eksosentris. Disebut frasa endosentris, apabila  terdapat salah satu kata yang menjadi inti atau  pusat dan lainnya sebagai penjelas atau atribut.  Disebut frasa eksosentris, jika salah satu anggota  frasa tersebut berfungsi sebagai subjek dan disebut  tipe eksosentris objektif atau bertingkat objektif

Rangkuman: Perjuangan

Rangkuman: Perjuangan

Rangkuman: Perjuangan
1. Hikayat adalah sastra lama yang ditulis dalam  bahasa Melayu. Sebagian besar kandungan  ceritanya berkisar tentang kehidupan istana,  dan menonjolkan unsur rekaan merupakan ciri.  Meskipun merupakan karya sastra lama, hikayat  mempunyai relevansi dengan kehidupan sekarang,  karena tema yang diangkat dalam hikayat menyangkut  kepercayaan, pendidikan, agama, pandangan hidup,  adat-istiadat, percintaan, dan sosial. 

2. Ekspresi karakter para pelaku dialog drama sangat  menentukan keberhasilan pementasan drama.

3. Jenis kalimat ditinjau dari berbagai sudut  pandang, yaitu berdasarkan intonasinya, kelas  predikatnya, jumlah fungtornya, klausanya,  letak subjek dan predikat, jumlah konturnya,  perubahan/transformasinya, jabatan fungtor dan  kelas kata, menentukan jenis kalimat berdasarkan  hubungan antarklausa, dan menentukan jenis kalimat  majemuk.

4. Komponen kesastraan teks naratif meliputi pelaku,  perwatakan, plot, konflik, latar, dan tema.

Rangkuman: Kebudayaan

Rangkuman: Kebudayaan

Rangkuman: Kebudayaan
1. Laporan penelitian berisi pokok-pokok hasil penelitian,  ringkasan penelitian, dan proses penelitian.

2. Salah satu teknik membaca yang bisa digunakan  untuk menemukan intisari sebuah teks adalah  membaca cepat. 

3. Tulisan artikel bersifat subjektif karena memuat  pandangan atau pikiran penulis yang disertai fakta- fakta ilmiah. Pandangan subjektif ini dimungkinkan  selama tidak menilai objek secara pribadi. Objek  yang harus diberikan tanggapan atau kritik adalah  peristiwa, perilaku, atau sistem yang ada, bukan  pribadi pembuat sistemnya.

4. Hikayat menggunakan bahasa Melayu. Bahasa  Melayu adalah bahasa yang mula-mula digunakan  di suatu daerah di Sumatera bagian timur, yang  kemudian disebarkan oleh para imigran ke daerah  sekitarnya, seperti Jazirah Malaka, Riau, Kepulauan  Lingga, dan selanjutnya ke daerah pantai pulau- pulau lainnya.

5. Imbuhan atau afiks adalah satuan bahasa yang  digunakan dalam bentuk dasar untuk menghasilkan  suatu kata. Hasil dari proses pengimbuhan itulah  yang kemudian membentuk kata baru yang disebut  kata berimbuhan.

Rangkuman: Pengalaman

Rangkuman: Pengalaman

Rangkuman: Pengalaman
1. Secara lengkapnya komentar atau saran dalam  perbaikan isi pidato, adalah menyangkut aspek-aspek  berikut.
a. Materi pidato/ceramah/khotbah (menarik- tidaknya, kebermanfaatan materi, dll.)
b. Penguasaan materi (dapat dilihat dari pemaparan  materi, yakni kejelasan dan kelengkapan  isinya)
c. Daya tarik kalimat pembuka
d. Daya tarik kalimat penutup
e. Komunikasi dengan pendengar (kata-kata/ kalimatnya komunikatif atau tidak)

2. Peristiwa yang Anda alami atau yang pernah Anda  lihat, akan bermanfaat jika diceritakan kepada orang  lain.

3. Esai termasuk jenis tulisan yang bersifat opini dan  cenderung subjektif. Esai lebih merupakan refleksi  penulisnya atas berbagai persoalan yang terjadi  di tengah masyarakat. Esai sering juga disebut  kolom. 

4. Paragraf deskriptif adalah jenis paragraf yang  menggambarkan sesuatu berdasarkan pengindraan  dengan jelas dan terperinci. Deskriptif bertujuan  melukiskan, membeberkan, atau menggambarkan  sesuatu yang menjadi objek. Dengan kata lain,  deskriptif adalah suatu tulisan atau karangan  yang bertujuan menggambarkan atau melukiskan  pengalaman, pendengaran, perabaan, penciuman,  perasaan, dan situasi atau masalah. 

5. Pada hakikatnya, membaca puisi tidak berbeda  dengan berdeklamasi, yaitu menyampaikan puisi  kepada pendengar dengan setepat-tepatnya agar  nilai-nilai puisi tersebut sesuai dengan maksud  penyairnya. 

6. Fonem dalam bahasa Indonesia dibedakan menjadi  vokal dan konsonan. Bunyi tersebut dihasilkan  dari tiga alat ucap, yaitu udara (yang dialirkan  melalui paru-paru), artikulator (bagian dari alat  ucap yang dapat digerakkan dan digeserkan  untuk menimbulkan bunyi), dan titik artikulasi  (bagian dari alat ucap yang menjadi tujuan sentuh  artikulasi).

Rangkuman: KEMASYARAKATAN

Rangkuman: KEMASYARAKATAN

Rangkuman: KEMASYARAKATAN

1. Ceramah adalah sebuah kegiatan berkomunikasi di  hadapan banyak orang. Penceramah adalah orang  yang memiliki kemampuan berkomunikasi secara  baik. Ceramah bisa disamakan pengertiannya  dengan pidato.

2. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat  mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat  dan dapat dipahami secara tepat pula.

3. Untuk dapat menyampaikan isi artikel, bacalah  artikel tersebut dengan baik, lalu catatlah ide  pokok yang ada dalam artikel tersebut. Setelah itu  sampaikanlah isi artikel, dengan berpatokan pada  catatan ide pokok.

4. Merangkum berarti memberikan penegasan terhadap  penjelasan-penjelasan terdahulu. Dengan demikian,  apabila Anda merangkum tulisan, Anda tidak harus  menuliskan per kata atau per kalimat dengan bahan  yang tersedia, melainkan Anda harus menuliskan  dalam bahasa Anda sesuai dengan pemahaman  Anda terhadap bahan tersebut.

5. Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan  suatu peristiwa atau kejadian sedemikian rupa  sehingga pembaca seakan-akan turut terlibat dalam  kejadian yang diceritakan itu.

6. Proses morfologis adalah proses pembentukan  kata-kata dari satuan kata lain yang merupakan  bentuk dasarnya.

7. Puisi adalah bentuk karya sastra yang menggunakan  kata-kata indah dan kaya makna. Puisi dibentuk  oleh struktur fisik (tipografi, diksi, majas, rima, dan  irama) serta struktur batin (tema, amanat, perasaan,  nada, dan suasana fisik).

Pacaran, Haram Cuy!

Pacaran, Haram Cuy!

Pacaran, siapa sih yang nggak kenal? Nggal kenal, nggak gahol! Ya jangankan anak kuliahan, anak SD saja sudah pada ngerti tentang pacaran. So, kebanget aja kalo kamu nggak kenal, atau setidaknya baru denger tentang pacaran.

Pacaran adalah jalinan hubungan dua insan. Katanya sih, untuk mengenal lebih jauh. Katanya juga, pacaran itu bikin hidup kita jadi hidup. Lha, jadi selama nggak punya pacar mati donk hidupnya?

Memang banyak buanget alasan dikemukakan oleh makhluk vertebrata jaman sekarang untuk melegalkan pacaran. Ya, agar mereka bisa enjoy-enjoy ria plus bisa menikmati hidupnya tanpa ada gangguan pihak lain. Tapi sehebat apapun mereka beralasan, pacaran tetap nggak boleh kita lakukan. Bahasa gaulnya, HARAM!

Jadi, pacaran itu haram sobat! Karena haram, berarti kalo kamu lagi asyik-asyik pacaran, kamu berdosa. Dan ingat, dosa itu akan giring kamu ke neraka yang siksanya pedih banget. Jangan sampai deh!

Haram kenapa?
Bukan tanpa sebab sih pacaran haram dalam islam, melainkan karena pacaran merupakan pintu paling lebar tuk melakukan zina. Nggak percaya?

Coba deh kamu liat orang disekitarmu yang pacaran. Kalo mereka udah berstatus pacaran, mereka dengan enjoy-enjoy alias maju lancar melakukan aktivitas pegangan tangan, pelukan, bahkan lebih dari itu. Beda banget kalo mereka belum pacaran. Jangankan peluk, dipegangin aja tangannya, sudah marah-marah dan melontarkan kata "BUKAN MUHRIM!!!!".

Tapi coba kalo udah pacaran, cap muhrim kayaknya udah nggak berlaku lagi. Apapun pacarnya lakukan padanya, semuanya boleh. Padahal kan sama aja, pacar kamu sebelum pacaran atau nggak, dia bukan apa-apa kamu dan dia nggak boleh pegang kamu.

Dengan pacaran, aktivitas dua insan bisa saja kelewat batas. Mungkin awal-awal pacaran, kemesraan mereka belum memperlihatkan gejala-gejala aneh, seperti pegangan ataupun yang lain. Tapi kalo udah agak lama pacaran, seolah di dunia hanya milik mereka berdua. Mereka memperlihatkan kemesraan mereka, tanpa ada malu-malu dalam dirinya. Mojok berdua, sambil pegangan, dan diliatin orang-orang dia nggak malu. Seolah-olah, urat malunya udah lepas.

Nah, itu baru dalam lingkungan umum alias banyak orang. Kalo di tempat yang ada hanya mereka berdua? Wah, pasti kemesraan mereka udah kelewat batas. Ya, apalagi kalo bukan BERZINA!

"Ih....jangan suudzon dulu mas". Kita ini nggak nuduh kok. Kita hanya ngomong apa adanya. Kalo dua insan berlainan jenis udah saling nempel lalu nggak ada orang, sehebat apapun iman mereka, pasti akan ambruk juga. Setan itu lihai bro goda kita. Dan setan nggak bakal ngebiarin kamu yang pacaran hanya saling megang-megang aja. Pasti setan akan menjerumuskan kamu dalam dosa besar yakni Zina.

Jadi, pacaran itu adalah aktivitas yang mendekati zina. Karena itu, pacaran nggak dibolehin dalam islam. Apa tadi bahasa gaulnya? Hehe, HARAM!
Allah swt berfirman:
"Janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan buruk" (Al-Isra: 32)

So, tinggalin deh pacaran sekarang juga. Mumpung kamu masih hidup dan masih bisa bertobat, bertobatlah bro. Lupakan dia! Kalo kamu memang bener sayang dan cinta ama dia, kamu nggak tega kan liat dia dibakar di api neraka?

Semoga paparan diatas bisa mengetuk pintu hati kamu agar  ninggalin pacaran. Kalo kamu masih belum mau, kayaknya hati kamu nggak lagi harus diketuk, tapi di dobrak!. Pacaran itu haram dan sama sekali nggak ada manfaatnya. So, tinggalin aja!

Sunday, August 21, 2016

Di bawah ini termasuk ke dalam perubahan 
fisika, kecuali

Di bawah ini termasuk ke dalam perubahan fisika, kecuali

Di bawah ini termasuk ke dalam perubahan  fisika, kecuali ....
a. kertas yang dibakar
b. air menjadi uap air
c. air menjadi es
d. es mencair

Jawaban:
c. air menjadi es

Pembahasan:
Suatu zat dapat berubah wujud disebabkan adanya pengaruh  energi. Perubahan zat terdiri dari dua jenis, yaitu perubahan fisika  (perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat lain jenis  baru, seperti air yang menjadi es) dan perubahan kimia (perubahan  zat yang disertai dengan terbentuknya zat baru jenis lain, seperti kayu  yang dibakar).

Rangkuman: Cahaya dan Sifat-sifatnya

Rangkuman: Cahaya dan Sifat-sifatnya

Rangkuman: Cahaya dan Sifat-sifatnya
1. Sumber cahaya adalah benda-benda yang dapat menghasilkan cahaya sendiri. Contoh: api, sinar matahari, bintang, sinar lampu kendaraan, sinar lampu listrik, dan lain-lain.

2. Matahari merupakan sumber energi yang utama.

3. Sifat-sifat cahaya antara lain:
- cahaya dapat dipantulkan,
- cahaya dapat merambat lurus,
- cahaya dapat mengalami pembiasan, - cahaya dapat menembus benda bening,
- cahaya dapat diuraikan / dispersi.

4. Benda yang berwarna gelap bersifat menyerap cahaya, sedangkan yang berwarna cerah bersifat memantulkan cahaya.

5. Sifat-sifat bayangan pada cermin datar, yaitu:
- maya,
- tegak,
- sama besar,
- jarak benda sama dengan jarak bayangan,
- sisi tertukar.

6. Sifat-sifat bayangan pada cermin cekung, yaitu:
- maya,
- terbalik,
- ukuran tergantung letak bendanya.
Contoh pemanfaatan cermin cekung: lampu senter, lampu mobil, lampu sepeda, lampu sepeda motor, dan alat pada dokter gigi.

7. Sifat-sifat bayangan pada cermin cembung selalu:
- maya,
- tegak,
- diperkecil,
Contoh pemanfaatan cermin cembung: spion, bagian belakang sendok.

8. Cahaya akan dibiaskan jika melalui medium yang berbeda.

9. Spektrum cahaya adalah deretan warna-warna pada cahaya matahari (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu).

10. Dispersi/ penguraian warna cahaya adalah peristiwa penguraian warna cahaya menjadi warna-warna penyusunnya. Pertama kali ditemukan oleh Isaac Newton.

11. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas beberapa warna.

12. Cahaya monokromatik atau warna tunggal, contoh: merah, hijau, dan biru, sedangkan warna lain merupakan gabungan dari warna tersebut.

13. Kamu dapat melihat benda di sekitarmu karena ada cahaya yang mengenai benda dan kemudian memantul ke mata.

14. Pelangi terjadi karena cahaya matahari dibiaskan oleh butir-butir air hujan sehingga terurai menjadi beberapa warna.

15. Pelangi dapat dilihat jika kamu berdiri membelakangi matahari saat turun hujan.

16. Cahaya merupakan salah bentuk energi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

17. Sifat-sifat cahaya dapat diterapkan dalam pembuatan periskop, kaca pembesar, kamera, mikroskop, teropong, overhead projector, LCD, dan kacamata.

18. Periskop digunakan untuk melihat benda-benda yang berada di balik suatu penghalang atau di atas pandangan mata.

19. Kaca pembesar/ lup/ suryakanta digunakan untuk melihat benda-benda yang kecil agar tampak lebih besar dan jelas.

20. Mikroskop merupakan alat optik yang berguna untuk mengamati benda-benda renik, misalnya bakteri.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sifat Benda

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sifat Benda

Kak Hardi's Blog | Banyak sekali faktor yang dapat memengaruhi sifat benda, di antaranya sebagai berikut.
a. Pemanasan
Sifat benda akan berubah karena pengaruh suhu atau pemanasan. Contoh: pakaian yang basah bila dijemur di terik matahari akan menjadi kering, nasi yang basah bila dijemur menjadi kering dan keras, dan lain-lain.

b. Pembakaran
Sifat benda akan berubah karena proses pembakaran. Contohnya: kayu yang dibakar akan berubah bentuk dan warnanya, serta mengeluarkan asap (menjadi arang, warnanya hitam, dan asap berwujud gas). Sifat arang dan asap berbeda dengan sifat kayu.

c. Pendinginan
Sifat benda akan berubah karena proses pendinginan. Contohnya air yang didinginkan akan berubah menjadi es batu. Air adalah benda cair, sedangkan es batu merupakan benda padat. Sifat es berbeda dengan sifat air.

d. Pembusukan
Sifat benda akan berubah karena proses pembusukan. Contohnya: makanan yang kamu biarkan beberapa hari akan membusuk, karena pengaruh bakteri atau mikroba. Bakteri atau mikroba akan mengeluarkan zat yang menyebabkan menjadi busuk, lunak, dan berlendir.

e. Pencampuran
Sifat benda akan berubah karena proses pencampuran. Contohnya: pembuatan tembok atau gedung dengan cara mencampurkan air, pasir, dan semen menjadi satu. Air merupakan benda cair, sedangkan semen dan pasir merupakan benda padat. Setelah terjadi pencampuran ketiganya dan dibiarkan beberapa saat, menjadi sangat keras dan memiliki sifat yang berbeda dengan aslinya.

f. Perkaratan
Logam yang sering terkena air akan cepat berkarat, karena air banyak mengandung oksigen. Jika logam, terutama besi dan baja serta seng bersentuhan langsung dengan udara dan air, maka akan terjadi reaksi oksigen membentuk karat. Warna besi atau seng berubah menjadi cokelat atau hitam. Besi atau seng yang semula keras dan kokoh berubah menjadi rapuh dan mudah patah.

Rangkuman: Benda dan Sifatnya

Rangkuman: Benda dan Sifatnya

Rangkuman: Benda dan Sifatnya
1. Berdasarkan struktur penyusunnya, bahan dikelompokkan menjadi: serat, benang, dan tali atau tambang. Serat menyusun benang dan benang menyusun tali atau tambang.

2. Ada dua jenis bahan baku benang, yaitu:
a. Bahan alami: serat sutra, kapas, kayu, bulu domba.
b. Bahan sintetis: batu bara, minyak tanah.

3. Kekuatan benang dan tali dipengaruhi oleh bahan baku penyusunnya.

4. Daya tahan jenis bahan dan harga bahan ditentukan oleh kualitas dan mutu bahan.

5. Syarat utama bahan yang dijadikan tali adalah kuat dan lentur.

6. Bahan adalah sesuatu yang digunakan untuk membuat suatu benda.

7. Kain yang dipilih untuk membuat pakaian harus disesuaikan dengan iklim dan suhu udara yang ada.

8. Macam-macam perubahan sifat benda, yaitu perubahan bentuk, warna, kelenturan, kekerasan, dan bau.

9. Perubahan sifat benda dapat terjadi secara alami atau karena tindakan manusia.

10. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan sifat benda adalah pemanasan, pendinginan, penyubliman, pembakaran, perkaratan, pembusukan, pencampuran dengan benda/ zat lain.

11. Perubahan wujud karena pemanasan, pendinginan, dan penyubliman.

12. Perubahan bentuk, warna, kekerasan, kelenturan, dan bau karena peristiwa pembakaran dan pembusukan.

13. Perubahan bentuk dan kekerasan karena pencampuran dengan benda atau zat lain.

14. Perubahan warna dan kekerasan karena perkaratan.

15. Perubahan fisika adalah perubahan zat yang sifatnya sementara (dapat kembali ke wujud semula) dan tidak menghasilkan zat baru. Contoh: menguap, mendidih, membeku, mengembun, menyublim, mencair, menyusut, memuai.

16. Perubahan kimia adalah perubahan zat yang sifatnya tetap/kekal/abadi (tidak dapat kembali ke wujud semula) dan menghasilkan zat baru. Contoh : pembusukan, perkaratan, peragian, pembakaran.

Andrie Wongso: Kepercayaan Diri

Andrie Wongso: Kepercayaan Diri

Andrie Wongso: Kepercayaan Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, ada seorang pengusaha yang cukup terpandang di sebuah kota. Suatu ketika, dia ingin pergi berlibur ke desa kelahiran ayahnya untuk istirahat sejenak dari kepenatan pekerjaan. Selain rehat sejenak, di sana ia juga ingin menemui kakeknya yang masih tinggal di desa tersebut.

Ia ingin mengunjungi kakeknya karena memang hubungan di antara mereka cukup dekat, meski belakangan ini mereka jarang bertemu. Tak jarang, bila sedang dirundung masalah, si pengusaha muda mencari dan mendapat banyak nasihat dari kakeknya.

Sesampai di desa tersebut, setelah berkangen-kangenan sejenak, si kakek segera bisa menangkap maksud kedatangan cucunya. Itu terlihat dari sikap dan raut wajah cucunya. Sunggingan senyum yang seperti dipaksakan di wajah cucunya tak bisa menyembunyikan raut kegelisahan.

Maka, keesokan pagi, tanpa basa-basi, kakek pun segera menegur sang cucu di tengah percakapan mereka. “Cucuku. Kedatanganmu kemari pasti ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan dengan kakek. Ayo, tidak perlu basa-basi lagi, ceritakan saja kepada kakekmu ini. Biarpun sudah tua begini, kakekmu belum pikun dan masih bisa menjadi tempat curhatmu seperti dulu.”

Sambil tersenyum malu si pemuda menjawab, “Kakek memang hebat. Tidak ada persoalan yang bisa kusembunyikan. Begini kek, Kakek kan tahu, usahaku saat ini cukup maju. Semua hasil y
... baca selengkapnya di Andrie Wongso: Kepercayaan Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Cara tumbuhan Menyimpan Cadangan Makanan

Cara tumbuhan Menyimpan Cadangan Makanan

Kak Hardi'Blog | Hasil fotosintesis adalah karbohidrat dan oksigen. Oksigen langsung dilepas ke udara bebas. Sedangkan karbohidrat digunakan untuk tumbuh dan sisanya disimpan sebagai cadangan makanan, di antaranya pada:

1) Umbi
Umbi adalah bagian tanaman yang menggembung dan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi ada beberapa macam, di antaranya:
- Umbi batang, contohnya: kentang, kimpul, talas, dan ubi jalar.
- Umbi lapis, contohnya: bawang merah, bawang putih, bawang bombai, dan bunga bakung.
- Umbi akar, contohnya: ketela pohon, wortel, dan lobak.

2) Batang
Batang tumbuhan ada yang mengandung cadangan makanan dan dapat dimanfaatkan manusia. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada batang, di antaranya sagu dan tebu.

3) Daun
Daun biasanya digunakan manusia untuk sayuran. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada daun, di antaranya bayam, kangkung, sawi, kol, selada, daun seledri, dan kucai.

4) Biji
Biji merupakan tempat menyimpan cadangan makanan. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada biji, di antarnya padi, kacang hijau, kacang tanah, kedelai, jagung, jambu mete, dan kacang merah.

5) Buah
Buah merupakan bagian tumbuhan yang enak dimakan. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada buah, di antaranya mangga, apel, belimbing, durian, melon, semangka, jambu, anggur, duku, avokad, dan rambutan.

Saturday, August 20, 2016

Rangkuman: Adaptasi Makhluk Hidup

Rangkuman: Adaptasi Makhluk Hidup

Rangkuman: Adaptasi Makhluk Hidup
1. Adaptasi adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya.

2. Adaptasi ada 3 macam, yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.

3. Adaptasi morfologi adalah penyesuaian bentuk tubuh atau alat-alat tubuh terhadap lingkungannya. Contoh adaptasi morfologi sebagai berikut.
a. Bentuk paruh burung yang berbeda-beda sesuai dengan jenis makanannya.
b. Bentuk kaki burung yang berbeda-beda sesuai dengan habitatnya.
c. Bentuk mulut serangga yang berbeda-beda sesuai dengan cara mengambil makanannya.
d. Bentuk tubuh tumbuhan disesuaikan dengan tempat hidupnya/habitatnya.

4. Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Contohnya: kotoran unta kering dan urinenya pekat.

5. Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Contoh:
- Cecak memutuskan ekornya (autotomi) bila dikejar musuh.
- Pohon jati meranggas di musim kemarau.

6. Hewan melindungi diri dari musuh dengan mengubah warna kulitnya (bermimikri), mengeluarkan bau yang tak sedap, kuku dan gigi yang tajam, tanduk yang runcing, menggunakan sengatnya, mengeluarkan bisa, menyemburkan cairan tinta, dan pura-pura mati.

7. Tumbuhan melindungi diri dengan duri, getah, racun, rasa yang menyengat, bau yang busuk